Village Recycle

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Inspiratif, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 29 December 2017

Aku terbangun, masih dalam suasana yang sama, beranjak dari tempat pengungsian. Dingin, rusak, kacau dan tak beraturan. Sisa badai kemarin telah menghancurkan rumah warga, masjid, juga sekolahku. Aku pun berjalan terseok seok menuju sekolahku. Bukan, aku bukan berangkat sekolah seperti biasanya, tapi aku ingin melihat kondisi sekolahku setelah badai kemarin.

Seperti yang kuduga, semua sudah hancur, hanya ada sisa bangku dan tembok yang telah rusak. “Aldi!” Aku menoleh, ternyata kawan satu kelasku yang memanggil “Oh Anita, lihat sekolah kita rusak, bagaimana ini?” Tanyaku padanya. Seolah tak mendengar, Anita lantas menarik lenganku pergi. “Kita akan ke mana?” Tanyaku, “Dengar, kita akan pergi ke rumah kepala desa, coba kita usulkan untuk memperbaiki sekolah sebisa kita, kita kerahkan warga. Kita bisa gunakan uang iuran warga untuk membangun sekolah. Setelah itu, uang bantuan dari pemerintah kita gunakan untuk memperbaiki rumah warga yang rusak.” Ucap Anita sembari berjalan.

Singkat cerita, kepala desa menyetujui usulan kami dengan dibantu oleh beberapa warga yang meyakinkan beliau. Dua hari kemudian, seluruh warga bergotong royong membangun sekolah seadanya. Dan setelah dibangun kurang lebih 3 hari, bantuan dana dari pemerintah pun datang. Karena memang sekolah kita hampir jadi, maka dana tersebut digunakan untuk membangun rumah warga yang rusak, dan memperbaiki saluran air warga.

Dari situ warga belajar banyak apa arti kerukunan dan gotong royong. Hal tersebut diketahui pemerintah, dan desa kami masuk ke dalam kandidat desa gotong royong terbaik sekabupaten, yang biasa diselenggarakan setahun sekali.

Karena hal itu, warga semakin semangat menggalang kerukunan dan tolong menolong sesama warga. Demikian juga aku dan Anita, kami bersyukur karena usaha kami tak sia sia. Majulah desaku, pandailah masyarakatku, semboyan dari desa kami tercinta.

Cerpen Karangan: Cherish Mauretha
Facebook: Cherish violyn
Hay hay. Kenalin nih, aku Cherish. Lengkapanya Cherish mauretha mahar violyn. Panjang? Enggak kok?. Lahir di bulan oktober tanggal 17 2001. Sekolah jurusan farmasi (gak ada yg nanya..?) Cerpen pertama yang aku posting di cerpenmu.com, bangga? Pastinya. Udah dulu ya.. byee

Cerpen Village Recycle merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Meet You

Oleh:
Jomblo, adalah status yang sulit dirubah, tak semudah merubah status di facebook. Kata Jomblo seolah adalah sebuah kata yang sangat menyeramkan untuk diucapkan. Tapi itulah kata yang tertancap padaku.

Orang Ke 3

Oleh:
“Maju Sar, MAJU! Lo gak mungkin disini terus” well, itu adalah salah satu kalimat yang sama sekali gak asing dalam hidup gue. Oh ya, nama gue Sarah. Cewek yang

Mas Kul Bukan Untukku

Oleh:
Pagi yang cerah dan matahari tak pernah lelah menyinari dunia dengan cahayanya yang menjadi sumber kehidupan bagi seluruh umat manusia. Kumulai hari ini dengan bersiap pergi ke sekolah. Aku

Just Give Me A Reason

Oleh:
Teringat masa SMP. Masa dimana aku tak pernah punya sahabat. Teman memang banyak, namun tak ada satupun dari mereka yang bisa disebut sahabat. Aku kadang penasaran bagaimana rasanya mempunyai

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *