Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Mutiara Hitam

“tidak nduk. Bapak tidak akan pernah mengizinkan kamu pergi ke kota”, ujar lelaki setengah tua itu sambil menegguk kopinya. Pak Mardi namanya. “tapi Pak, Sekar ingin sekali memperbaiki perekonomian kita. Di kota, banyak...

Rahasia Sebuah Peristiwa

Sungawi sangat sedih, meratapi nasibnya menjadi orang miskin. Sungawi ingin sekali bekerja di salah satu pabrik atau perusahaan, namun ia hanya bisa berangan-angan karena ia hanya tamat SMP. Prestasi pun tidak punya. Ia hanya...

Lentera Hidayah

Ivan sedang duduk di kursi warung itu, sambil menghisap rok*k yang baru ia nyalakan. Kopi yang disuguhkan oleh pemilik warung kepadanya masih hangat. Sabagian teman-temannya yang juga berada di warung itu sedang mabuk berat....

Manusia-Manusia Trotoar

“Pak, Bu, Mbak! Tolongin ibuku, Mas! Kumohon! Aku nggak bohong.” Orang-orang masih saja lalu lalang melewati trotoar depan minimarket itu. Seorang gadis kecil semakin keras menangis sambil memeluk ibunya. Wajah ibunya...

Rembulan Berubah Warna

Sekian lama aku menapaki kehidupan saatnyalah aku melepas semua idealismeku. Baru memang, tapi aku akan terus berusaha untuk mengikuti kepastian umum. Hari itu di kamar kontrakkanku aku termenung. Televisi menyala begitu...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply