2 x 5 = 10

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Islami (Religi)
Lolos moderasi pada: 6 June 2017

Pada Jumat siang ini cuaca sedikit mendung, sepertinya hujan akan turun sebentar lagi. Rudi bergegas pulang ke rumahnya setelah ia menimba ilmu di sekolah. Ia adalah seorang anak yatim yang hanya mendapat uang saku sebesar tiga ribu rupiah setiap harinya dari ibunda. Di abad ke-21 ini, uang tiga ribu rupiah tidak ada artinya. Harga jajanan Rudi di sekolah semakin mahal. Lebih baik Rudi menyimpan uang itu daripada untuk membeli makanan tak bergizi dan rasanya pun hanya sampai di lidah. Dengan seragam putih merah muslim dan tas ransel yang digendongnya, Rudi berlari kecil.

Sepanjang jalan, Rudi memikirkan pelajaran di sekolah hari ini. Sesekali ia menatap langit, tiba-tiba setetes air mendarat tepat di matanya. Ia pun terkejut dan makin cepat langkahnya. Setibanya di rumah, ia langsung mengganti seragam sekolahnya dengan baju koko. Walaupun perutnya sangat lapar, Rudi tetap bergegas menuju Masjid. Ia tidak ingin tertinggal oleh jamaah solat Jumat lainnya.

Sesampainya di Masjid, Rudi langsung menggelar sajadah kecilnya di shaf ketiga. Tepat di bawah mimbar khatib, bocah ini duduk manis. Berkumandanglah adzan pertama yang menandakan khatib akan naik mimbar. Mulut mungil Rudi tak henti menjawab adzan. Seusai adzan Rudi pun tak lupa untuk membaca doa setelah adzan.

Khatib mulai berceramah, kali ini temanya tentang sedekah. Dengan tersenyum Rudi memandangi dan mendengarkan ceramah tersebut. Sementara itu, kotak amal mulai berpindah dari tangan ketangan. Terlalu fokus Rudi menyimak sang khatib, sampai ia tak sadar bahwa kotak amal telah sampai di sajadah kecilnya.
Seorang bapak menyentuh lutut Rudi, seakan menanyakan “mau beramal tidak?”
Rudi terkejut dan langsung mengeluarkan uang dari sakunya. Munculah selembar uang sepuluh ribu rupiah, dilipatnya dengan rapi. Saat memasukan uang itu Rudi membaca basmalah dan tangan kecilnya menutupi agar tidak terlihat oleh orang lain. Sungguh mulia bocah ini. Ia meyedekahkan uangnya dengan ikhlas.

Sesekali Rudi melihat keluar sana, ternyata hujan sudah mulai deras. Ia berdoa agar hujannya diredakan mengingat ia tidak membawa payung.
Singkat kata, seusai solat Jumat ia langsung bergegas pulang ke rumah karena hujan pun sudah sedikit reda. Entah mengapa di perjalannya menuju rumah, ia sangat ceria.
“Alhamdulillah saya hari ini bisa beramal walaupun hanya sedikit. Saya akan menyisihkan lagi dua ribu rupiah dari uang saku saya, agar saya bisa kembali beramal” ujar Rudi dalam hati kecilnya.

Cerpen Karangan: Saiful Bachri
Facebook: Saiful Bachri
Saiful Bachri adalah seorang pemuda yang lahir di Jakarta, 19 Juni 2001. Ia bercita-cita sebagai penulis. Ia mendapatkan inspirasi dari kejadian dalam kehidupannya sehari hari.
Pin BB = 5FE7ABE5

Cerpen 2 x 5 = 10 merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cahaya di Malam Hari

Oleh:
Di suatu malam Minggu, seorang bunda menyuruh anaknya untuk naik ke atas tempat tidur. Namun, anaknya itu susah untuk diperintah. Ia selalu saja tidak menghiraukan omongan bundanya. “Cahaya, untuk

Ayahku Seorang Kyai

Oleh:
Usiaku masih sekitar 14 tahun, ketika aku pertama kali melihat ayahku marah besar. Bukan, ia bukan marah kepada kami, keluarganya. Tapi, ia mendamprat habis seorang tamu yang sedang berkunjung.

Nikmatnya Subuh

Oleh:
“Nabila bangun!!! Sudah siang” teriak ibu dari ruang makan. Kulihat jam dinding menunjukkan pukul 06.00 tepat. Tetapi aku tidak terkejut sama sekali, karena aku sudah terbiasa bangun kesiangan. langsung

Orang Misterius

Oleh:
Aku terheran-heran … Entah ilmu apa yang dipakai orang misterius itu. Setiap kali, yang jadi korbannya selalu ABG alias anak baru gede, mungkin karena darahnya yang masih segar, atau

Serambi Kemuliaan Hawa (Part 1)

Oleh:
Di ufuk barat, kitab yang terbentang mewujudkan ayat-ayat kauniyah terindah milik-Nya, dimana jingga mengambang seolah menaungi gugusan bebukitan dari ujung utara sampai ke selatan yang menjadi benteng barisan minang.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “2 x 5 = 10”

  1. Dinbel says:

    Waaaaaaaaaahhhhh, kerennnnsss.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *