Jasad Mati Roh Hidup (Astral Projection)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 26 February 2016

Malam ini aku harus bergadang lagi untuk mengerjakan tugas kampus, OMG dosennya tidak pengertian banget sama mahasiswanya. Ku lihat jam di laptopku jam sudah menunjukkan pukul 01.20. Ya Tuhan susah banget sih nih tugas dari tadi belum kelar-kelar juga dan mataku pun sudah tidak bisa berkerja sama lagi. Hmm searching dulu ah tentang hal gaib tahu-tahu aja mataku bisa melek lagi, setelah searching aku melihat web yang isinya tentang astral projection karena aku penasaran ku buka link tersebut.

Tok, tok, tok pintu kamarku diketuk, “Indra sayang kamu udah tidur belum?”
“Oh Mama Indra belum tidur Ma lagi kerjain tugas kampus, ada apa ya Ma?”
“Tidak kenapa-kenapa kok Ndra. Lanjutinlah tugas kampusnya dulu,”
“Oke Ma,” pasti mama pikir aku bergadang karena main game ketawa-ketawa kecil.

Ku lanjutkan lagi hasil searchingku. Astral projection adalah cara mengeluarkan roh dalam tubuh, ku lihat berbagai caranya di web tersebut karena aku kurang percaya aku scroll ke bawah dan aku lihat komentar-komentar yang ada di situ aku melihat komentar yang bernama Iyan dan isi komentarnya, “Bener banget gan aku sudah mencobanya gan, rohku ke luar dari jasadku dan aku pun juga bisa melayang. Aku juga bisa menembus tembok dan aku bisa pergi melihat pacarku yang sedang tertidur tapi ingat jangan pernah membuat hal jahat dengan ini seperti mengintip Ma*di, oh iya satu lagi kalau kalian penakut lebih baik jangan mencoba karena kalian juga bisa melihat mahluk gaib seperti kuntilanak, pocong, dan mahluk-mahluk gaib lainnya dan kalian pun juga akan mengetahui mahluk apa yang sedang menghuni rumah kalian.”

Behh, keren banget serius nih orang betul-betul bisa aku kepengen coba ah. Aku harus segera tidur tapi tugasku ah masa bodo deh, aku shutdown laptopku dan aku matikan juga lampuku, aku bergegas menuju kasurku. Aku baringkan badan ini dan aku mulai memejamkan mata dan mulai konsentrasi untuk mengeluarkan roh ini. Aku membuka mataku ah sial tidak terjadi apa-apalah dasar artikel pembohong (Kesel). Duh haus banget nih aku pun bangun dari kasurku dan menuju ke dapur untuk minum. Saat aku ingin membuka pintu, Slup! tangan tembus saat ingin memegang gagang pintu aku coba lagi tembus lagi. Jantung berdebar-debar dan aku lihat ke belakang ternyata jasadku lagi tertidur di kasur tadi. OMG ini bener-bener nyata aku berjalan dan menembus tembok kamarku. Aku pergi ke arah kamar orangtuaku dan melihat mamaku dan papaku yang sedang tidur.

Tiba-tiba ada suara wanita menangis dan arah suara sepertinya di dapur, aku pergi ke dapur dan melihat wanita lagi terduduk dan mukanya tertutup rambut. Saat aku mulai mendekati wanita tersebut tiba-tiba dia menampakkan mukanya di depanku dengan mukanya yang berdarah. Mata yang ingin ke luar, dan gigi yang taring aku sontak kaget aku lari dia mengejarku sambil tertawa dan tertawanya itu sangat mengerikan. Aku pergi ke kamar orangtuaku mama bangun ma, bangun ma. Saat aku ingin menggoncangkan tubuh mama supaya bangun Slep tanganku tembus. Oh iya aku lupa kalau aku sedang astral. Oh ya aku harus pergi ke kamarku, aku harus menyatu lagi dengan jasadku. Saat ingin berlari menuju kamar ada sosok genduruwo mengahadangku dia mengejarku seperti ingin membunuhku aku berlari lagi. Aku berlari seperti membabi buta tidak tahu ke arah mana yang harus dituju pokoknya yang ada di benakku lari-lari dan terus lari setelah agak jauh aku melihat ke belakang ahh syukur deh dia tidak mengejarku tapi di mana aku sekarang?

Aku berlari lagi aku mencari rumahku yang ada di mana. Ah sial aku terjebak di hutan seperti ini, hutan yang sangat gelap hutan ini seperti hidup seperti mempunyai mata aku melihat jam di tanganku waktu sudah menunjukan pukul 5 pagi. Aku harus segera mencari arah jalan pulang aku berjalan melewati semak-semak dan aku dikejutin lagi dengan sosok pocong mukanya yang hancur, dan matanya yang penuh belatung dan dia tersenyum mengerikan saat melihatku.

Aku lari lagi dan terus lari sampai akhirnya aku melihat rumahku tetapi suasananya tak seperti dalam hutan tadi, di sini sangat cerah dan sepertinya ini siang hari ah sial aku terlambat kuliah aku segera menuju ke rumahku. Tersontak aku kaget dan terdiam. Eh kok di rumahku ada bendera putih yang dipasangkan di pagar rumah. Mataku mulai menangis siapa yang meninggal aku berlari aku berteriak mama, papa apakah salah satu kalian yang pergi jangan aku tidak mau. Saat aku masuk ke dalam rumah aku melihat mama dan papaku menangis kalau bukan mereka yang meninggal jadi siapa? Jantungku berdebar dengan keras aku menuju ke kamarku dan aku melihat jasadku sudah tidak ada. Ternyata 2 jam di dunia gaib ini sepeti 1 hari di dunia manusia dan sekarang jam tangan menunjukkan pukul 08.00. Jasadku sudah tidak bangun selama 3 hari? aku berteriak sekencang kencangnya. TIDAAAAAAAKK.

Cerpen Karangan: Fitra Rama
Facebook: Fitra Rama

Cerpen Jasad Mati Roh Hidup (Astral Projection) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ke Tempat Yang Terindah

Oleh:
“Horeee, sudah sampai Di rumah Yang Baru” Ucap Izzi Woutth yang akrab dipanggil Izzi Rumah Itu Tak begitu mewah namun Begitu Pas dihati Izzi, sudah lama dia mengindam-idamkan rumah

Sekarang Aku Tahu Maksudmu

Oleh:
Jam 21.00. Sudah kesepuluh kalinya aku melihat gadis itu di sini. Di halte bus ini. Ya, gadis semampai, dengan rambut bergelombang pirang itu. Bukan apa-apa sih. Tapi selama sepuluh

Suara Aneh di Rumah Kosong

Oleh:
Cerita ini aku dapet dari tetangga-tetangga yang biasa ngegosip. Gini ceritanya. Aku punya tetangga, dia itu tukang bakso keliling. Saat itu bulan puasa, jadi dia pergi jualan kelilingnya jam

Ghost of Shania (Part 1)

Oleh:
“Dik, mana jambunya?!” teriakku lantang mendangak ke arah pohon jambu itu. Di salah satu dahannya si Dika berusaha memetik satu persatu jambu dan menjatuhkannya ke arah kami. “Iya.. iya,

Who Is Deathya

Oleh:
Namanya Deathya Girla. Orang-orang biasa memanggilnya Deathya. Gadis pendiam yang menurutku selalu sedih. Setiap jam istirahat Deathya menangis di bangkunya, tidak ada yang tahu akan hal itu. Aku tahu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

3 responses to “Jasad Mati Roh Hidup (Astral Projection)”

  1. Desiyani says:

    Keren banget kak ceritanya , aku suka alurnya kak , lebih maju lagi ya kak untuk berkarya

  2. Isnan says:

    bagus ceritanya lanjutkan karyamu

  3. dinbel says:

    Seru cerita, bikin yang lebih Seru dari INI ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *