Kamar Misterius

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 18 July 2013

“Huh, capek banget deh.” keluh Keyla
Keyla dan keluarganya memang baru pindah rumah. Setelah satu jam merapikan isi rumah barunya, Keyla merebahkan diri di kamarnya.
“Ah, akhirnya bisa istirahat.” kata Keyla.
Tak lama dari itu…
“Keylaaaa…” teriak Ibu dari lantai bawah.
“Aduh, baru juga istirahat.” keluh Keyla, tetapi dia tetap saja menghampiri ibunya.
“Ada apa bu?”
“Tolong taruh barang ini di dekat kamar kakakmu.” perintah ibu.
“Oh, kamar kosong itu. Baiklah.”

Keyla pun menuju kamar kosong itu. Ketika Keyla ingin membuka pintunya, ternyata pintu itu terkunci. Dan dia mendengar suara seseorang menangis.
“Hu..hu..hu..” seseorang menangis tersedu-sedu.
“Suara siapa itu? Ah, mungkin hanya pendengaranku saja. Mana mungkin ada orang di dalam, wong terkunci.” batin Keyla

Keyla meninggalkan kamar itu dan langsung menuju ibunya.
“Bu, kamarnya terkunci.”
“Ah, masa! kata pemilik rumah yang dulu, kamar itu tidak terkunci, dan ibu juga tidak diberi kuncinya.”
“Ya sudah kalau ibu tak percaya, coba saja.”

Ibu pun langsung menuju kamar kosong itu. Dan benar saja, kamar itu masih tetap terkunci.
“Emm, taruh saja barang itu di kamarmu untuk sementara, nanti ibu akan memberitahu ayah soal ini.” Jelas ibu.
Ya, apa boleh buat Keyla segera memasukkan barang itu ke kamarnya sambil mendengus kesal.

Malamnya, Keyla tak bisa tidur. Ketika mencoba memejamkan mata, Keyla mendengar suara jeritan mengerikan.
“Aaarrrggghhh…”
Dan terdengar seseorang berlari melewati pintu kamarnya. Jantung Keyla berdebar dengan kencang.
“Ah, mungkin saja kak Neyla.” pikir Keyla
Sekali lagi ia mencoba memejamkan matanya dan akhirnya tertidur

Esoknya, ketika sedang sarapan Keyla menceritakan kejadian semalam kepada keluarganya. Ayahnya menyuruhnya untuk terus berdoa. Keyla memaki-maki kamar kosong itu karena barang-barang disimpan di kamarnya.
“Busuk tu kamar.” caci Keyla
“Hush, jangan ngomong asal kamu.” kata kak Neyla memberitahu.

Malam pun tiba. Keyla beranjak tidur. Suasana malam itu sangat dingin dan mencekam. Seperti malam sebelumnya, ia tak bisa tidur. Tetapi, tiba-tiba Keyla merasa berada di sebuah ruangan yang kotor. Dia sendirian, tapi ini bukan kamar yang ia miliki di rumah barunya.
“Ya ampun, aku di mana?” rintih Keyla.
Keyla melihat ke sekelilingnya. Kamar itu benar-benar telah rusak, dan tidak ada satu jendela pun.
“Apakah ini kamar kosong yang Misterius itu.” pikir Keyla
Sekali lagi ia melihat ke sekelilingnya. Dan ternyata ada seorang gadis yang duduk di salah satu sudut kamar itu sambil menangis.
“Hu..hu..hu..”
“Tidak itu suara tangisan yang aku dengar tadi malam.” kata Keyla.
Di sekujur tubuh anak itu berlumuran darah, sepertinya ia telah di siksa.
“Aku sayang kamar ini. Kamar ini menjadi saksi hidupku. Aku akan terus tinggal di kamar ini.” rintih anak gadis itu
Dan tiba-tiba ia berteriak…
“BARANG SIAPA MENCACI MAKI KAMAR INI AKU AKAN MEMBUNUH SAUDARA DEKAT ORANG YANG MENCACI KAMARKU. HA…HA…HA.. dan BRAAAKKK.”
“Oh, tidakkk.” jerit Keyla.
Tubuh gadis itu telah hancur, kepalanya pecah dan badannya tidak utuh lagi.

Matahari sudah terbit. Keyla bangun dari tidurnya. Ya, memang semua itu hanya mimpi tapi memiliki arti besar.
Keyla mengingat-ingat mimpi yang dialaminya itu. Ia mencoba mengartikannya. Setelah sadar akan mimpinya itu, Keyla langsung berlari menuju kamar Kak Neyla, pintunya terbuka. Tak ada siapa-siapa di dalamnya. Ia menuju kamar misterius itu, dan benar saja pintu itu terbuka. Di dalamnya, terbaring sosok mayat berlumuran darah.
“Kak Neylaaa…

Cerpen Karangan: Annida Hasan
Blog: Annidahasan.wordpress.com

Cerpen Kamar Misterius merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Akhir Perjalanan

Oleh:
Tubuhku terasa sangat ringan, seperti dapat tertiup angin. Seperti melayang di udara. Aku menghampiri kaca mobil yang retak dan bercermin di sana. Aku melihat tubuhku sendiri, tapi ini berbeda!

Tanpa Batas

Oleh:
Ku parkirkan mobil Xenia Sportku di depan halaman rumah yang tampak sepi dan lengang. Cahaya lampu kendaraanku masih menyorot beranda rumah itu seiring mataku mengitari sekitar. Sepertinya tidak ada

Pemuja Setan

Oleh:
“Ibu, lihatlah Anna mendapat hadiah.” Aku menatap ke arah anak ku yang kini tengah berdiri di hadapanku sambil membawa kotak berwarna merah. Tangan ku terjulur ke arahnya, membawa tubuh

Kak

Oleh:
Jalanan sepi membuat suasana tambah lebih horor dari biasanya, lampu jalan yang remang-remang setia menemani perjalanan pulang ini, ditambah lagi udata dingin dan juga hujan yang rintik-rintik membuat suasana

Tersesat Di Kehidupan Lain

Oleh:
“Meskipun kau tidak bisa melihatnya, tapi bukan berarti mereka tidak bisa melihatmu, mungkin setiap saat mereka mengawasimu.” Masalah, hidup memang tak pernah lepas dari yang namanya masalah. Mencoba terlepas

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Kamar Misterius”

  1. Riana says:

    mimpinya jadi kenyataan.Sereemm…
    trus berkarya lebih baik lagi yaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *