Misteri Suara Tangisan Di Tengah Danau

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 27 June 2018

Danau di dekat rumah Dony terkenal angker. Banyak orang tak berani ke danau itu. Karena, dulu ada seorang gadis kecil yang tenggelam di danau itu saat menaiki perahu dan mayatnya belum ditemukan sampai sekarang. Kerap terdengar suara tangisan, dan suara tertawa.

Suatu sore pada pukul 16.00, Dony akan sepedaan bersama 2 temannya yang bernama Sasya dan Anton. “Yuk berangkat!” “Ayuk!!!” mereka bersepeda keliling kampung. 3 teman itu sempat melewati dan beristirahat di danau angker itu.

“Eh kita kok jadi istirahat di sini ya?” Sasya ketakutan. “Eh gak papa kali, emang ada apa?” tanya Anton, sok pemberani. “Kamu gak tau, Ton? Danau ini tuh angker!!!” jelas Sasya panik. “Halah ini tu masih sore, ngapain takut? Kalau ada hantunya kita tinggal pergi” kata Anton santai. Sedangkan, Dony hanya diam saja melihat perdebatan Sasya dan Anton.

Tiba tiba, mereka mendengar suara tangisan. “huhuhuhu, tolong akuuu… huhuhu” mereka bertiga bergidik ngeri. “kalian denger gak?” “De.. denger!!” Lalu, Sasya dan Anton pun siap siap mengayuh sepeda. Sedangkan, Dony menoleh ke danau itu, ia melihat seorang gadis kecil sedang berjongkok di atas perahu dengan kulit yang pucat dan wajahnya tertutup rambut. Gadis kecil itu mengenakan gaun hitam selutut.

Malam hari, di dalam mimpi Dony, arwah gadis kecil yang tadi Dony lihat di danau, berkata kepada Dony. “Dony, tolong carikan mayatku di dalam danau dan kuburkanlah dengan layak, dengan begitu, aku tidak akan mengganggu kalian lagi dan danau itu akan menjadi danau yang indah” Dony pun terbangun. “Ini sebuah petunjuk!” gumam Dony. Dony pun tertidur kembali.

Hari Minggu…
Para warga sudah dijelaskan dan diceritakan oleh Dony tentang mimpinya semalam dan kejadiannya di danau dengan Sasya dan Anton. Dengan kerja sama, para warga pun mencari mayat gadis kecil di danau. 3 jam kemudian, mereka menemukan tulang belulang gadis cilik itu. Lalu, mengurus dan menguburkannya di makam desa itu.

“Syukurlah, sekarang kita tak perlu takut lagi untuk bermain di danau ini dan harus hati hati” pesan pak RT. Sekelibat, Dony melihat arwah gadis cilik itu tersenyum pada Dony dengan wajah yang cantik dan melambaikan tangan. Seketika arwah gadis cilik itu hilang menuju surga.

Tamat

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Blog / Facebook: santi artha
Hai, semoga cerpenku dimuat ya dan tolong komen dan kritik nya di bawah…
terimakasih

Cerpen Misteri Suara Tangisan Di Tengah Danau merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Buku Hero

Oleh:
Panji adalah seorang anak laki laki kecil. Ia baru saja genap berusia 9 tahun dua hari yang lalu. Sekarang ia sedang duduk di kelas 3 sekolah dasar. Ia bersekolah

Hujan Pembawa Berkah

Oleh:
Di siang hari yang panas Adi pulang sekolah dengan senangnya sambil tersenyum sepanjang perjalanan pulang ke rumah, sesampainya di rumah orangtua adi melihat adi dengan herannya. “Adi kenapa kamu

Dunia Tulis Menulis

Oleh:
Selly sedang di kamarnya sembari menulisi buku kesayangannya. Kalian ingin tahu kan, Selly sedang menulis apa? Yap, Selly sedang menulis sebuah Cerpen. Memang, sudah puluhan cerpen Selly membuatnya, ia

Seutas Harapan Akan Selalu Ada

Oleh:
Bintang-gemintang nan indah seolah takjub melihat sosok anak ini. Diam tepekur, entah apa yang ada dalam pikirnya. Seraya mendongak takjub ke langit, sungguh mempesona wajahnya, guratan wajah cerianya. Aku…

Kisah Merak yang Sombong

Oleh:
Pada suatu hari, ada seekor merak yang memiliki bulu yang sangat indah. Tapi sayang, ia sangatlah sombong hingga ia hampir tidak punya teman. Semuanya menjauhinya karena ia terlalu sombong

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *