Gangguan Jin di Sekolah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 9 January 2018

Alarm HP membangunkanku, jam masih menunjukan pukul 06.00. Aku mulai bersiap siap untuk pergi ke sekolah, kuturunkan sepeda motor dari dalam rumahku dan mulai berangkat sekolah.

Sesampainya di sekolah kuparkir sepeda motorku dengan tertib. Biasa anak teladan!. Jam sudah menunjukan pukul 07.28, jam pelajaran pun langsung dimulai, semuanya memasuki kelas untuk memulai pelajaran, saat itu guru masih belum memasuki kelas, kami semua pun sibuk dengan keasyikan masing masing, tiba tiba “tok tok tok, pagi anak anak”. semua murid langsung duduk di kursi masing masing. Saat itu sekolah kami mengadakan ulangan, jadi pulang lebih awal.

Tak terasa ulangan sudah selesai. Semua murid pulang ke rumah masing masing termasuk aku. Sesampainya di rumah, seolah ada yang mengganjal di hatiku “ohh iya HP dan dompetku ketinggalan di kelas”. Kenapa aku bisa lupa ya?. Dengan kesibukanku di rumah aku jadi lupa untuk mengambil HP dan dompetku di kelas tadi.

Jam sudah menunjukan pukul 20.00, aku menjadi ragu ragu mengambilnya di sana, apalagi sekolahku konon sangat angker. Kuberanikan diriku untuk pergi ke sekolah tersebut, walau hati ini ragu ragu bercampur rasa takut.

Sesampainya di sana hanya ada penjaga sekolah. Namanya juga penjaga sekolah ya pasti masih ada di sana sampai pagi!. “Pak bisa bukain gerbangnya, soalnya ada yang ketinggalan di kelas pak” ucapku seakan akan tidak ada rasa takut, padahal jangtungku berdetak kencang. “Bisa de, hati hati ya” tutur penjaga sekolah itu, yang menambah rasa takutku.

Kuberanikan untuk memasuki sekolah dan menuju kelasku, aura tidak menyenangkan mulai menyelimuti perasaanku bulu kuduk mulai berdiri. Samar samar aku melihat sosok berwana putih di bawah pohon besar di sekolahku, suasana pun menjadi semakin menyeramkan, kucoba mengalihkan pandanganku dari penampakan itu, tetapi ada penampakan lain, samar samar karena gelap ada sosok perempuan yang gantung diri di bawah pohon besar itu lagi, kupercepat langkahku menuju kelas. Apalagi kelasku berada di paling pojok, macam macam suara terdengar di talingaku, kupercepat lagi langkahku dan kuhiraukan semua hal aneh tersebut.

Sampailah aku di kelas dengan segera kunyalakan lampu, dengan cepat aku mengmbil HP dan dompet di bawah laci mejaku, kudapatkan keduanya namun aku bingung kenapa tanganku penuh dengan darah? Tiba tiba lampu di kelas padam, mulai tercium bau anyir darah, bau busuk, dan tiba tiba pintu kelas tertutup secara tiba tiba. Ingin rasanya ku teriak sekeras mungkin tapi tidak bisa seperti ada yang menutupi mulutku, tapi aku tidak bisa melihat karena di situ begitu gelap, terasa kuku panjangnya menggores wajahku dengan keras, darah mulai bercucuran di wajahku, ingin rasanya melepaskan tangannya dari wajahku tapi sosok itu begitu kuat, sehingga aku tidak berdaya, bagaikan ayam yang dililit ular sampai remuk semua tulangnya.

Kucoba dengan perlahan membaca ayat ayat suci alqur’an, alhamdulillah sosok itu hilang sekejap dan penjaga sekolah masuk ke dalam kelas dan langsung menolongku, dan melarikanku ke rumah sakit di dekat sekolah, dan menghubungi keluargaku. Tidak lama semuanya mulai datang dan mengajukan seribu pertanyaan tetapi aku tidak bisa berbicara apa apa untuk sementara ini.

Cerpen Karangan: Ahmad Fahrurzi
Facebook: Ahmad Fahrurazi
Namaku azi, aku bersekolah di sma 1 alalalak, kalimantan selatan

Cerpen Gangguan Jin di Sekolah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


The Setan is Gagal Move On

Oleh:
Sore itu pemakaman Chelsea penuh dengan nuansa hitam. Nyaris semua pelayat memakai pakaian serba hitam. Cindai tahu bahwa gadis itu mengalami kecelakaan lalu kehabisan darah sewaktu operasi. Cindai adalah

Balas Dendam

Oleh:
Namaku Silvi. Aku bersekolah di SMA unggulan Surabaya, sekarang aku sudah kelas XII. Aku mempunyai teman yang bernama Rey. Rey suka padaku. Dia pernah menebakku tapi aku menolaknya. Aku

Ketakutan

Oleh:
“‘Ketika Di Hutan’, judul cerpen macam apa itu. Kukira tentang pertualangan tau-taunya horor”, keluh seorang gadis setelah membaca cerpen member grup Komunitas Bisa Menulis di facebook. Setelah meletakan ponsel

Novel Berdarah

Oleh:
Aku sedang duduk santai di teras rumah setelah menyelesaikan tugas bersih-bersih rumah yang diberikan orangtuaku sebelum pergi ke rumah Paman Wiko. Bibi Nur datang sambil membawa secangkir kopi panas

Keluar Dari Tubuhku!

Oleh:
Perlahan-lahan, aku bisa merasakan di mana diriku. Bau obat-obatan, bunyi peralatan medis, dan percakapan beberapa orang di dekat tempatku terbaring. Tak ada lagi anesthetize, dan aku akan segera bangun

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *