My Twins

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 20 January 2018

Hari ini shania tampak tidak bersemangat pergi ke sekolah, dia berjalan di koridor dengan langkah gontai. Di luar langit tampak mendung disertai hujan gerimis tampaknya pagi ini cuaca sedang tidak bersahabat, dingin. Sesekali shania merapatkan sweeter yang menempel di tubuh mungilnya meskipun jam menunjukan pukul 7.15 namun shania tidak melihat ada siswa lain yang sudah datang ke sekolah mungkin karena di luar hujan gerimis membuat siswa sedikit terlambat ke sekolah.

“shania!!” tiba tiba dari ujung koridor ada seseorang yang memanggil namanya sontak shania menoleh ke belakang sumber suara
“siapa ya?” shania menyipitkan metanya untuk memastikan siapa yang memanggilnya nampak seorang gadis berlari ke arahnya sambil melambaikan tangan
“hai” sapa gadis itu riang
“hai juga, kamu siapa?”

“aku tania”
“murid baru yah kok aku belum pernah liat kamu?”
“iyah, aku kembaran kamu loh. Liat muka kita mirip kan?”
Shania terkejut saat mendengar bahwa tania adalah kembarannya, seingatnya mamanya tidak pernah memberi tahunya bahwa ia memiliki kembaran

“mana mungkin. Mamah gak pernah cerita kalo aku punya kembaran. Muka kita memang mirip tapi itu cuman kebetulan aja” kata shania
“denger yah aku itu kembaran kamu, aku iri kenapa kamu yang ditakdirkan hidup tapi aku nggak”

Tiba tiba suasana tampak berubah menjadi gelap seiring angin yang berhembus. Perlahan tania berubah menjadi sosok yang menakutkan kedua bola matanya nampak putih raut wajahnya menyeramkan dengan gigi runcing tajam di mulutnya membuat shania ketakutan dan akhirnya pingsan.

“sayang kamu udah sadar nak”
“aku di mana mah?
“kamu ada di uks sayang, tadi sekolah telepon mamah katanya kamu pingsan di koridor” kata mama shania

“mah kenapa mamah ngerahasiain kalo sebenernya shania punya kembaran yaitu tania, kenapa mah?”
“kamu tau dari mana, maafin mamah sayang mamah rahasiain ini dari kamu supaya kamu gak sedih. Tania meninggal saat berusia 6 bulan karena demam tinggi” jelas mama shania
“tadi arwah tania datengin shania mah, shania takut”

“ya udah pulang sekolah nanti kita ziarah ke makam kembaran kamu yah, supaya arwah tania di alam sana jadi tenang”
“iya mah” kata shania memeluk mamanya.

Sepulang sekolah shania dan mamahnya mendatangi makam tania untuk berziarah shania melantunkan ayat suci al quran agar arwah tania tenang di alam sana, nampak shania melihat arwah tania tersenyum kepadanya.

Tamat

Cerpen Karangan: Dinda Tiara Gita Sumanda
Facebook: Dindaatiaraa Real Comson Idr

Cerpen My Twins merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Penuduhan Pembawa Berkah

Oleh:
Sarah selalu kesepian, setiap hari dia harus membereskan seisi rumahnya, mencuci pakaiannya sendiri. Cape? urusan belakang. Dia anak mandiri di keluarganya, bahkan sangat mandiri. Kakaknya, Ibunya, Ayahnya membenci Sarah.

Just

Oleh:
Setelah mengalami kecelakaan yang hebat dan dirawat di rumah sakit untuk beberapa bulan akhirnya Rey bisa kembali bersekolah. Tapi, semenjak keluar dari rumah sakit itu, ada sosok makhluk gaib

Misteri Roh Di Dalam Topeng

Oleh:
Hari ini teman Fifi yaitu Sisi ulang Tahun. Sisi mendapat kado sepesial dari saudaranya yaitu Alya. kado sepesialnya itu adalah topeng berbentuk orang mulutnya menutup dan sedikit mengeluarkan Lidahnya.

The Hands

Oleh:
Oh, hari ini aku belum mengerjakan tugas matematika. Jadi, aku memutuskan untuk berangkat lebih awal. Pukul 5 aku sudah berada di sekolah. Suasana di sekolah sangat sepi. Dengan segera

The Photograph

Oleh:
Klik! Aku mengarahkan kamera pada seseorang yang terbujur kaku dengan keadaan mengenaskan. Tubuh orang itu hancur, tidak berbentuk. Kepalanya hampir pecah, tulang kakinya patah, bahkan salah satu jarinya hilang.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *