Wanita Malam

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 17 November 2021

Langit mendung. Awan hitam menghias di angkasa malam. setetes air membasahi wajah Andi, seorang pria paruh baya biasa yang sedang duduk sendiri sambil ditemani secangkir kopi hitam di pojok kedai milik temannya.

“Hujan” katanya.

Sesekali motor berlalu lalang. Kerlap kelip cahaya remang-remang kedai itu membawa kesunyian bagi tuannya.

Hujan tampak semakin deras. Suara riuh perlahan membawa suasana dingin nan tenang. Meski begitu, sesaat Andi membalikkan bola matanya. Ia tertegun, wajahnya menatap lurus kearah seberang jalan. Sebuah Halte biru ditepi jalan, di sudutnya terlihat seorang wanita duduk sendiri. Menatap kosong kearah jalan beraspal hitam.

Bermaksud ingin menghampiri, tapi ia mengurungi niatnya itu.
“Siapalah aku, biarlah wanita itu sendiri” batinnya.
Mencoba untuk abai, menyeruput secangkir kopi hitam pahit milik lelaki itu.
Alih mengabaikan, sulit tuk berpaling dari pandangan. Wanita itu, Kesunyian malam ini, dan waktu yang memudar.

Perlahan rasa penasaran merambah masuk dalam batinnya. Hati dan pikirannya tak searah. Menatap jauh ke halte biru itu.
Wanita itu entah siapa namanya, terus menatap kosong. Entah apa yang dipikirkan Andi, ia perlahan bangkit, mencoba berdiri di bangku nyamannya.
Melangkah perlahan, datang menghampiri wanita malam itu.

“Hallo mbak” sapanya.
Tidak ada jawaban. Wajahnya sedikitpun tak menoleh kearah Andi.
Mencoba menyapa kembali, Andi makin penasaran.
Sekali lagi disapanya wanita itu, dan sama seperti sebelumnya tidak ada jawaban, tidak ada balasan.

Saat dia mencoba menyapa kembali, seketika wanita itu menoleh kearahnya,
Mata mereka bertemu, bola mata hitam di wajah putih wanita itu membesar, bibirnya menyeringai, tersenyum manis.

Dari arah seberang kedai, tempat Andi berdiam. Suara teriakan terdengar. Teman pemilik kedai itu berteriak.
“Woii.. Ngapain sendiri disitu!”
“Sendiri? Maksu…” belum selesai Andi berucap, dia kembali menoleh kearah wanita itu. Hilang. Tidak ada apa-apa.
“Hah?”

Cerpen Karangan: Geri Alfikar
Blog / Facebook: gege

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 17 November 2021 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com

Cerpen Wanita Malam merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Mata Merah Jambu

Oleh:
“Abi, kenapa para Kiyai besar datang hari ini? Buya kan, lagi di rumah Ami.” “Ada sesuatu yang harus dibicarakan Felly. Lagipula, bukannya kamu ada kelas Fiqih ya, sekarang? Kenapa

Pasien

Oleh:
Suara derap sepatu, obrolan ibu-ibu dan anak kecil berlarian, semua tercampur aduk mengisi ruang tunggu rumah sakit itu. Namun, itu tak berlangsung hingga petang. Semua terasa mencekam. Hal itu

Ghosts in The Sanatorium

Oleh:
Spittle, Jenny, dan Eliza adalah 3 sahabat yang suka menyelidiki hal-hal yang berbau mistis. Tiga sahabat ini dikenal sebagai IMMC yang artinya: Investigator Matters Mystical Club. Mereka sering masuk

Misteri Perpustakaan Sekolah

Oleh:
Hari ini hari pertama aku masuk sekolah baru setelah mendapatkan hasil nilai UN yang dapat dikatakan siswa tersebut telah lulus. Aku masuk di SMPN 20 pekanbaru yang termasuk SMP

Harapan Nan Semu

Oleh:
Kabut mulai menelusup menghiasi kaca jendela yang semalam dialiri air hujan yang begitu deras.. Sang mega mulai menyorot tepat pada kedua mataku, kicauan burung yang mengganggu nyenyaknya tidurku sehingga

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *