Kuntilanak Di Rumah Eyang

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 7 July 2017

Halo namaku karin sayidatunnisa, cukup panggil aju karin. Aku senang sekali, hari ini aku akan pergi ke rumah eyangku yang berada di tasik malaya, jawa barat, yang ikut adalah saudaraku, nenekku dan keluarga karawang, tidak terlalu banyak sih.

Aku lalu cepat cepat menyiapkan bajuku yang akan kubawa ke tasik. Aku akan menginap di tasik 3 hari, jadi aku membawa bajuku agak banyak. Setelah semua selesai, keluargaku masuk ke dalam mobil. Setelah semua siap dan masuk ke mobil, kami langsung pergi menuju ke tasik. Aku duduk di kursi tengah di antara nenekku dan saudara laki lakiku yang bernama hakim. Aku dan hakim tertidur di perjalan. Dan bangun bangun sudah sampai di rumah eyangku.

Jujur saja ya, rumah eyangku itu besar dan seram. Kalau malam sih, hehe. Aku dan hakim turun dari mobil sambil menggendong tas kami yang berisi baju baju kami. Aku dan hakim masuk duluan ke rumah eyang.

“Kak, kok kayak ga ada siapa siapa ya?” kata hakim.
“Iya ya, eyang ke mana ya? Cari yuk”. Lalu kami pun mencari eyang kami.
Seeeett… Suara pintu tetbuka pelan. Asal suaranya dari gudang. Aku dan hakim sangat ketakutan.
“Kak ada siapa di dalam?” tanyanya sambil memegang tanganku karena ketakutan. Aku menggelengkan kepala. Daaarrr….!. Ya allah ternyata eyang. Haduh bikin kaget.
“Assalamualaikum, eyang bikin kaget saja” aku dan hakim meyalami tangan eyang.
“Tapi hati hati kalau malam biasa nya suka ada kuntilanak lho…” ujar eyang. “Aaaaaaaaa..” teriakku dan hakim. Kami langsung lari ketakutan. Hihihi. Eyang tertawa cekikikan.

Malamnya…
Aku sedang menonton tv bersama ayah, ibu, kaysa (adikku), hakim, om, kak rizal (saudaraku) dan adiknya hakim, gilang. Aku tiduran di kasur depan tv sambil asyik ngemil, lalu melihat sekeliling, ya ampun, di jendela dekat om ku duduk, ada sesuatu putih di belakangnya, aku mengabaikannya, aku berarah ke layar tv, lalu melihat lagi ke arah putih putih itu, dan hilang!!!.

Lalu aku bertanya kepada om ku “Om tadi ada yang lewat ya?” tanyaku. “Enggak kok, kan pintu belakang dikunci, pintu depan dikunci dan pintu pinggir juga dikunci.” aku ternganga mendengar jawaban om ku. Berarti benar apa kata eyang, ada kuntilanak! Hihihihihihi…

Cerpen Karangan: Amira. S. Firdaus
Halo sahabat cerpenmu, Fathiya hasna khairunisa, Ismi emili faiza dan Ghiyas handsome (Ghiyas ainul hakim)…

Cerpen Kuntilanak Di Rumah Eyang merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Persahabatan Singa dan Zebra

Oleh:
Di sebuah hutan, hiduplah seekor singa dan zebra. Mereka telah bersahabat sejak lama. Akan tetapi, zebra tidak pernah menganggap bahwa singa adalah sahabatnya. Sang zebra selalu menganggap dirinya paling

Bertapa Di Gunung Gobi

Oleh:
Ada seorang yang miskin, once namanya. Once memiliki 2 orang istri. Istri pertamanya memiliki 2 orang anak dan istri ke dua once memiliki 1 orang anak. Suatu hari istri

Maafkan Aku Ibu

Oleh:
Pada tanggal, 5 Mei 2012. Aku dan seluruh teman sekelas ku yakni kelas 6, kami sangat gembira sekaligus kami gugup, karena 2 hari lagi akan diadakan UJIAN NASiONAL. Guru–guru

Kembaranku

Oleh:
Hai! Namaku Naraninda Hisyana Putri! Narani sapaan akrabku. Aku mempunyai kembaran bernama Nirina. Aku anak yang tidak normal. Ya sejak kecil aku anak tunawicara. Aku dimasukkan di SDLB. Banyak

Misteri Taman Di Rumah Via

Oleh:
“Kresek, kresek,” lagi-lagi terdengar bunyi itu. Bunyi tersebut berasal dari taman di belakang rumah Via. Belakangan ini, bunyi itu selalu terdengar setiap malam. Kebetulan kamar Via di dekat taman.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Kuntilanak Di Rumah Eyang”

  1. Najwa says:

    Lumayan bagus tp ceritanya sampe habis aja baru bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *