Nyari Siapa Neng?

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 7 December 2018

Cerita ini kejadiannya ada di TPU Jeruk Purut. Kalian pasti tau dan pernah denger cerita tentang Hantu Pastor Kepala Buntung. Jika ada orang yang ingin mencari tentang hantu ini, orang yang nyari mesti ganjil (1, 3, 5…)

Aku diceritain oleh salah satu temenku. Jadi gini, ada 4 orang anak SMA yang benar-benar penasaran terhadap Hantu Pastor Kepala Buntung ini. Keempat anak SMA ini nyari hantu tersebut pada tengah malam, mereka sudah menunggu lama tetapi tidak ada keberadaan tentang Hantu Pastor Kepala Buntung. Karena ketiga temannya sudah tidak sabar lagi, mereka akhirnya berinisiatif untuk mencarinya dengan berkeliling TPU. Ada 1 orang yang tidak mau ikut dengan alasan capek karena sudah nunggu lama dan ingin tetep tinggal di mobil.

Sepakatlah ketiga orang tadi untuk mencari hantu tersebut dan tinggallah sendiri si cewek itu di mobil sendirian. Si cewek tersebut akhirnya tertidur kurang lebih 1 jam, tidak beberapa lama ada yang mengetok jendela mobil.
“Duk… duk… duk… (mengetok jendela mobil)”. Si cewek tersebut bangun dan mendapati ada seorang bapak-bapak yang berdiri di samping jendela mobil.
“Kenapa, Pak? Ada masalah apa?” tanya Si cewek sembari menurunkan jendela mobilnya.
“Kok sendirian di sini malem-malem?” tanya balik Si bapak kepada cewek tersebut.
“Tadi ada 3 temen saya sedang keliling, Pak” balas Si cewek tersebut.
“Emang temen Neng lagi nyari apaan?” tanya Bapak tersebut penasaran.
“Tadi sih kita berempat nunggu di sini buat nyari Hantu Pastor Kepala Buntung tetapi ndak ketemu, akhirnya mereka bertiga sepakat untuk keliling nyari Si hantu” jawab Si cewek tersebut sambil tersenyum.
“Ohhh, hantu kepala buntung ya? Yang seperti ini ya, Neng?” jawab Si bapak tersebut sambil mencabut kepalanya dari leher dan tertawa.
Si cewek tersebut spontan teriak-teriak yang membuat ketiga temannya tadi kembali lagi untuk mengecek keadaan temen yang ada di mobil.

Si cewek sudah seperti orang gila yang syok dan stress lah. Denger-denger Si cewek tersebut sudah menjadi gila beneran dan sekarang ada di RSJ.

Pelajaran yang dapat dipetik dari kejadian ini, jangan pernah mengusik keberadaan orang yang sudah meninggal lebih baiknya kita mendoakannya agar mereka bisa tenang di alam sana.

Cerpen Karangan: M Yusuf Abul Mahasin
Facebook: facebook.com/distrikutarapekalongan
Masih belajar dan perlu banyak wawasan

Cerpen Nyari Siapa Neng? merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Jasad Mati Roh Hidup (Astral Projection)

Oleh:
Malam ini aku harus bergadang lagi untuk mengerjakan tugas kampus, OMG dosennya tidak pengertian banget sama mahasiswanya. Ku lihat jam di laptopku jam sudah menunjukkan pukul 01.20. Ya Tuhan

Dark Peak

Oleh:
Kepindahan keluargaku kali ini benar-benar membuatku kesal. Ya. Keluargaku memang seperti manusia goa yang hidup nomaden. Berpindah dari kota satu ke kota lainnya. Tapi kali ini, Dad dan Mom

Kuil Tua Pembawa Jiwa

Oleh:
“Andai pada waktu itu, aku berhasil menghalang mereka… Aku tak akan dikejar rasa bersalah seperti ini”. Ucap seorang remaja wanita bernama alejandra. Yang termenung di bawah rembulan malam. 2

Suara itu

Oleh:
“Aurrelia? Cepat bangun! Kamu harus sekolah sayang” kata bunda, “huaammmm, aku masih mengantuk bunda” ujarku sambil terus mengusap mata. Lalu bunda membelai rambutku “ayo bangun sayang, bunda tunggu di

Di sanalah Semuanya Berakhir

Oleh:
Ku susuri lorong belakang sekolahku, seusai jam kegiatan tambahan. Gelap menyelimutiku sore ini, membuat jantungku berdetak kencang. Bulu kudukku berdiri, mengingat betapa seramnya kisah masa lampau dari bangunan tua

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *