Wanita Misterius

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu), Cerpen Lucu (Humor)
Lolos moderasi pada: 10 November 2017

Di suatu sore nan cerah terlihat seorang wanita duduk di teras rumahnya sambil membaca buku. Wanita tersebut membaca buku dengan menyamping sehingga ku hanya melihat sebagian dari wajah dan tubuhnya. Dalam hatiku bertanya “siapa wanita itu?”. ku bertanya begitu karena melihat kecantikanya yang luar biasa. tak percaya ku di desa ini ada juga wanita secantik itu.

Ya, aku baru saja pindah dari kota bandung ke daerah sidorejo di kota salatiga. Aku tidak menyangka akan melihat pemandangan yang “indah” di tempat ini. Walaupun di Bandung banyak wanita cantik tapi menurutku ini berbeda “kadar” cantiknya. Wanita ini memiliki rambut pirang dan bentuk wajahnya yang tegas yang memberikan kesan dia wanita blasteran, aku nggak tau tepatnya asal negaranya tapi ku dapat melihat juga ada darah jawa dari parasnya dan caranya berpakain. Wanita itu mirip idolaku banget, Emma Watson, atau aku yang kebanyakan nonton Harry Potter. Aku sudah lupa kapan aku pertama kali menikmati melakukan hal ini, yang pasti ku senang dan ada rasa deg-degan saat melihatnya. Entah lah ku tak berani mengatakan ini cinta karena ku tak mengenalnya, sama sekali tak mengenalnya. Bahkan namanya pun ku nggak tau. Kadang ku mencoba menebak-nebak siapa ya namanya apakah Elisabet, Anggun atau Catherine.

Tiap hari ku melewati rumah wanita tersebut dengan berjalan kaki karena memang kampusku melewati rumah tersebut, ku mahasiswa baru di salah satu kampus swasta yang cukup terkenal di Salatiga.
Keesokan harinya ku sengaja agak pagi berangkat ke kampus agar aku bisa bolak balik melihatnya. Aku rasa dia tidak akan menyadari ketika aku harus bolak balik berjalan di depan rumahnya. Saat mendekati rumahnya ku memperlambat laju jalanku. Kulihat rumah wanita itu baru kusadari rumah tersebut sangat kental dengan arsitektur rumah-rumah belanda dengan pintu dan jendala yang lebar.

Tepat berada di depan rumahnya ku bisa melihat wanita itu dengan jelas namun ada yang sedikit aneh menurutku. Setiap kali ku melintasi rumah tersebut wanita itu selalu membaca buku dan meminum sesuatu yang hangat dengan posisi yang persis sama.

Beberapa hari berselang ku tak melihat wanita itu lagi. Sudah 5 hari rumah itu terlihat selalu kosong dan anehnya rumah itu terlihat sangat berantakan tak terurus dan ku baru menyadarinya.

1 minggu kemudian ku berangkat ke Rumah pak Edy, RT di daerah tersebut. Kedatanganku ke rumah pak Edy untuk melapor bahwa saya warga baru di tempat tersebut. Pak Edy sudah terlihat tua, umurnya kira-kira 70 tahun karena itu ku kemudian memanggilnya kakek. rambut dan jenggotnya sudah putih semua namun sorotan matanya sagat tajam. sorotan mata yang tajam ternyata tidak menggambarkan bahwa kakek Edy lelaki yang galak. kakek Edy ternyata sangat ramah dan banyak bercerita sesuatu yang lucu, bahkan ku tertawa sangat lepas dengan cerita-ceritanya.

Di sela-sela cerita tersebut ku teringat rumah wanita tersebut yang memang tidak terlalu jauh dari rumah kakek Edy. Saat ku bertanya kemana penghuni rumah tersebut kakek Edy terlihat kaget dan berkata “kamu serius melihat wanita di rumah itu?” kini ku yang kaget mendengar pertanyaan tersebut “iya kek sekitar 2 minggu yang lalu ku masih melihat wanita di depan rumah itu. tapi beberapa minggu ini ku tidak melihatnya lagi” Kakek Edy terdiam cukup lama sambil menatap tajam ke dalam mataku. Jujur saja ku takut melihat sorotan mata tajam seperti itu. setelah cukup lama diam kakek Edy berkata “rumah itu sudah tak berpenghuni puluhan tahun lamanya.” Kali ini ku semakin takut dan tak mampu berbicara. “tidak ada yang berani tinggal di rumah itu. rumah itu angker.” Kata kakek tegas.
Ku semakin ketakutan “terus wanita yag kulihat itu siapa kek?”
“rumah itu milik orang belanda, dia dulunya tinggal bersama istri dan anaknya dan yang kamu lihat itu adalah anaknya bernama Kathelijn.” Jantungku berhenti berdenyut bersamaan dengan itu kurasakan ada aliran keringat yang mengucur di dahiku.

“jadi wanita tersebut sudah lama meninggal?” aku mencoba mencari penjelasan lebih.
“keluarga tersebut mati ditembak oleh pejuang Indonesia dan anaknya Kathelijn diperk*sa, Hingga akhirnya dibunuh juga.” Kakek Edy menyelesaikan ceritanya sambil meminum teh hangat.

“kek. Aku takut pulang. Apa saya bisa tinggal di sini malam ini?”
Wajah kakek Edy yang tadinya serius tiba-tiba tertawa terbahak-bahak “hei.. kamu anak muda ku hanya berbohong soal cerita itu. wanita itu tidak pernah ada. hahahaha”
Ku masih tidak percaya kakek yang sudah tua ini memperdayaku dengan cerita tersebut.

“jadi wanita yang kulihat itu siapa kek?” ku masih penasaran
“wanita itu adalam mahasiswa yang lagi kuliah kerja nyata di tempat ini, namun sudah kembali lagi ke Jakarta.” Kakek Edy masih tertawa sambil melihat ketololanku dengan mudanya dia menipuku.

Cerpen Karangan: Ryan Aryan
Blog: ampaspena.blogspot.com
kembangkan pikiran liar mu dengan menulis.

Cerpen Wanita Misterius merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Serangan Zombie

Oleh:
Hari ini ada yang lain dengan orangtuaku. Kalian tau? Sejak kemarin wajah mereka terlihat aneh. Pandangan mereka sangat kosong. Kulit mereka penuh dengan luka di tangan, wajah, dan kaki.

MyCerpen 5: Mampir Kerumah Vampire

Oleh:
Aku dan ayahku baru saja pulang dari pemakaman saat itu. Beberapa saat handphoneku mengeluarkan bunyi, dan ada nama dia berusaha memanggilku. Langsung saja kutekan tombol jawab. “Haloo… Dev?” sapaku

Misteri Roh Di Dalam Topeng

Oleh:
Hari ini teman Fifi yaitu Sisi ulang Tahun. Sisi mendapat kado sepesial dari saudaranya yaitu Alya. kado sepesialnya itu adalah topeng berbentuk orang mulutnya menutup dan sedikit mengeluarkan Lidahnya.

Rumah Angker (Part 1)

Oleh:
“Tunggu!” teriaku. “Ayo Ryan cepetan lari dari sini!” teriak kakakku. “Tolong! tolong aku! aku mohon kalian bantu keluarkan aku dari sini!” ucap sosok gadis berwajah penuh darah itu. “kamu

Krupuk dan Gigi

Oleh:
Pagi itu, Fini sudah bersiap mengikuti lomba makan krupuk. Gak tau kenapa, tapi katanya pengin aja, gitu. Tapi sayangnya, lomba itu akan diadakan pukul 09.00 (sekarang 07.00). Butuh waktu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Wanita Misterius”

  1. naila says:

    bagus dan menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *