Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Bermimpi Denganmu

“kak… apa kakak percaya dengan keajaiban?” tanya Anisa pada kakaknya. “Anisa keajaiban itu hanya ada dalam mimpi!” jawab Reza dengan meneteskan air mata, karena melihat adiknya yang tidak berdaya....

Cinta Ini Terlarang, Sayang

“Ma, Ido nya kok belum datang juga sih”, Tanya Iney cemas. Jam sudah menunjukkan pukul 08.45 pagi. Ido pun belum juga datang di acara sakral ini. “bagaimana ini pak, seharusnya jam 08.30 tadi acara ijab...

Maaf Ayah, Aku Bohong

Deras hujan waktu itu membuat Sandi khawatir akan keadaan ayahnya yang belum pulang dari kantor. Maklum, sejak kematian ibunya, Sandi hanya ditemani sang ayah. Sudah dua tahun ini. Entah apa yang ada di benak ayah Sandi kenapa...

Naura

Hujan kembali mengguyur malam ini, saat kutiba dirumah, hujan mulai mereda, kuucapkan salam terdengar jawaban lirih, kulirik jam yang tergantung di dinding, jarum menunjuk angka 22.20. Suamiku masih terjaga, sedang asyik...

Sampai Ku Menutup Mata

Tarian hujan di atas genting semakin meramaikan pementasan alam malam ini. Belum lagi nyanyian gerimis yang menjadi pembuka acaranya. Sempurna memang. Sesempurna Tuhan yang telah menciptakan sesosok bunda kepadaku. Walaupun...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Hikmah di Balik Musibah

  1. Tuty imuet 26 September, 2013 at 8:42 am | | Reply

    Allah menyayangi smua ummatx termasuk anda.

Leave a Reply