Lanjutan Cerita

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 20 May 2019

Kadang Ria selalu terbangun saat tengah malam. Ia selalu mendengar suara ketikan komputer. Siapa sih yang mengetik malam malam? Papa? Tidak, papa sering ke luar kota untuk bekerja. Lalu siapa itu? Pikir Ria suatu hari.

Karena besok hari Minggu, Ria memutuskan untuk begadang. Ia ingin mengetahui siapa sebenarnya orang yang selalu membangunkan Ria saat tengah malam. Ya, suara ketikan komputer itu.

Jam 24.07. Tik tik tik. “Nah itu dia!” dengan penuh keberanian, Ria berjalan pelan menuju ruang komputer. Sesampainya di ruang komputer, ada yang aneh. Komputer Ria menyala sendiri. Dan di situ ada seorang gadis yang umurnya mungkin lebih tua dari Ria.

“Maaf, siapa kamu?” tanya Ria dengan berani. “Jangan takut. Aku Erly. Aku pemilik rumah ini sebelumnya. Sampai saat ini, arwahku belum tenang. Aku mati di sini, saat mengetik sebuah naskah novel. Karena ledakan dari komputer ini. Tolonglah aku Ria, lanjutkan naskah ini sampai selesai” tiba tiba Erly pun menghilang. “Baik, aku akan melanjutkan naskah novelmu” gumam Ria.

Esoknya, Ria melanjutkan naskah novel milik Erly. Judul novel tersebut adalah, arti sebuah persahabatan.

2 minggu kemudian, Ria membawa flash disk yang berisi naskah novel itu dan membawanya ke percetakan. 1 bulan kemudian, Novel tersebut berhasil menjadi sebuah buku.

“Akhirnya” gumam Ria.

“Terimakasih Ria. Jadilah penulis novel yang sukses!” Erly memeluk Ria. Ria pun terkejut dan balik memeluk Erly. “Sama sama, aku juga terimakasih. Tenang di sana ya!”
“Selamat Tinggal Ria”

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Blog / Facebook: santi artha
Maaf jika ada salah kata

Cerpen Lanjutan Cerita merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Siapa Sih Yang Penakut?

Oleh:
Saat itu, Vanka sedang liburan sekolah. jadi ada waktu untuknya pergi ke rumah neneknya di Makassar. Vanka sangat rindu pada Nenek, Kakek dan Mona. “Hai, Mona!!!” jeritku sambil memeluk

Boneka Mersy

Oleh:
Pagi yang cerah aku bangun dari tempat tidurku. Aku pergi ke toilet untuk mandi dan bersiap-siap, karena ini hari minggu hari yang ku nanti nanti karena ibu berjanji akan

Haunted Doll

Oleh:
Hari itu, Kumiko dan ayahnya pergi ke Mikomall untuk membeli boneka baru. Ayah Kumiko akan memberikan boneka itu sebagai hadiah ulang tahun. “Wah.. Cantik sekali boneka ini!” Kumiko tertegun

Detektif Latifa

Oleh:
Pada Pagi hari Latifa bersiap-siap untuk pergi ke sekolah. Latifa berpamitan kepada Ibu dan Ayahnya. Latifa pergi ke sekolah memakai sepeda dengan riang sambil bernyanyi-nyanyi. Saat sudah sampai Latifa

Kembalikan Senyum Ku

Oleh:
Semenjak hari itu, aku merasa semuanya telah berubah. Kehidupanku yang ceria seakan pudar perlahan. Semakin hari kondisi kesehatanku semakin menurun, atau mungkin bisa dibilang memburuk. Aku sering merasa -sangat-

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *