Adilkah Tuhan Kepada Kita?

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Islami (Religi)
Lolos moderasi pada: 28 December 2013

Banyak kalangan remaja yang saat ini mengaku bahwa dirinya muslim namun pada kenyataannya jarang menjalankan apa yang diperintahkan oleh Tuhan yang maha kuasa. Apakah kita berhak mengatakan bahwa kita muslim? Apabila kenyataannya seperti demikian. Bukan hanya itu saja, bahkan ada juga yang mengatakan bahwa tuhan itu tidak adil terhadapnya. Saya bisa mengatakan hal tersebut karena teman SMA saya sendiri yang mengatakan hal tersebut karena apa yang diinginkan agar bisa lolos di tes PTN tidak terwujud padahal kata teman saya, dia siang malam shalat dan berdoa tidak pernah ditinggalkan ketika sebelum pelaksanaan tes PTN. Dan saya bertanya kepada teman saya yang bernama Bagus Syahreza, “apakah kamu selalu menjalankan ibadah itu ketika tidak ada yang kamu inginkan?”. Lalu dia menjawabnya,” iya sih, walaupun tidak serajin saat tes”.

Tahu kah kita semua, bahwa kita sebagai seorang remaja sebagai generasi penerus bangsa tidak layak mengatakan hal tersebut. “Allah selalu memberikan apa yang kita inginkan bukan apa yang kita butuhkan”. Banyak dari kita yang selalu mengeluh dengan apa yang kita inginkan tapi tidak terwujud padahal tahu kah, Allah telah mempersiapkan tempat yang terbaik buat kita. Dan itu saya alami sendiri, ketika masuk SMP walaupun itu SMP yang favorit di daerah saya, namun saya kurang suka karena teman saya banyak yang tidak mendaftar disitu dan hasilnya sekolah saya hancur itu berbeda 180 derajat ketika di SMA, walaupun sekolahnya biasa saja, namun saya suka dan hasilnya saya bisa mendapatkan ranking tiap semester. Dan yang saya minta kepada Allah adalah agar saya diberikan tempat yang terbaik bukan yang di anggap orang itu adalah tempat yang terbaik. Dan yakinlah kita, khususnya remaja yang mengaku muslim, janganlah kalian semua mengatakan bahwa Allah tidak adil karena ketika keinginan kita tidak terwujud, yakinlah Allah telah menyiapkan tempat yang terbaik untuk kita dan di tempat itulah kemungkinan kita bisa lebih sukses daripada tempat yang kita anggap yang terbaik.

Dan saya bisa mengatakan hal demikian, karena itu dari pengalaman saya pribadi dan juga pengalaman dari teman saya sendiri. Sebagai remaja muslim yang baik, jangan pernah mengatakan bahwa tuhan tidak adil, toh sebenarnya kita yang tidak adil kepada tuhan karena saat kita disuruh mengerjakan apa yang disuruhnya banyak yang lupa atau malas. Kita hanya ingat ketika saat kita membutuhkan tuhan, pantaskah tuhan mewujudkan keinginan kita apabila kita tidak pernah mendengarkan perintahnya dan bahkan banyak remaja Indonesia yang mengerjakan apa yang dilarangnya.

Dari saya yang terakhir, kerjakanlah apa yang diinginkan tuhan kita terlebih dahulu dan yakinlah bahwa tuhan akan mewujudkan keinginan kita.

Cerpen Karangan: Irwan Ahmad Rozaki
Facebook: Lioneljozz19[-at-]yahoo.com

Cerpen Adilkah Tuhan Kepada Kita? merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Negeri Ku Yang Damai

Oleh:
Tahun 2075. Aku seorang jenderal tua kerajaan Namira, negeri yang makmur, tidak ada pengangguran, negeri penuh ilmuan, sastrawan, dan hartawan. Para mahasiswa menyibukkan diri memproduksi berbagai alat dari perkakas

Pin Student of The Best

Oleh:
Terpampang papan kayu bertuliskan “Sd It Al-Madinah”. Berdiri megah bangunan berlantai tiga menjulang langit. Di sekelilingnya dirimbuni berbagai macam pohon perindang. Dari sukun, Karsen, dan Mahoni. Hamparan sawah nan

Nyanyian Cinta

Oleh:
Kembali berkisah…. Tentang sebuah cinta… Udara panas di siang hari menambah buliran-buliran keringat di keningnya. Jilbab biru yang dikenakannya terus berkibar tertiup angin sedari tadi. Wajahnya terlihat lelah. Namun

Astaghfiruka Wa Atubu Ilaik

Oleh:
Kesalahan terbesar dalam hidupku adalah ketika aku tahu perbuatanku salah, tetap saja aku lakukan. Kebodohan terbesar dalam hidupku adalah ketika aku mencintai seseorang melebihi cintaku kepada-NYA maka kecewalah yang

Penting Niatnya Sayang

Oleh:
Pagi itu, Arina diajak ayahnya jalan-jalan ke pasar. Arina yang belum pernah datang ke pasar tradisional, tak menyangka dengan keadaan yang ada. Benar-benar di luar dugaannya. Pasar itu sangat

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Adilkah Tuhan Kepada Kita?”

  1. Ratna Juwita says:

    assalamu’allaikum wr wb
    mm.. mungkin saya melihat ini lebih pada ‘artikel’ daripada sebuah ‘cerpen’ karena bagaimanapun juga, tulisan dapat dikatakan sebuah cerpen apabila ada tokoh dan karakter serta alur cerita.. sedangkan tulisan ini malah terlihat sebagai artikel..
    mungkin akan menjadi sebuah cerpen apabila seharusnya itu dijadikan sebuah dialog dan runtutan cerita, bukan dikisahkan secara singkat tanpa karakter dan alur.. dan lagi kesalahan penulisan pada “Allah selalu memberi apa yang kita ‘inginkan’ bukan apa yang kita ‘butuhkan'” itu kan seharusnya “Allah selalu memberi apa yang kita ‘butuhkan’ bukan apa yang kita ‘inginkan’ ” terbalik..
    Keep writing 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *