Liburan Yang Mengerikan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 27 January 2018

Pada hari selasa aku dan temanku merencanakan sesuatu untuk liburan di semester ini. Yap. Kita menghabiskan satu minggu untuk pergi ke hutan dan mencari tempat untuk kemah. Aku, Safa, Dina dan Shania akan berangkat bersama sama hari minggu depan.

Aku menghampiri Safa yang sudah bersiap siap, eh ternyata di rumah Safa sudah ada Dina dan Shania, jadi kita berangkat ke luar kota menggunakan bus yang menuju Yogyakarta.

Eh, akhirnya sampai juga di hutan lebat wow!!
“Yuk masuk ke hutan itu, sambil mencari tempat yang layak buat tidur.” Ajakku kepada teman temanku.
“Eh, kamu berani masuk di hutqn ini ya Van?”. Tanya Shania

“Yaa ampun cuma masuk ke hutan takut hih… Itu apa ??!!” Tanyaku sambil memberanikan diri.
“Apanya yang apa?!”. Jawab Dina dengan nada kesal.
“Sepertinya makhluk halus sedang menyambut kita dengan menakuti kita…” Jawab Safa dengan ngemill dari tadi.

Pada saat aku akan memanggil Shania “Shan… Shan… loh Shania kamu di mana?!”. Shania sudah hilang seketika.

Akhirnya kita masuk hutan ini. Ada sebuah alat untuk mengubur mayat, pada saat aku dan kedua temanku mencari ada sekumpulan orang yang membawa kerenda yang berisi mayat. Hah!! itu kan jam tangan milik Shania yang dikenakan sebelum berangkat sepertinya itu Shania. Hah!! kok Shania meninggal ucapku dlam hati.

Setelah mencari kami pun putus asa jadi kami memilih beristirahat di bawah pohon beringin, hening seketika dan semua lenyap gelap

“Bagi siapa pun yang telah memasuki hutan ini sampai malam tidak akan bisa keluar dari hutan untuk selama lamanya”

Cerpen Karangan: Gayatri Nevanda Putri
Id Instagram: @gynevandax._

Cerpen Liburan Yang Mengerikan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ada Sesuatu Yang Lain

Oleh:
“Jangan mendekat!” ucap Verol dengan nada tegas. “Tapi, aku ingin mengucapkan terima kasih padamu. Jika kau tak ada tentu aku akan mati diterkam serigala itu.” Gita tersenyum, betapa beruntungnya

Burger (Part 1)

Oleh:
“Makan apaan lu” Baru saja beberapa gigitan, sebuah suara menegurku. Aku menengok. Ternyata suara rio. Teman satu kosku. “Ini nih” kataku sembari lanjut mengunyah. “Daging roti ama bumbu-bumbu dikit”

Time Ghost (Part 1)

Oleh:
Beberapa hari yang lalu aku dan teman-teman seangkatan berhasil berperang di atas selembar kertas putih dengan bersenjatakan sebatang pensil runcing. Ujian Nasional telah kami lewati. Semua berjalan lancar. Rencana

Kutukan Rumah Kosong

Oleh:
Steve hanya bisa marah-marah dengan mobilnya yang mogok tanpa terkira. Akibat dari hal itu, rencananya untuk menonton konser band kesayangannya pun gagal berantakan. Bukan hanya ia saja yang rugi,

Taman Terkutuk

Oleh:
Seorang jurnal paruh waktu baru saja dipecat dari pekerjaannya. Ia terlihat linglung dan bersedih sepanjang langkah kaki keluar gedung. Ia pun merasa tak sanggup untuk menatap pasang mata siapa

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *