Never Accept Friend Request From Yourself

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi), Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 17 June 2021

Namaku Danny, dengan akun Roblox Danny679RBLX. Ini adalah cerita seramku.

Malam itu, Hujan petir melanda kotaku.
Aku duduk di kursi, menatap Komputerku dan bermain Roblox. Aku berpikir permainan apa yang harus kumainkan, karena aku bosan permainan apa lagi yang akan kumainkan. Aku teringat sebuah permainan di Roblox yang pernah kumainkan beberapa hari yang lalu, permainan yang kita harus melewati Rintangan dengan cara Parkour. Aku langsung mengambil HPku yang sedang duduk di meja komputerku dan menelepon temanku.

“Halo, bro. Kau masih ingat permainan yang kita mainin beberapa hari yang lalu? Permainan yang kita harus Parkour gitu loh” kataku. “Permainan itu… Jump the World kan?” kata temanku. “Nah iya! Main bareng di situ yuk!” aku mengajak temanku bermain. “Oke, bro. Kebetulan aku lagi online Roblox.” katanya. Aku menutup telepon dengan temanku dan langsung bermain permainan yang diberitahu temanku.

Aku mencari permainan: Jump the World di kolom pencarian permainan. Dan aku menemukannya. Aku langsung masuk ke server permainan itu.

Aku masuk ke server itu dan aku melihat temanku dengan nama akun FrostyMag49. Aku menyapa temanku di Chat. “Yo, bro” kataku. “Helo bung” katanya. “Kok sepi ya?” kataku. “Coba liat daftar pemain yang main disini, bro” kata Temanku. Aku membuka Daftar Pemain yang main disitu. Oh, ternyata hanya ada Aku dan temanku. “Cuma ada kita, bro” kataku. “Oh gitu, yaudah. Yuk langsung main.” katanya.

Aku dan temanku berlomba lomba menyelesaikan Rintangan Parkour di game itu, walau kita berdua sering jatuh dan mati. Tapi, itu tidak masalah. Karena ini hanya bersenang senang. Aku dan temanku tertawa sepanjang permainan.

Tiba tiba ada pemain bergabung ke server game. “Eh ada yang join” kataku. “Coba liat siapa dia deh” kata temanku. Aku melihat daftar pemain yang sedang main.

Apa yang…
Aku terkejut saat melihat Pemain itu. Pemain yang baru bergabung itu memiliki Nama akun yang sama persis dengan nama akunku, Danny679RBLX. Aku jadi takut bercampur heran. “Bro, kok nama pemain itu sama kyk punyaku ya?” kataku di Chat. “Gatau juga sih, mungkin Nge Bug, biasa Game Online.” kata Temanku. “Betul juga si, bro” kataku. Aku melanjutkan permainan dengan temanku, tak menghiraukan pemain “kembar” ku itu.

Beberapa menit kemudian…
Ada notifikasi dari Browserku, Google Chrome. yang muncul di bagian kanan bawah layar monitor. Aku melihat notifikasi itu, dari Situs Roblox yang bertuliskan

roblox.com
Someone want to be your Friend!

(Seseorang mau jadi temanmu!)
Aku pun sempat senang. Karena ada teman baru di Roblox. Aku klik notifikasi itu. Dan saat aku melihat siapa yang mau jadi temanku, aku terkejut.

Someone want to be your Friends!
Danny679RBLX want to be your Friends!
Accept | Decline

Apa? Diriku sendiri mau jadi temanku? “Hah? Ini aku? Mau jadi temanku?” kataku heran. “Ah, mungkin hanya Bug” kataku.
Aku merasa terganggu dengan notifikasi itu, biar notif itu hilang aku mengklik tombol “Accept”. Dan notifikasi itu Hilang. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi jika aku menerima pertemanan dari akun Roblox diriku sendiri. Tapi, aku menganggap itu hanya Bug biasa dari Game Roblox. Karena yah, game online sangat sering mengalami Bug. Aku pun melanjutkan permainan bersama temanku.

Beberapa menit kemudian
Jam 9 lewat malam. Aku masih bermain dengan temanku. Mengobrol dan tertawa.

Tapi, tiba-tiba…
Layar monitorku berubah menjadi Biru. “Ya Ampun… Kenapa BSOD? (Blue Screen of Death | Layar Biru Kematian)” kataku kesal. “Aku masih main, bro” kataku lagi. Aku menekan lama tombol Power PCku, berharap PCku mati dan menyalakan lagi. Tapi, itu tidak bekerja. Layarku masih berwarna biru, PCku masih menyala, Fan PCnya juga masih berputar dengan suara baling baling berputarnya yang khas. Aku pun menekan tombol Sleep di monitorku, untuk membiarkan Monitorku tetap menyala, hanya saja layarnya mati.

Kemudian
Ada notifikasi di HPku. Chat dari temanku.
“Eh, bro. Kenapa kamu Leave Server?” Dia bertanya. “Maaf, bro. Komputerku bermasalah.” kataku. “Ooooh, kok bisa?” Dia bertanya lagi. “Gatau juga nih, kayak begitu aja terjadi.” kataku. “Yaudah bro, semoga bisa baik lagi ya komputermu” kata Temanku. “Iya bro, makasih. Aku mau tidur ya, udah malam” kataku. Aku pun tidur.

Beberapa jam kemudian, Jam 3 Pagi.
Aku mengecek komputerku. Aku menekan tombol Power Monitorku. Layarnya sudah menampilkan Google Chrome dengan Situs Roblox yang terbuka. “Ah, akhirnya. Bisa baik lagi” kataku lega. Aku pun memainkan permainan Roblox lagi sebentar. Aku mau main permainan Favoritku di Roblox, Seri Murder Mystery. Aku membuka Daftar Permainan Favoritku.

Aneh…
Kenapa semua permainan Favoritku hilang dari Daftar Favorit? Aku kebingungan. Aku juga mengecek Daftar Temanku di Roblox.

Dan…
Hanya ada 1? Perasaanku temanku sudah belasan. Aku melihat siapa satu satunya Temanku di Daftar.

Hah?
Danny679RBLX?!
Diriku sendiri?! Jadi temanku?! Aku mengklik Profil diriku sendiri. Aku melihat Bionya. Sama persis sepertiku! Aku men-Scroll kebawah halaman. Dan aku menemukan permainan berjudul

ARE YOU READY?
by Danny679RBLX

yang berarti: Apa kamu siap?
dibuat oleh Danny679RBLX. Diriku? Sejak kapan aku membuat permainan itu? Karena penasaran, Aku membuka Server Permainan itu.

Saat, aku masuk kedalam server itu. Aku sedikit mengelilingi sekitar. Dan aku melihat Rumah. Aku mendekati Rumah itu.

“APA?! RUMAH INI MIRIP RUMAHKU DI DUNIA NYATA?!” Aku terkejut. “Emmm, ah. Kebetulan aja kyknya” kataku. Aku masuk ke rumahku di Roblox. Aku melihat ke seluruh bagian Rumah.
“Hah? Semua bagian Rumahku… Sama persis dengan Rumahku di dunia nyata!” kataku Kaget. Aku terus berkeliling rumahku di Roblox.

Sampai, aku di depan Kamarku. Anehnya, Pintu kamarku gak bisa dibuka, entah kenapa pintu kamarku gak bisa dibuka. Aku melihat sesuatu Dibalik pintu kamarku. Ada Label Nama Pemain.

XLBR976ynnaD

“Tunggu dulu…” kataku
XLBR976ynnaD… Dibalik jadi…
Danny679RBLX…

“APA?! ITU DIRIKU?!” kataku kaget. Aku pun langsung berlari ke ruang tamu Rumahku. Sempat ketakutan disana. Aku pun memberanikan diri pergi ke kamarku lagi. Saat aku berjalan mendekati pintu kamarku di Roblox, aku yang dunia nyata mendengar Suara Langkah kaki di balik Pintu kamarku di dunia nyata. “Apa itu?” kataku sambil menoleh ke belakang. Aku menoleh ke monitorku lagi. Aku berjalan ke depan Pintu kamarku Di Roblox. Aku mendengar suara langkah kaki lagi di Dunia nyata. Aku semakin takut. Aku kembali melihat monitorku. Pintu kamarku sudah bisa dibuka. Aku perlahan masuk kekamarku di Roblox. Aku melihat Karakter pemainku sedang di depan Komputer, sama dengan situasiku saat ini di dunia nyata. Aku mendekati karakterku.

Tiba tiba layarku muncul Statis statis Error. Suara Statis itu juga muncul. Aku semakin takut. Aku menoleh ke belakang…

Aku melihat KARAKTER PEMAINKU DI DUNIA NYATA, dengan Wajah yang berbeda dengan Karakter Pemainku. Dia memiliki Wajah menyeramkan, Mata yang melotot, Senyumnya yang Sangat Lebar. Dengan noda Darah di Mukanya. Aku melihat dia memegang Pisau tajam. Dia mendekatiku!

“AAAAAAAAAHHHHHHHHH”

Tamat

Diadaptasi dari Creepypasta (Cerita Seram) Game Online Ternama di Dunia, ROBLOX. Cerita berjudul : “never accept friend request from yourself” (Jangan pernah menerima permintaan pertemanan dari dirimu sendiri)
Ada perubahan karakter di Cerita versi saya. Versi aslinya bisa cari di Google. Creepypasta Roblox UndeadAlfieTV.

Cerpen Karangan: ATJD
Blog / Facebook: Gak punya
Kenapa saya mampir ke Cerpenmu dan bikin cerpen? Karena saya punya waktu gabut yang banyak

Cerpen Never Accept Friend Request From Yourself merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Miselium Fungida

Oleh:
Kota Kecil Fergcon, dibangun atas pegunungan dan hutan yang mengelilingi. Tepat dari arah utara jauh berkilo-kilometer jaraknya, kau dapat mendengar debur ombak yang dahsyat menghantam tebing bebatuan curam bertutupkan

Fireflies Over The Sea

Oleh:
Kutatap pemandangan indah nan unik yang tersaji di depan mataku. Entah apa lagi kombinasi yang lebih sempurna ketimbang matahari terbenam, suara debur ombak, semilir angin sejuk, dan kawanan kunang-kunang

Petak Umpet Malam Jumat Kliwon

Oleh:
“1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10!!!”, suara Ari menghitung angka, sementara teman yang lainnya bersembunyi, Robi berada di balik pohon jati keramat yang baru saja

Misteri Kamar Mandi Sekolah

Oleh:
Suatu hari, seperti biasa, Welda berangkat sekolah dengan penuh semangat dan menetapkan niatnya untuk belajar sungguh sungguh. Tapi apa takdir, sesampai di sekolah, ternyata gerbang sekolah sudah tertutup rapat

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *