Teru Teru Bozu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu), Cerpen Jepang
Lolos moderasi pada: 27 March 2018

Kisah ini bermula saat seorang anak dari Jepang yang bernama Asami Akari. Ia adalah seorang anak semata wayang dari kedua orangtuanya. Sekarang ia hanya tinggal bersama ayahnya karena ibunya sudah lama meninggal ketika melahirkan dirinya. Ia biasanya dipanggil dengan nama Akari.

Akari bersekolah di suatu sekolah elit dan ternama di Jepang. Pada suatu hari, Akari sedang berada di kamarnya sambil membaca sebuah buku novel yang baru dibelinya. Karena saat itu sedang terjadi hujan deras. Dalam hatinya ia berkata.
“Duh, kenapa ya harus hujan” katanya sambil merasa kesal.

Karena bukunya sudah selesai dibaca. Akari merasa bosan dan akhirnya membuka laptopnya. Kemudian di laptopnya muncul sebuah web yang berjudul “Teru-Teru Bozu” dan segera membukanya. Web tersebut pun terbuka dan ia mulai membacanya. Ia pun akhirnya mengetahui legenda boneka Teru-Teru Bozu yang ternyata merupakan boneka pengusir hujan yang berasal dari Jepang. Cerita itu bermula saat seorang biksu yang dipotong kepalanya oleh warga dan akan membalas dendam melalui boneka itu dengan membunuh sahabat dan orang dari membuat boneka itu.
Akari pun mencoba untuk membuat boneka itu sesuai dengan perintah dari web. Ia berharap besok tidak akan hujan.

Keesokan paginya ayah memanggilnya dan berkata.
“Akari, turun nak ayo kita sarapan!”.
Akari pun menjawab. “Baik yah”. Akari pun segera turun ke ruang makan.

Setelah itu Akari diantar ayahnya ke sekolahnya menggunakan mobil sedangkan ayahnya segera pergi ke kantor sesudah itu. Tetapi di tengah jalan tiba-tiba turun hujan. Akari merasa kesal tetapi ia tetap berharap agar hujan cepat reda. Perlahan-lahan hujan pun reda. Akari merasa senang.

Akari pun sampai di sekolah yang mulai ramai. Tetapi tiba-tiba terdengar berita bahwa salah seorang teman Akari yang bernama Eriko Fumio meninggal dalam keadaan yang mengenaskan. Suasana yang riuh berubah menjadi sunyi senyap. Terasa kesedihan yang mendalam dari semua teman baik Eriko.
Akari juga merasa sedih dan merasa aneh karena Eriko ditemukan meninggal dengan ditemukan sebuah boneka di samping jasadnya yang merupakan boneka teru-teru bozu. Tetapi Akari menepis perasaannya itu.

Tetapi sejak hari itu banyak teman dari Akari yang meninggal secara mengenaskan. Sama seperti kematian Eriko. Karena kejadian itu sering terjadi Akari mulai merasa bahwa perasaannya itu benar. Karena semakin hari boneka itu semakin menggangu dirinya. Sehingga suatu hari ia membuang boneka itu. Tetapi boneka itu kembali menggantung di jendelanya. Semakin hari Akari merasa takut karena hal itu. Hingga ia mengetahui bahwa boneka itu tidak dapat dibuang dan akan kembali lagi.

Karena semakin hari selalu seperti itu Akari tidak tahan dan ia bunuh diri. Sejak itu siapa pun yang mulai membuat itu Akari juga akan membunuh mereka. Termasuk kamu yang lagi baca cerita ini. Hingga sekarang tidak diketahui misteri sesungguhnya Teru-teru Bozu itu.

Cerpen Karangan: Rhema Rariu Ayudieny
Instagram: rhema_rariu_dieny
Tanggal lahir: 22 Oktober 2005.
Alamat: Jalan Negara RT 3 Nomor 16.
Hobi: Menulis, membaca, menggambar dan melukis.
Ini adalah cerpen keduaku semoga di muat dan beri komen atau kritik supaya bisa lebih baik.

Cerpen Teru Teru Bozu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ruangan itu

Oleh:
Hari ini tidak seperti hari-hari biasanya, semua siswa ketakutan setelah mengalami insiden itu. Temanku yang memasuki ruangan itu meninggal, temanku yang bernama Chanzeol biasa kupanggil chan-chan, dia suka sekali

Perasaan Ku

Oleh:
Malam ini aku tidur lebih awal, tidak seperti biasanya aku akan tidur setelah film yang ku tunggu selesai, alasan aku tidur lebih awal sebenarnya aku tidak ingin disuruh Ibu

Secarik Kertas Putih

Oleh:
Ibuku meninggal tiga tahun silam. Almarhum ibuku memberikan aku secarik kertas putih. Ibuku berpesan kepadaku, jika aku merindukannya maka tulislah di kertas itu bahwa aku tengah merindukannya. Jika aku

Hantu Rumahku

Oleh:
Malam ini tak seperti biasanya.. Nisa sulit sekali untuk tidur meskipun jam di dinding kamarnya menunjukan pukul 12 malam. Nisa teringat cerita fani sahabat karibnya yang mengatakan rumah yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Teru Teru Bozu”

  1. anna tifanny says:

    EMANG BENER YAK?

  2. Fathia Salsabila says:

    What?? Bagus sihh… Tapi, kok buat merinding yah? :-/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *