Misteri Hantu Lift

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 9 May 2016

Keramaian lalu lintas di perkotaan sudah biasa terjadi, menjelang pagi, kemacetan selalu saja terjadi di kota yang begitu padat. Kota jakarta merupakan salah satu kota yang paling setia dengan kemacetan. Bagaimana tidak, jutaan jiwa yang menempati kota jakarta seakan-akan seperti sudah tidak mampu ditampung lagi oleh kota jakarta.
“Sialan, bisa-bisa aku telat datang ke kantor kalau jalanan macet begini,” seru seorang gadis yang nampak mulai kesal di dalam mobilnya.
“Tenang Mbak, bentar lagi nyampe kok,” kata sopir pribadinya menenangkan.

Setelah 30 menit melewati kemacetan, akhirnya gadis itu tiba di kantornya. Dia adalah seorang akuntan yang bekerja di kantor perpajakan di jakarta. Namanya Rika, tidak seperti biasanya Rika datang terlambat ke kantor. Namun hari ini tumben Rika terlambatnya begitu telat, karena kemacetan yang terlalu panjang. Hari yang begitu sial yang dialami oleh Rika, pertama dilanda kemacetan yang begitu panjang, terus datang terlambat ke kantor. “Bisa-bisa aku diomelin oleh manajer kalau telatnya kelewatan seperti ini,”

Dengan begitu terburu-buru memasuki kantor, Rika langsung menuju lift untuk mempercepat ke ruang kerjanya. Ketika pintu lift terbuka Rika langsung berteriak histeris karuan langsung menyedot perhatian banyak orang. Ketika pintu lift terbuka, tergeletak sosok mayat laki-laki yang berlumuran darah dan mayat tersebut seperti sudah dipotong-potong oleh benda yang begitu tajam. Orang-orang yang di kantor langsung berbondong-bondong memeriksa kejadian yang membuat suara yang begitu histeris. Orang-orang yang melihatnya juga tak kalah takutnya dengan Rika ketika melihat mayat yang mati dengan begitu mengenaskan. Semua orang heran kenapa ada orang bisa mati di dalam lift, dan siapa juga pelakunya. Tak berapa lama polisi pun langsung datang ke TKP. Polisi juga membawa mayat tersebut ke rumah sakit untuk diautopsi.

“Kamu tidak apa-apa Rika?” tanya Beny rekan kerja Rika.
“Iya aku baikan kok,” balas Rika.
“Kalau begitu kamu istirahat dulu sebentar di ruang kesehatan! Karena kamu syok tadi dikagetkan oleh mayat yang ada di dalam lift itu,”
“Iya sudah kalau begitu kita ke sana,”
Beny langsung mengantarkan Rika ke ruang kesehatan untuk istirahat sejenak sebelum bekerja.

“Aku itu kaget banget Ben tadi setelah melihat tiba-tiba ada mayat di dalam lift,”
“Aku juga heran, kok bisa ada mayat di dalam lift. Terus siapa juga pelakunya, mayat tadi itu juga sendirian di dalam lift,”
“Apa mungkin dia kejepit sama pintu lift,”
“Ngaco kamu Rika, mana mungkin dia mati dengan tubuh yang terpotong-potong begitu banyak.”

Setelah kejadian heboh seorang mayat laki-laki ditemukan mati dengan tubuh yang terpotong-potong di di dalam lift. Semua warga jakarta selalu berhati-hati ketika memasuki lift. Kejadian mengenaskan ini juga menjadi trending topic di seluruh media yang menggemparkan ibukota, bahkan seluruh nusantara dibuat cemas dengan kejadian yang aneh tersebut. Seminggu kemudian setelah kejadian waktu itu, salah seorang karyawan di kantor perpajakan tempat Rika bekerja, karyawan tersebut menemukan mayat lagi di dalam lift dengan tubuh yang terpotong-potong seperti apa yang telah Rika temukan waktu itu. Gubernur DKI Jakarta turut prihatin dengan kejadian yang sangat mengenaskan tersebut. Gubernur DKI Jakarta berjanji akan memberikan bonus jika menemukan pelaku pembunuhan ini hidup-hidup. Bukan hanya gubernur DKI Jakarta, presiden juga mengecam pelaku pembunuhan yang terjadi dalam dua minggu terakhir ini yang mencemaskan masyarakat jakarta, bahkan di seluruh indonesia juga ikut cemas.

Satu bulan telah berlalu, kantor perpajakan yang terletak di ibukota nampaknya semakin angker setelah enam kali mayat ditemukan di dalam lift dengan tubuh yang terpotong-potong. Motif pembunuhannya tetap sama. Pemerintah bertindak tegas dengan mengerahkan seluruh detektif terhebat yang ada di indonesia untuk memecahkan kasus pembunuhan tersebut. Pemerintah juga menginstruksikan karyawan yang bekerja di kantor perpajakan jakarta untuk tidak menggunakan lift sementara waktu, lebih baiknya untuk menggunakan tangga supaya lebih aman. Setelah satu bulan lamanya, karyawan yang ada di kantor perpajakan menggunakan tangga, tidak ada lagi terdengar kasus kematian yang terjadi di lift. Begitu juga dengan detektif-detektif ternama yang ada di indonesia, tidak mampu memecahkan kasus tersebut dikarenakan tidak ada yang meninggalkan bukti pelaku.

Dua bulan telah berlalu, kantor perpajakan yang ada di jakarta sudah lama tidak dihebohkan lagi oleh kejadian orang mati di dalam lift. Pagi yang cerah seperti biasa diwarnai dengan keramaian dan kemacetan yang selalu melekat di ibukota jakarta tak pernah luput.
“Rika kamu gak telat lagi sekarang,” sapa Beny.
“Iya dong, kan aku berangkat pagi-pagi buta sekarang supaya gak telat lagi, lagian nanti kalau telat, aku cape naik tangga. Aku masih trauma dengan kejadian-kejadian yang waktu lalu dengan begitu banyak korban,”
“Iya juga, aku juga jarang sekarang pake lift,”

Namun tidak seperti biasanya, karyawan-karyawati kembali lagi menggunakan lift untuk mempercepat naik ke lantai atas, mereka sudah terlalu takut untuk menggunakan lift karena sudah begitu lama tidak ada terjadi pembunuhan setelah selama dua bulan mereka tidak menggunakan lift. Karyawan-karyawati langsung berkerumunan masuk ke dalam lift, tanpa rasa cemas dan takut untuk menggunakannya lagi. Di dalam lift ada 13 karyawan-karyawati berdesak-desakkan di dalamnya. Rika dan Beny juga ikut mencoba masuk ke dalam lift. Beny dan Rika berdiri di paling belakang. Nampak salah seorang laki-laki dengan kemeja putih dan jas hitam berdiri paling pojok belakang. Laki-laki tersebut begitu nakalnya dengan memegang pantat dan pay*dara karyawati yang berdiri di depannya. Sontak langsung kedua perempuan yang s*ksi itu langsung terkejut.

“Hei siapa yang memegang pantatku tadi?” teriak Leni.
“Iya aku juga, pay*daraku ada yang memegangnya tadi,” kata Keisya.
“Kamu ya Pak Mahmud?” tuduh Leni
“Bukan saya Mbak,” Mahmud membela diri.
“Dasar laki-laki hidung belang,” kata Keisya dan langsung menampar Mahmud.

Keributan yang terjadi di dalam lift akhirnya selesai setelah pintu lift terbuka di lantai 10. Karyawan-karyawati langsung pergi ke ruang kerja masing-masing. Begitu juga dengan Beny dan Rika langsung ke tempat kerjanya yang kebetulan saling berdekatan.
“Rika.. Kamu percaya gak kalau Pak Mahmud yang melakukan penc*bulan tadi itu?” tanya Beny membahas kejadian di dalam lift.
“Aku juga gak tahu, yaa mungkin saja Pak Mahmud melakukannya,”
“Udahlah Beny.. Siapa pun yang melakukannya aku gak peduli, yang terpenting sekarang kita fokus dengan kerjaan kita yang numpuk ini,” Rika mengubah pembicaraan.

Orang yang melakukan penc*bulan di dalam lift itu juga langsung masuk ke ruangan kerjanya. Dia langsung masuk ke ruang manajer dan duduk di sebuah meja dengan ada sebuah tulisan yang bertuliskan Bernard sebagai manajer. Bernard merupakan manajer di kantor perpajakan. “Untung aku selamat dari tuduhan karyawati barusan, kalau tidak, nama baikku sebagai manajer akan rusak. Apalagi tadi di dalam lift ada banyak karyawan,” ucap Bernard bernapas lega.

Hari ini seluruh karyawan yang ada di kantor perpajakan akan mengadakan rapat bulanan. Seluruh karyawan segera berkumpul ke ruang rapat untuk segera memulai rapat. Beny dan Rika juga sedang bergegas menuju ruang rapat. Mereka berdua selalu bersama apa pun yang dilakukan di kantor, meja kerja keduanya pun berdekatan. Beny dan Rika juga berada di posisi akuntan.

“Ayo Ben..!! Cepat kita ke ruang rapat, nanti kita telat,” ajak Rika dengan tergesa-gesa.
“Sebentar dulu Rika, aku mau save dokumen kerjaanku ini,”
“Ayo makanya cepetan!”
“Iya Rika, sudah selesai ini,”

Mereka berdua pun langsung masuk ke ruang rapat untuk mengikuti rapat. Setelah rapat selama satu jam, para karyawan pun langsung ke luar dari ruang rapat. Kali ini Rika sendirian ke luar dari ruang rapat, setelah sebelumnya selalu bersamaan dengan Beny. Karena Beny masih ada urusan di ruang rapat dengan Pak Bernard.

“Beny, sekarang kamu ikut ke ruangan saya sekarang!” ajak Pak Bernard.
“Ada apa sekarang Pak?” tanya Beny keheranan.
“Ada dokumen di sana yang harus kamu kerjakan, dan harus selesai dalam tempo satu minggu ini,”
“Padahal tugas yang kemarin saja belum selesai, sekarang ada tugas baru,” gumam Beny dalam hati.
“Kamu dengar tidak Beny?”
“Iya Pak, saya dengar,” jawab Beny dengan kaget.
“Okelah kalau begitu kita langsung ke kantor saya!”

Pak Bernard dan Beny pun langsung pergi ke ruang manajer menggunakan lift tanpa memikirkan bahaya memakai lift, karena kejadian-kejadian yang sebelumnya pernah memakan banyak korban. Ketika memasuki lift, Pak Bernard pun menekan nomor 15 lantai paling atas tempat ruangan manajer. Ketika lift sedang berada di lantai 10, tiba-tiba lift yang dipakai Beny dan Pak Bernard berhenti.

“Loh kok liftnya tiba-tiba berhenti,” heran Pak Bernard.
“Sebentar dulu Pak, saya coba hubungi petugas apakah liftnya rusak atau tidak,” tawar Beny.

Tiba-tiba handphone Beny mati. Setelah itu, lampu yang di dalam lift tiba-tiba berkedip begitu saja. Stelah berkedip sebentar, lampunya hidup kembali, namun tidak begitu lama lampunya mati lagi. “Kenapa lampu liftnya hidup mati secara tiba-tiba, terus liftnya berhenti juga,” Pak Bernard ketakutan sambil menekan-nekan tombol lift dengan gemetaran. Lampu di dalam lift kembali menyala yang kedua kalinya. Ketika lampu menyala, saat itu pula ada sosok perempuan dengan pakaian seragam karyawan yang sobek dan penuh darah di bajunya, dengan rambut panjang yang acak-acakan. Saat itu pula juga Pak Bernard kaget dan langsung tersungkur jatuh ke belakang.

“Kenapa kamu kaget Pak manajer? Hihihi,” kata sosok perempuan yang tiba-tiba muncul di hadapan Pak Bernard. Beny pun juga ikut kaget dan ketakutan melihat sosok perempuan di depannya.
“Siapa kamu?” tanya Pak Bernard dengan wajah ketakutan dan tubuh yang bergemetar.
“Hihihi, masa Pak manajer lupa dengan saya?”
“Jadi kamu Siska? Kenapa kamu datang ke sini dan menggangguku?”
“Ternyata ingatan Bapak masih segar juga. Aku ke sini datang untuk membunuhmu Pak manajer, hihihi,”

“Jadi kamu yang telah membunuh para karyawan-karyawan yang ada di kantor ini?” Beny memotong pembicaraan keduanya.
“Iya, memangnya kenapa kalau aku yang membunuh semua karyawan di sini?”
“Kenapa kamu sampe tega membunuh banyak orang di kantor ini?”
“Mereka memang pantas dibunuh, mereka saja tidak tega memperk*sa lalu membunuhku di dalam lift,”

“Siapa yang telah memperk*samu dan membunuhmu?” tanya Beny dengan begitu heran.
“Dia, Bapak manajer yang kamu hormati ini, namun hatinya begitu busuk,” kata sosok perempuan sambil menunjuk Pak Bernard.
“Apa? Pak Bernard yang melakukannya?” Beny kembali kaget dan heran.
“Iya dia yang telah memperk*saku lalu membunuhku di dalam lift,”
“Kalau Pak Bernard yang melakukannya, lalu kenapa kamu banyak membunuh karyawan di kantor ini,”
“Aku tidak suka dengan karyawan di sini yang selalu berbuat c*bul di dalam lift terhadap karyawati di kantor ini. Karena aku tau rasanya dic*buli, dan aku juga telah bekerja di kantor ini sangat lama. Tapi Pak manajermu ini yang berhati busuk membuat hidupku hancur,”

Beny hanya terdiam mendengar penjelasan perempuan tersebut. Lalu sesaat kemudian Pak Bernard terbunuh oleh hantu perempuan itu dengan cara dipotong seperti daging sapi yang dicincang. Berlumuran darah mengenai baju Beny dan dinding-lift juga dibasahi oleh darah. “Hai anak muda! Aku punya pesan buat kamu. Tolong jaga perempuan yang selalu bersamamu itu, karena dia begitu sangat mencintaimu. Dia selalu butuh kamu untuk menjaganya,”

Beny hanya terdiam kaku tanpa berakata-kata mendengar pesan dari hantu tersebut. Beny juga masih gemetar karena melihat pemandangan pembunuhan paling mengerikan di depan matanya. Seketika sosok perempuan itu langsung hilang di dalam lift. Dan seketika itu pula liftnya kembali hidup dan turun ke lantai dasar. Setelah tiba di lantai dasar, lift tersebut langsung terbuka dengan sendirinya. Sontak langsung membuat semua orang yang melihatnya langsung berteriak histeris.

Tak lama kemudian polisi datang. Di dalm lift Beny masih duduk tertunduk lesu dengan kejadian yang dialaminya. Ketika polisi ingin menangkap Beny, karena dikira oleh polisi dia sebagai pelaku pembunuhan ini, tiba-tiba sosok perempuan hantu lift muncul di tengah-tengah polisi dan kerumunan karyawan. Perempuan tersebut menjelaskan kronologi kejadian sesungguhnya hingga terbunuh banyak karyawan di kantor ini dan Pak manajer Bernard. Perempuan tersebut tidak akan berhenti membunuh orang jika masih ada karyawati yang dic*buli oleh karyawan-karyawan hidung belang. Lalu Rika datang menemui Beny.

“Aku takut Rika..” lirih Beny.
“Tenang Ben, aku di sini untukmu dan akan menjagamu.”

Selesai

Cerpen Karangan: Niels Buhari
Blog: buhari13.blogspot.com
Nama Asli Ahmad Buhari Muslim. Alamat Lombok Nusa Tenggara Barat

Cerpen Misteri Hantu Lift merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Misteri Rumah Tua

Oleh:
Waktu aku masih 4 tahun (sekarang aku sudah 12 tahun) jadi waktu itu aku, ibuku, ayahku dan adikku yang berumur 1 tahun menempati rumah lama yang cukup sepi. Yang

Cinta Pertama

Oleh:
Hai namaku saaih, aku punya indra ke enam yaitu bisa melihat apa yang tidak bisa kalian lihat, di sekitarku banyak sekali yang mendatangiku, mulai dari yang sekedar berkenalan sampai

Hiburlah Aku

Oleh:
Tidak, tidak. Apa mereka bercanda? Sesungguhnya aku bukan seorang yang terlalu lihai merayu. Tapi mau bagaimana lagi, toh aku juga nanti dapet ketenaran. “Hei, selamat!” ayunda tersenyum, ia seorang

Burger (Part 1)

Oleh:
“Makan apaan lu” Baru saja beberapa gigitan, sebuah suara menegurku. Aku menengok. Ternyata suara rio. Teman satu kosku. “Ini nih” kataku sembari lanjut mengunyah. “Daging roti ama bumbu-bumbu dikit”

Usianya Tak Semuda Wajahnya

Oleh:
Namaku Sheila seorang asisten rumah tangga, meski umurku baru 18 tahun mau tak mau aku harus menjadi seorang asisten atau biasa disebut pembantu. Hari ini seperti biasa aku pergi

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Misteri Hantu Lift”

  1. Aulia says:

    Cerpen nya bagus,mendidik banget buat menghargai wanita,aku suka cerpen nya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *