Misteri Hantu Wanita

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 18 July 2016

Pagi hari terasa indah, hari ini aku dan Para Sahabatku akan menginap di Villa yang terletak di Kota Bandung, kami sangat menantinya, Oh ya namaku Vierra dan kelima sahabatku Ze, Angel, Naura, Anya dan Gea. Kami naik Bus dan sampai disana pukul 8 pagi.
“Angel, kok Villanya sepi?” tanyaku.
“Hahaha, Bibi pasti sedang berkebun, kita masuk aja dulu!” Kata Ze tertawa.
“Ze, jangan gitu dong kalau ketawa, serem tau!” marah Anya.
Kami pun masuk ke dalam,

“Ze, Anya dan Vierra. kalian di kamar sebelah Ruang Tamu! sisanya di kamar Utama” perintah Gea.
“Ya udah, teman-teman yuk!” Aku mengajak Ze dan Anya masuk kamar kami.
“Villa milik bibi Angel lumayan besar, tapi serem kayak penginapan oborro di film-film” kata Ze.

Tanpa membuag banyak waktu, aku dan teman-teman main ke kebun teh, kami berlari sampai sore hari tiba.
“Bibimu kok belum datang sih, kita kan lapar!” Marah Gea ke Angel.
“Eh ini ada sms dari Papa:
Angel, Bibi mengirim surat ke Papa kalau dia lagi mudik ke Palembang, Lusa papa jemput jam 10, kamu jaga diri baik-baik” Kata Angel membaca sms.
“Haduh, ya udah deh makan mi instan aja” Marah Ze. Alhasil kami menyeduh mi instan yang disediakan Bibi Angel.

“Kok suasananya mencekam gini, aku kok jadi takut ya!” kataku.
“Iya nih, aku gak bisa tidur!” ucap Ze.
“Praang!!” suara piring pecah membuat seisi Villa kaget, segera Kami menuju tempat kejadian.
“Loh kok ada bunga melati dan lilin di meja makan?” tanya Naura.
“Brak!” lagi-lagi suara misterius, rupanya sedang ada badai dan angin kencang, seketika itu pedesaan menjadi gelap.
“Ah gimana kalau kita disini saja, tidur bareng!” ajak Angel.
Kami setuju lalu tidur bersama.

Sudah tengah Malam tiba-tiba
“Toloooong!” Jerit Angel, seorang perempuan berjubah putih mencekik Angel dengan gagah berani Seorang Pemuda datang dan melawan wanita tersebut.
“Kalian tidak apa-apa?” tanya Pemuda tersebut, kami semalam pingsan dan pemuda ini yang menyelamatkan kami.
“Terima kasih, siapa namamu dan bagaimana wanita itu masuk ke Villa kami?” tanya Angel.
“Aku bernama Musa, dan semalam itu adalah kakakku yang telah meninggal dunia!” Jelas Musa. Kami sangat kaget.
“Apa dia dendam pada kami?” tanyaku.
“Sebelum ajal menjemputnya, ia bersumpah membunuh siapapun yang datang ke Villa ini, karena Villa ini merupakan saksi kematiannya!” Jelas Musa panjang lebar.
“Apa penyebab kematiannya?” tanya Naura “Aku tak tahu, dia dibunuh oleh seorang pemuda yang merupakan sahabatnya, dan segeralah pergi sebelum kakakku membunuh kalian!” Suruh Musa.

Malamnya kami dijemput Papa Angel, tetapi di perjalanan keluar desa, Kakak Musa datang menghadang kami, dia tertawa keras dan tentunya semua takut, tetapi Musa segera datang dan menyerang kakaknya, di pertarungan kali ini Musa Kalah, kami khawatir. dan
“Tak akan kubiarkan kau pergi dari sini!” ucap Kakak Musa sambil tertawa. Papa Angel terdiam dan mobil masuk Jurang, Ketika aku menyaksikan kematian sahabat-sahabatku, wajah Anya berubah menjadi luntur dan berubah menjadi hantu, “Tolooong bantu aku!” teriakku, kepala Angel tiba tiba lepas dan matanya melotot ke arahku,

Esoknya aku sudah berada di rumah sakit karena polisi menemukanku masih hidup, aku bersyukur pada Tuhan telah menyelamatkanku.

Cerpen Karangan: Arachelly Sucipto

Cerpen Misteri Hantu Wanita merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ceritaku Farah

Oleh:
Hai namaku Saderlia Safarah sering dipanggil dengan sebutan farah aku adalah anak ke 2 dari 3 bersaudara aku duduk di bangku kelas 5 kakakku bernama Silvia Beilia biasa dipangil

Jin Jubah Hijau

Oleh:
Aku tidak bisa tidur, perut ku lapar. Sekarang jam 2 pagi. Udara di atas pegunungan Everko begitu dingin. Di tenda kecil ini, aku berusaha memejamkan mataku sejak pukul 12

Octo, Gurita Merah yang Pelit

Oleh:
Hoaaammm… Octo masih mengantuk ketika Ibu membangunkan Octo dari tidurnya, “ayo Octo, bangun. Kamu tidak mau terlambat kan di hari pertamamu ke sekolah?” Octo, gurita merah kecil itu hanya

Pesta

Oleh:
Sandra dan sally adalah dua gadis cilik yang tinggal di sebuah rumah mungil dekat taman kota. Setiap sore, jika tidak hujan, sandra dan sally diajak ibu mereka ke taman.

Kupu Kupu Yang Cantik

Oleh:
Di suatu pagi yang cerah, tampak dua anak yang sedang berjalan menuju ke sekolah. Dua anak itu bernama Shelia dan Cinta. Namun saat di tengah perjalanan mereka berdua tiba-tiba

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *