Bisnis Donk (Cara Mengatasi Kebosanan)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Inspiratif
Lolos moderasi pada: 16 December 2016

Kenalkan dulu ya, Namaku Clara Ozilly Samina. Clara saja sapanya. Hari yang cerah. Tak secerah hatiku. Hari bosan. Banyak cara menghilangkan kebosanan. Tak mampu tuk hilangkan. Teman tak punya, apalagi sahabat. Ibuku sudah pergi ke rumah tante. Ayahku pergi bersama temanya. Tak ada kerjaan. Walaupun keluargaku punya toko, tapi, sedang tutup.

Kulirik jam dinding. Masih pukul 9 pagi. Kuambil remote tv dan iseng iseng memencet nama channel Happy Story. Kutonton acara yang berjudul ‘Kreasi Event’ Ya! seorang artis cilik yang bernama Nobel Zengstone sedang membuat prakarya dari kain flanel, busa dan alat jahit. Mungkin aku bisa membuatnya, batinku. Untung masih punya kain flanel, busa kan bisa pakai spon yang lama. Aku berlari mengambil alat dan bahanya.

Kumulai cara pertama dengan mengikuti arahan dari Nobel. Semenit, dua menit, sampai lima menit jadi deh! Nama prakaryanya adalah Gantungan Nama Dari Kain Flanel. Nama yang kubuat adalah Clara. Kain flanel masih banyak segera kubuat 2 lagi untuk ayah dan ibu. Milly dan Ozilly adalah nama yang akan kubuat untuk ayah dan ibu.

Di kelas,
Aku menarik secarik kertas binder dan menempelkanya di pintu kelas. Yang bertuliskan:
KELAS V-AMAZING MENJUAL GANTUNGAN NAMA DARI KAIN FLANEL. SILAHKAN MEMESAN KE CLARA.
TRIMS,
CUMA Rp. 10.000,00 DOANG KOK

Kuakui ini perbuatan paling gila. Kutahu bukan kelas V-Amazing yang membuat prakarya ini, hanya cara ini. Sebenarnya iseng iseng saja sih! Tapi bisa jadi bisnis kok!

“Clara, aku mau memesan gantungan nama donk!” Bengong saja kumelihatnya. Meja yang tadinya luas menjadi, SEMPIT!!!
Banyak sekali yang memesan.

Ketika di rumah kucurhatkan hal tadi kepada ibu. Lantas ibuku malah mengambil laptop dan entahlah sedang apa. Pekerjaanya sudah selesai, ibu mengambil print. Dan sedang mengeprint sesuatu. Benda itu jadi dan hasilnya, SPANDUK.

“Untuk apa sih bu?” aku tak mengerti. Ibu memasang spanduk itu dan langsung kubaca. Ternyata ibu membuatkan bisnis gantungan nama yang kemarin kubuat. Senang punya bisnis. Tak membuat kebosanan lagi dan mungkin aku tahu ini cara agqr tak bosan lagi.

Bisnis pertama. Lancar!

Cerpen Karangan: Fathiya Hasna Khairunisa
Hello! sahabat cerpenmu!!! terutama Amira, Kak Devi Mambi dan Kak Tita Larasati Tjoa. Tuk tmn smua mhon krikan dn srn ny y! Aku mnt prbaiki agr kslhn in tk terulang lgi

Cerpen Bisnis Donk (Cara Mengatasi Kebosanan) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Karena Asyla

Oleh:
Di siang hari yang terik, Vio mempercepat kayuhan sepedanya. Peluh keringat sudah mengucur di dahi dan lehernya. Vio mendesah nafas lega setelah sampai di beranda rumahnya. Tampak Umi yang

Boneka Robot Kucing

Oleh:
“Hua!! Pokoknya aku pingin melihara kucing!! “bentakku. “Tapi, kamu alergi sama kucing, sayang,” ucap Bundaku dengan lembut. “Tap.. Tapi, kucing itu imut,” tangisku. “Mengertilah dengan keadaanmu itu, adikku tersayang,”

Kucing Ku Sayang

Oleh:
Namaku Tesa, seminggu yang lalu aku menemukan kucing lucu berbulu putih halus bermata belok dan berkumis panjang. Aku merawatnya dengan baik. Ku beri nama dia Spiki. Dia pun menyukai

Harapan Di Kota Kecil

Oleh:
Senyap menyelimuti kota kecil itu di pagi hari. Sesekali terdengar gonggongan anjing yang saling bersahutan. Seorang pemuda dengan cekatan berlari melintasi jalanan kota yang masih basah sisa hujan semalam.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Bisnis Donk (Cara Mengatasi Kebosanan)”

  1. Rhomy Moran Febrian says:

    Masih ada yang salah ketik.

  2. Fathiya Hasna Khairunisa says:

    Yo!makasih ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *