Lilu Sahabatku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 4 July 2020

Saat aku berumur enam tahun, aku punya sahabat. Aku biasa memanggilnya Lilu, dia bertubuh kecil, berambut panjang dan berwajah pucat. Dia selalu mengikutiku kemanapun aku, tapi hanya aku yang bisa melihatnya. Dia tak pernah mengatakan apapun padaku, meskipun aku banyak bercerita kepadanya karena itu aku suka bermain dengannya. Kami biasa bermain di pojok kamar saat malam tiba.

Pada suatu malam, ayahku melihatku berbicara sendiri, padahal saat itu aku sedang bermain dengan Lilu. Saat ayah bertanya, aku tak menjawab, lalu ayah menyuruhku tidur. Aku menuruti perintahnya. Mulai saat itu, ayah curiga padaku. Setiap malam, tanpa sepengetahuanku ia mengendap-endap di balik pintu kamar untuk mendengarkan obrolanku. Lama kelamaan ia tahu kalau aku punya teman tak kasat mata bernama Lilu. Karena aku kasihan padanya, kuceritakan tentang Lilu padanya, ia terkejut mendengar pengakuanku.

Esok harinya, ayah datang bersama saudara-saudara dekatku, salah satunya seseorang yang kukenal dengan nama mbah Nar. Mbah Nar adalah kiai di desa sebelah. Aku duduk di pangkuan ibu, ketika Mbah Nar memulai do’a bersama. Saat mbah Nar memimpin do’a, kulihat Lilu tersenyum padaku, padahal baru pertama kali itu aku lihat dia tersenyum kearahku lalu ia menghilang.

Malam hari tiba, saat aku mencari Lilu di pojok kamar, aku tidak menemukannya. Aku memberanikan diri bertanya pada ayah, lalu ayah mengatakan kalau Lilu sudah kembali pada keluarganya. Aku menangis sejadi-jadinya, sahabat yang selama ini ada di sampingku meninggalkanku.

Saat aku dewasa, aku baru menyadari kalau aku berteman dengan makhluk ghaib. Aku bisa melihatnya, berinteraksi bahkan bermain dengannya Sampai sekarang aku masih mengingat wajahnya, terkadang aku juga merindukan Lilu.

Cerpen Karangan: Nasruroh

Cerpen Lilu Sahabatku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku dan Kalian

Oleh:
ADK, adalah nama grup yang kami buat satu tahun yang lalu. ADK adalah singkatan dari Aku dan Kalian. ADK terdiri dari aku, Naila, Yulia, Rio dan Aflan. Kami berlima

Kamar Sebelah

Oleh:
“Tobi, tolong simpan kardus-kardus ini ke kamar sebelahmu.” perintah ibu. “Siapa tahu nanti berguna,” Aku langsung membawa setumpuk lipatan kardus itu ke kamar di sebelahku. Saat itu kami sekeluarga

Layang Layang Koin Si Akbar

Oleh:
Anginnya sepoi-sepoi kala itu, namun wajah seorang anak yang mempunyai pipi tembem nampak pucat kusam, entah apa yang dipikir Akbar kala itu, ternyata tak jauh dari situ pula matanya

Rusy, Kelinciku

Oleh:
“Hoaaamm…!” aku terbangun di pagi yang cerah. “Wah, sudah pagi rupanya! Aku sholat subuh dulu, deh!” gumamku. Lalu, aku pun membereskan ranjangku, dan pergi ke kamar mandi yang kebetulan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Lilu Sahabatku”

  1. Ara says:

    Emm. Gimana ya
    Rasanya biasa aja ceritanya. Gak ada efek kejut gitu kalau si lilu itu hantu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *