Merisska

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 20 August 2018

Rumah tua di seberang rumahku terkenal angker. Banyak orang bilang kalau rumah tua itu banyak hantunya. Tapi, aku tidak percaya.

Waktu itu, aku disuruh ibu beli telur di warung. Pulangnya, aku melewati rumah tua itu. Modelnya klasik, luas dan terkesan tua.
Tiba tiba ada dua orang anak perempuan sebayaku keluar dari rumah itu.
“Tuh kan ada yang menempati rumah ini” gumamku.

Kedua anak itu menghampiriku. “Hai!” sapa anak berambut cokelat.
“Halo juga, namaku Casey. Nama kalian siapa?” aku mengulurkan tangan pada mereka.
Mereka menjabat uluran tanganku. Tangan mereka dingin. “Namaku Meri, kalau ini Siska” jawab anak itu. Kulit mereka putih pucat tapi wajahnya cantik.
“Kalau gitu, aku pulang dulu ya nanti ibu mencariku” aku pun pamit.
“Oke, kami juga mau balik!” kami pun berpisah.

Keesokan harinya, aku mendapatkan kabar bahwa para warga menemukan 2 sosok mayat anak perempuan yang kemarin aku temui. Setelah dicek dan periksa, mereka meninggal karena dibunuh dan terlihat ada bekas tusukan di punggungnya. Diduga mayat dua anak perempuan ini sudah tersimpan lama, kira kira 2 bulan setengah. Aku sangat terkejut dan menjadi takut. “Meriska, Meri dan Sisca” gumamku.

Malam harinya, di dalam mimpi aku bertemu dengan Meriska. Mereka menampakan wujud asli mereka.

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Blog / Facebook: santi artha
Hai, semoga cerpenku dimuat dan please coment di bawah ya.
Ig: @yacintaartha_
Line: yacinta23_

Cerpen Merisska merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ulang Tahun Bu Denata

Oleh:
Pada jam Istirahat, semua murid Kelas 5A Sd Nusa Bangsa berada di kelas. “Eh, minggu depan ultah bu Denata (Wali kelas 5A), ini dah hari minggu, gimana kasih kejutan?!”

Mushroom Town

Oleh:
Di suatu kota, hiduplah jamur-jamur mulai dari yang masih bayi, anak-anak, remaja, dewasa, dan ada juga jamur yang sudah tua. Kota itu dinamakan Mushroom Town yang artinya kota jamur.

Sahabat Cermin

Oleh:
Aku termenung di balkon sekolah. Termenung sedih dan berkhayal, bahwa akan punya sahabat. Sahabat setia yang tidak akan meninggalkan diriku sendiri. Tapi, tak ada yang ingin berteman denganku. Bahkan

Salah Sangka

Oleh:
Anak perempuan itu selalu menyita perhatianku, bukan karena wajahnya, atau bentuk tubuhnya, tapi rambut kribo yang tumbuh besar seperti pohon dicat hitam. Aku tak kenal dengannya sejak kami duduk

Yang Terakhir

Oleh:
Malam ini aku terbangun dengan mata terbelalak, aku mendengar suara itu lagi. Suara ketukan dari lemari pakaianku, awalnya aku mengira itu suara tikus yang bersembunyi di balik pakaianku, tapi

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *