Teman Tak Kasat Mata

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 7 April 2021

“Salma, cepetan beresin barang barang kamu tuh” celoteh kak Arfan pada Salma, kami baru saja pindah rumah.
Salma pun langsung menjawab “iya kak”. Salma pergi ke kamar barunya yang penuh dengan sarang laba laba yang menggantung. Kamar baru Salma sangat seram. Salma pun membersihkan dan merapikan barang barangnya.

“Ah, selesai juga” ucap Salma.

Orangtua Salma dan kak Arfan makan siang di rumah barunya. “udara di sini agak sejuk ya Bun” jawab kak Arfan kepada bundanya. “iya fan kan lokasinya dekat pegunungan, jadi sejuk udaranya.” jawab bunda. “Bun, aku nanti mau main dekat sana ya Bun, itu ada ayunan nya Bun.” “iya Salma boleh kok asal jangan jauh jauh ya” jawab bundanya Salma.

Salma pun selesai makan siang dan langsung ke hutan. “ah sejuk banget” ucap si Salma.

Tiba tiba, ada boneka di balik semak semak. “itu boneka siapa ya?” gumam Salma sambil membersihkan boneka tersebut. dan ada anak di balik boneka tersebut. “hai” sapanya. “iya, kamu siapa ya?” tanya Salma. “kamu jangan takut perkenalkan nama aku kira.” jawab sosok anak misterius tersebut. Salma pun mengajak anak itu tadi ke rumahnya. Salma langsung tidur dan bermain bersama kira.

Kak Arfan bingung, dan mengecek kamar salma. karena Salma berbicara sendiri di dalam kamar. *sal, kamu main sama siapa?” tanya kak Arfan. “aku main sama kira. dia itu sahabat aku kak.” jawab Salma. “hah? ga ada siapa siapa kok” “ada kak. itu di samping aku” jawab Salma sambil memegang boneka.

Kak Arfan pun mengadu pada bunda dan ayah nya. “yah Bun Salma itu agak aneh tau, dia itu punya sahabat tapi aku gak bisa melihatnya” kata arfan. kemudian ayah dan bunda pun mengecek kondisi Salma dan memanggil pak Cipto, ustad kampung setempat, Pak ustad pun beranggapan bahwa Salma merupakan anak indigo, dan pak ustad merasa bahwa sahabat yang dibawa sama salma itu adalah anak dari orang yang sebelumnya menempati rumah salma.

Orangtua Salma pun pindah rumah, dan akhirnya orangtua Salma mencari pemilik rumah mereka, dan mereka berjumpa bersama pak Harto. Sebenarnya kira itu adalah anaknya pak Harto yang meninggal saat ia bermain ayunan dan terjatuh. sementara rumah itu ia jual dan ia pindah ke desa lain.

Salma akhirnya diobati oleh pak ustad. salma pun sadar bahwa kira itu sudah meninggal, dan Salma pun menangis haru dan mengajak orangtuanya agar pindah rumah lagi.

Tamat

Cerpen Karangan: Kassa Nurul Aisha
Blog / Facebook: KassaNa
Halo guys ini nih cerpen aku yang baru.
Semoga kalian suka ya

Cerpen Teman Tak Kasat Mata merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kerja Kelompok

Oleh:
Kriing, kriing, bel tanda masuk kelas berbunyi. Semua murid masuk ke kelasnya masing-masing!. Begitupun di kelasku. “Kevin, siapkan!” Ucap Bu. Fasya. “Siap, berdiri. Memberi salam!. Duduk kembali, berdo’a mulai!!”

Welcome To My Japan

Oleh:
Grissel, yap! Nama lengkapnya adalah Grissel Fanabishi Noi Sakurashi. sungguh panjang bukan? Dia biasanya dipanggil dengan sebutan Grissel atau jika temannya sedang iseng dipanggil dengan ‘Sel Tubuh’. Dia akan

Lelaki Setengah Waras

Oleh:
Rindu itu membuat air mata kering, satu-satunya waktu yang tak ingin ku lewati adalah malam, setiap kali langit berubah pekat, aku selalu kelaparan, maksudku begini -mataku lapar ingin memangsa

Dari Musuh Jadi Sahabat

Oleh:
Chesya, itulah nama gadis ini. Dia itu gadis yang sangat cerdas berprestasi baik, lemah lembut, sopan santun, rajin, ramah, dan jujur. Dia anak orang kaya raya yang rendah hati

Perasaan Ku

Oleh:
Malam ini aku tidur lebih awal, tidak seperti biasanya aku akan tidur setelah film yang ku tunggu selesai, alasan aku tidur lebih awal sebenarnya aku tidak ingin disuruh Ibu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *