My Little Doll

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 16 January 2018

Hari ini adalah hari ulang tahunku yang ke 17, semua sahabat dan keluargaku memberi hadiah padaku, aku sangat senang mendapat kado dari mereka semua. Di antara semua kado yang tertumpuk di hadapanku ada satu kado dengan bungkus kado berwarna merah muda yang menarik perhatianku, segera kuraih kado itu dan membuka bungkusnya, ternyata isi di dalamnya adalah boneka teddy bear berukuran kecil

“Cihh gua kan udah gede, ya kali gua masih maen boneka ginian” ucapku sambil melemparnya ke tong sampah di kamarku,

Setelah letih membuka semua kado aku pun bergegas tidur dan jam telah menunjukan pukul 10 malam, kubaringkan tubuhku di atas kasur namun aku dibuat terkejut saat kulihat boneka teddy bear tadi ada di kasurku
“Loh bukannya boneka ini udah gua buang ke kotak sampah yah, kok bisa ada sini” kataku terkujut

Aku merasa ada keganjilan pada boneka tersebut matanya seperti bergerak memperhatikanku “Ihh ini boneka bikin parno aja deh, jadi susah tidur kan” gerutuku kesal.

Kuambil boneka itu lalu ku buang ke dapur, namun saat aku kembali ke kamar, aku terkejut boneka itu ada di meja belajarku “Ih aneh banget perasaan tadi udah gua buang, kok ada di kamar lagi ya” aku semakin merasa ada yang aneh pada boneka tersebut.

Tiba tiba boneka tersebut mampu berdiri sendiri. Aku sontak kaget berharap ini hanyalah mimpiku dan segera bangun dari mimpi burukku “Ini pasti cuman mimpi, mimpi, mimpi” ucapku menyakinkan diri.

Ketakutanku semakin menjadi jadi saat boneka itu menggenggam sebuah bolpoin yang ada di meja belajarku, aku teriak histeris namun rasanya bibirku terkunci rapat. Aku duduk memeluk lutut sambil menangis tersedu sedu.

Tiba tiba lampu di kamar ku mati aku semakin merasakan aura aneh, ingin rasanya aku berlari keluar kamar namun kaki ini tak mampu untuk bergerak, lututku terasa lemas untuk berjalan saja rasanya tak mampu.

Perlahan boneka itu mendekatiku dengan mengenggam bolpoin dan ************** ke bola mataku yang kanan, aku merasakan sensasi perih yang luar biasa tak puas dengan sakit yang kurasakan, boneka itu kembali *********** bolpoin ke bola mataku yang kiri.. Aku semakin tak kuasa menahan rasa perih yang amat sangat saat boneka itu ********** kedua bola mataku. Tubuhku semakin lemas dan semua menjadi gelap terakhir kulihat boneka itu tersenyum puas.. Senyum yang mengerikan

Tamat

Cerpen Karangan: Dinda Tiara Gita Sumanda
Facebook: Dindaatiaraa Real Comson Idr

Cerpen My Little Doll merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tumbal Telapak Tangan

Oleh:
Bangunan berlantai tiga dengan warna biru yang terlihat telah memudar. Ada sedikit cat yang sudah mengelupas sehingga menampakkan warna asli bangunan itu, putih. Bangunan yang sebenarnya adalah tempat dijualnya

Norma Comaccos

Oleh:
Aloha, bertemu lagi denganku, Comaccos. Memangnya, sebelumnya kita pernah bertemu? Hahaha tentu saja tidak! Maukah kalian membaca kisahku? Hmm.. jika tak mau pun, akan kupaksa kalian agar tetap membacanya.

Umbrella

Oleh:
Aku harus cepat membereskan pekerjaanku dan harus segera pulang. Ini sudah terlalu larut, jam di dinding kafe menunjukkan pukul 10.03 pm, dan biasanya aku pulang pada pukul 09.00 pm.

Ghost of Shania (Part 1)

Oleh:
“Dik, mana jambunya?!” teriakku lantang mendangak ke arah pohon jambu itu. Di salah satu dahannya si Dika berusaha memetik satu persatu jambu dan menjatuhkannya ke arah kami. “Iya.. iya,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *