Hijab

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Islami (Religi), Cerpen Nasihat
Lolos moderasi pada: 16 October 2017

“Kenapa cewek itu harus berhijab?” Tanya Syifa pada seorang pemuda yang duduk di bangku di depannya.
Cowok itu tidak menoleh, hanya cukup mendengar. Sepasang kedua matanya yang teduh menerawang ke depan. Seulas senyum indah terukir di bibirnya.
“Yeee dijawab malah senyum. Lo masih waras kan syihab? Gue nanya nih.”
Pria yang dipanggil Syihab itu lantas merogoh saku celananya dan mengeluarkan dua bungkus permen. Lalu menyodorkannya ke Syifa.
“Untuk gue ya?” Tanya cewek itu dengan binar-binar di matanya.
Syihab mengangguk. Namun belum sempat Syifa mengambil permen itu, Syihab terlebih dulu membuka salah satu bungkus permen dan menjatuhkan kedua permen itu di lantai.

Syifa merengut, “niat ngasih nggak sih? Berasa sengaja tadi.”
Lagi-lagi Syihab hanya memberikan tersenyum.
Syifa memungut salah satu permen itu seraya menggerutu, “nggak apa-apalah, yang satunya belum kebuka juga.”

“Kok nggak ambil permen yang itu juga.” Tunjuk Syihab pada permen yang telah terbuka bungkusnya.
“Gue masih waras Syihab. Nggak gila. Itu permen sudah kotor, tuh nggak lihat belum berapa menit sudah ada semut di sana. Gue manusia, pengen makan yang enak dan pasti yang bersih tambahin higienis.”
“Nah, itulah jawabannya.”
Syifa cengo, ia hampir keselek permen yang baru masuk di mulutnya.

“Permen itu mengibaratkan wanita yang berhijab dan tidak. Kita umpamakan permen yang terbuka itu adalah wanita yang tidak berhijab. Permen itu manis bukan? Dan pasti banyak yang suka. Sehingga ketika ia terbuka, akan banyak mendekati. Tentunya dengan macam-macam cara dan tujuan. Coba lihat permen itu ketika telah terbuka. Apakah masih ada yang mau memakannya? Tidak kan. Apakah masih berharga, jika sudah tergeletak di lantai lalu ditutupi oleh debu-debu yang menempel di tubuhnya. Coba lihat permen yang kau pegang. Kau mengambilnya karena masih bersih dan bisa dimakan. Karena masih ada pembungkus yang melindunginya, begitulah perumpamaan cewek yang berhijab. Pembungkus itu berfungsi untuk melindungi permen tadi baik dari debu, kotoran, maupun yang lainnya. Fungsinya sama seperti hijab. Paham?”
Syifa mengedip lucu, “paham ustadz.”
Sementara Syihab tertawa kecil mendengar guyonan dari Syifa.

Cerpen Karangan: Yenni Marlina
Facebook: Yenni Marlina
Salah satu murid SMA Negeri 19 Palembang yang tengah menghadapi Un. Penulis Wattpad, dengan username DeyliraSenja98. Selamat membaca, dan mendapatkan hal positif didalamnya.

Cerpen Hijab merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ibuku Malaikatku

Oleh:
Malam itu aku dan temen-temen aku lagi ngadain pesta ulang tahun Rangga pacarku. Semuanya pada happy fun. Di iringi musik DJ yang seru abis dan goyangan yang asoy menambah

Cinta Milik Kita

Oleh:
“anak muda jaman sekarang itu hanya mengandalkan cinta” sahut bunda dari ruang tamu dengan nada rendah. Itulah cara bunda mengingatkanku setiap diri ini ingin merasakan cinta pada lawan jenis.

Fi Sabilillah

Oleh:
Malam yang sunyi bersama angin yang menari-nari memeluk diriku. Sentuhan angin yang kian menembus kulitku sampai tulang belulangku. Aku termangu menatap lurus, diam membisu tanpa suara, aku tak tau

Karena Ada Hikmahnya

Oleh:
Aku terus menatap tajam jalanan yang semakin padat kendaraan. Terik matahari mulai membakar kulitku. Aku kepanasan, kelaparan dan kebingungan. Hendak kemana sebenarnya aku ini, aku pun tak tahu. Kakiku

Janji

Oleh:
“Tari! Kamu harus janji ya!” “Janji apa Riani?” “Kan aku udah janji, aku bakalan balik lagi ke sini dua tahun lagi, kamu juga harus janji kalau waktu itu tiba

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *