Misteri Jalan Angker

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 8 June 2018

“Fita fita lo udah denger berita tadi gak?”
“berita apa mai?”
“itu loh firman”
“firman kenapa?”
“dia tadi kesurupan waktu lewat jalan angker itu”
“ooh”

“fir gimana kalo kita nanti selidikin jalan itu? mau nggak?
“boleh juga sih mai, lagian orang orang yang lewat dari jalan itu sering liat penampakan gjtu, kayak orang bawa obor lah, ngerokok di atas pohon lah, ibu ibu jalan tengah malam, aah pokoknya banyak deh”
“oke fix aku nanti ngajak dito, lukman, cita, dedy buat teman kita berdua gimana setuju?”
“oke mai kita berangkat pukul 21.00 oke?”
“oke fir”

Singkat cerita kami sudah kumpul di depan rumahku. kami pun segera pergi. Sewaktu jalan bulu kuduk kami merinding karena ada dengar suara jeritan minta tolong.
“woi kalian liat itu gak?”
“liat apa cit?” seruku
“itu fir itu kan ada anak anak lagi nangis, kita tolongin yah kasian.” ucap cita
“ha? anak anak? perasaan di situ kan rumput ilalang yang gak mau mati itu cit, apa jangan jangan?”
“huss udah udah kita selidiki lagi yok” ujarku

Beberapa menit kemudian dedy tertinggal di belakang sewaktu kita mau lihat dia dia gak ada lagi, bulu kuduk kami kembali merinding.

Esoknya kami pergi ke jalan itu lagi jam 13.00, kami mencium bau gak sedap, setelah kani selidiki ternyata dedy. ya kami meninggalkan dedy karena kami cari cari gak ketemu. Dedy mati mengenaskan matanya tercongkel mulutnya mengeluarkan belatung, memang siapapun yang melewati jalan itu akan mati mengenaskan.

Cerpen Karangan: Amoy Nainggolan
Blog / Facebook: Moy Amoy Amoy

Cerpen Misteri Jalan Angker merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Natania

Oleh:
Malam ini sungguh sunyi, suara derit pintu membuatku semakin takut, lampu yang berkedip-kedip menambah kesan horor kamarku, tak tahan dengan suasana ini, aku berlari keluar kamar. Dan yang kudapati

Pembalasan

Oleh:
Sore itu, hujan yang beradu dengan angin menghantam di sebuah daerah perumahan yang terbilang masih layak huni. Petir sesekali melontarkan geramannya, gelap menyelimuti langit walau matahari sebenarnya masih bersembunyi

Hantu Pohon Beringin

Oleh:
Ada sebuah Pohon Beringin, di desa Laila, konon katanya Pohon Beringin itu memiliki arwah penunggu, karena Pohon itu milik seorang Dokter. Suatu hari Dokter itu, pergi berbelanja ke mall,

Gambar Lukisan Kutukan

Oleh:
Ashley dan Sarah sedang melihat-lihat gambar lukisan untuk membeli, lalu melihat ada foto lukisan bergambar wanita cantik berambut panjang dan bergaun putih. Ashley dan Sarah menjadi tertarik dengan foto

Kisah Sebuah Saung Tua

Oleh:
Di sebuah lapangan yang luas di Desa Asri, tampak pemandangan yang tak asing lagi bagi warga sekitar. Apalagi kalau bukan anak-anak yang bermain dengan riang di saat sore hari?

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *