Ruang Bawah Tanah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 16 October 2018

Amel dan keluarganya barusan pindah di rumah baru. Rumah barunya lebih besar dan memiliki ruang bawah tanah.

“Kak, ke ruang bawah tanah yuk!” ajak Imel, adik Amel.
“Ke ruang bawah tanah?” Amel mengernyitkan dahinya.
“Jangan ah, serem kan” tambah Putri, teman Amel yang berkunjung ke rumah Amel.
Karena Imel merengek, akhirnya mereka menurutinya.

Di ruang bawah tanah, sangatlah gelap dan pengap.
Tiba tiba mereka mendengar suara tangisan. “Tolong aku, laparrrr” rintihnya.
Mereka bertiga mulai ketakutan. Amel menyalakan senternya. Ia melihat di pojokan, ada wanita berambut panjang yang berjongkok di situ. Wanita itu menoleh ke arah Amel, Imel dan Putri. Wajahnya retak, matanya hanya satu dan mulutnya sobek sampai ke telinga. Wanita bermuka buruk itu berjalan tergopoh gopoh berjalan ke arah kami.

“Uwaaaaa!!!” Amel, Imel dan Putri berlari menuju tangga. Tapi, naas, Putri berhasil digeret oleh wanita itu. Leher Putri digigit. Dan Putri dimakan oleh wanita itu.

Sejak saat itu, ruang bawah tanah dikunci erat erat. Tidak boleh ada yang memasuki ruang bawah tanah itu lagi. Sedangkan, Amel dan keluarganya pindah ke rumah baru lagi yang lebih aman dan nyaman.

Apa kalian masih berani pergi ke ruang bawah tanah?

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Blog / Facebook: santi artha

Cerpen Ruang Bawah Tanah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


My Cupcakes

Oleh:
Di suatu sekolah, ada seorang murid yang sangat menggemari Cupcake. Namanya adalah Ree. Mama Ree sangat menyukai Cupcake. Mereka sering membuat bermacam-macam Cupcake. Cupcake itu pun sering dibagi-bagikan kepada

Komik Buatanku

Oleh:
“Hai Ra!, selamat pagi!” sapa Syifa. “Hai juga Fa!, kamu kok kelihatan ceria sekali hari ini?” tanyaku. “Ya iya dong, Aku habis dapat hadiah banyaakkk.. buku” kata Syifa. “Wow!,

Dibalik Diamnya Sahabat

Oleh:
“Dinda. Cica,” panggil seorang anak perempuan berambut ikal dikucir kuda, namanya Talia. Ia menatap heran ketika kedua sahabatnya itu diam saja saat dipanggil olehnya. Kemudian ia memutuskan untuk menghampiri

Penting Niatnya Sayang

Oleh:
Pagi itu, Arina diajak ayahnya jalan-jalan ke pasar. Arina yang belum pernah datang ke pasar tradisional, tak menyangka dengan keadaan yang ada. Benar-benar di luar dugaannya. Pasar itu sangat

Roti Bundar

Oleh:
“Tambah roti bundarnya,” pinta Dani kepada ibunya. Ibunya menambah beberapa jumlah roti bundar di atas piring Dani. Dani meraih sepeda birunya lalu mengayuhnya dengan bernyanyi-nyanyi riang. Bekal siangnya hari

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *