Taman Bermain

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Horor (Hantu), Cerpen Nasihat
Lolos moderasi pada: 25 September 2021

Saat sore hari, ibuku meneleponku untuk segera datang ke tokonya, dikarenakan ayahku akan pulang terlambat dari kantornya, aku pun segera bersiap siap menuju toko buku milik ibuku.

Saat di perjalanan menuju toko ibu, aku melihat seekor anak kucing, anak kucing tersebut berlari menuju taman bermain yang sudah lama ditinggalkan, di sana terlihat ada seorang anak perempuan yang sedang bermain ayunan, tapi…, kenapa ayunan tersebut tampak baru?, bukankah taman bermain ini sudah lama ditinggalkan?, “mungkin ayunan itu baru saja dipasang” ujarku, lalu aku berlari menuju toko ibu, dan meminta izin untuk bermain di taman tadi, ibu ku mengijinkan, lalu aku kembali menuju taman tadi.

Ternyata anak perempuan itu masih ada, aku berpikir untuk berkenalan dengan anak itu, “hai, siapa namamu?” ucapku “Diana” ucapnya singkat “hai Diana aku zizi” ucapku sambil tersenyum “boleh aku bermain bersamamu diana?” tanyaku, diana hanya mengangguk, aku heran, kenapa wajah diana sangat pucat, dan kucing yang ada di pangkuannya seperti ingin menerkamku.

Lalu aku kembali bertanya “diana, apa kau sakit?” perempuan itu menggeleng, aku bertanya lagi “lalu mengapa wajahmu pucat?” dia tidak menjawab “maaf jika aku terus bertan-” ucapku terpotong karena bu susi (tetanggaku) tiba-tiba memanggilku “zizi, apa yang kau lakukan?” ucap bu susi, “aku hanya sedang bermain ayunan bersama temanku” ucapku “lalu mana temanmu?” tanyanya “dia ada di sampingku, apa kau tak melihatnya?” ucapku, “tidak ada orang di sampingmu, kau dari tadi juga berbicara sendiri, ada apa denganmu zi?”, lalu aku menoleh ke arah diana, diana tampak tersenyum ke arahku.

Perlahan lahan diana berubah menjadi sosok hitam besar, aku berteriak ketakutan, aku langsung beranjak dari ayunan, dan berlari sekencang mungkin, tetapi aku tertangkap oleh sosok tersebut “AKU MENANGKAPMU, AKU MENANGKAPMU ZIZI, HAHAHA”.

“zizi, bangun nak, sudah siang, kamu akan terlambat ke sekolah” aku langsung bangun dari tempat tidurku dengan keadaan berkeringat, “apa kau mimpi buruk?” tanya ibuku “iya bu.., aku sangat takut, mimpinya serem” ucapku “zizi udah berdoa sebelum tidur?” kata ibu ku “emm, belum bu, hehe”, “itulah sebabnya kamu mimpi buruk, sebelum tidur, zizi harus baca doa dulu, supaya zizi ga mimpi buruk, paham nak?” “iya bu.., zizi minta maaf, zizi ga bakal ngulangin lagi”

Pelajaran yang dapat di ambil dari cerpen ini adalah “jangan lupa baca doa sebelum tidur, agar tidak mimpi buruk”.

Cerpen Karangan: Nur Asyifa Febrianty
Blog / Facebook: syifaa

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 25 September 2021 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com

Cerpen Taman Bermain merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Boneka Kelinci yang Seram

Oleh:
Sebelum saya menceritakannya saya akan mengenalkan diriku terlebih dahulu. Nama saya Josh umur 13 tahun. Nama adik saya Jessica 4 tahun. Suatu ketika, saat Jessica berulang tahun, temannya memberikan

Happy Mothers Day

Oleh:
Namaku Thalita Amara Permatasari. Kalian bisa memanggilku Amara. Aku duduk di kelas lima SD. Aku mempunyai seorang kakak perempuan bernama Nayla Amira Permatasari. Kak Nayla akrabnya. Kak Nayla duduk

Don’t Look The Mirror

Oleh:
Suatu hari di Distrik Gangnam, di sebuah rumah mewah terlihat 4 orang remaja putri yang sedang berdiskusi untuk membuat tugas proyek sains yang diberikan oleh guru mereka. Mereka mengerjakannya

Kasih Sayang

Oleh:
Hai! Kenalkan namaku keke. Keke anak primary 5. Keke mempunyai kakak bernama tita. Tita elmentry 2. Tita dan keke tidak pernah akur. Setiap hari mereka selalu berantem. Hari ini

Sahabatku

Oleh:
Sekitar jam 12 malam, terdengar deringan handphone, kemudian di ambil handphone itu oleh tiara “Hallo, siapa yah?” “ini aku kak Nanda!” “iya kak, ada apa malam-malam begini telfon?” “Tiara,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *