Indahnya Ramadhan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Islami (Religi), Cerpen Ramadhan
Lolos moderasi pada: 20 July 2017

Ada seorang anak bernama Ma’wa dan Naim, mereka adik dan kakak, mereka sangat rukun. Si kakak bersekolah kelas 5 SD sedangkan si adik kelas 3 SD.
Pada suatu hari pak Nino dan bu Marua kedua ortu Ma’wa dan Naim sedang berbincang-bincang tentang Bulan Ramadhan, karena sebentar lagi Puasa

“Pak, kita sudah segera puasa, kita harus bersiap-siap, kita harus memberitahu Ma’wa untuk melunasi puasanya yang bolong tahun kemarin dan menyuruhnya untuk membelajari adiknya berpuasa dan memberinya semangat” kata bu Marua panjang lebar, “Iya bu benar, itu sudah menjadi amalan kita saat bulan puasa…” jawab pak Nino, “Ya sudah, ibu panggil Ma’wa dulu ya..” kata bu Marua lagi, “Iya bu” jawab pak Nino singkat sambil menyeruput kopi hangatnya.

Setelah semuanya berkumpul, pak Nino bicara pada Ma’wa, “Nak, kamu sudah melunasi puasamu yang bolong kemarin?” tanya bapaknya, “Iya pak, sudah… saya bolong 7… dan sudah dilunasi semua” jawab Ma’wa sopan, “Baguslah nak kalau begitu… mmm, bapak dan ibu punya usulan.. kamu harus mengajarkan adikmu berpuasa, agar dia nantinya bisa kuat berpuasa… kamu harus memberi semangat adikmu supaya dia berusaha untuk menahan nafsunya!!” suruh pak Nino, “Iya pak, itu pasti… saya tidak akan melupakan adik saya untuk saya ajari berpuasa… dia pasti akan saya ajari tentang semua hal yang berada dalam bulan Ramadhan, seperti saat saya mengajarinya untuk rajin shalat 5 waktu… karena bapak dan ibu juga telah mengajarkan Ma’wa tentang semua hal itu” jawab Ma’wa panjang lebar, “Bagus sayang, kamu memang kakak yang baik…” puji ibunya, Ma’wa hanya tersenyum malu.

“Ibu, bapak, kakak… bulan Ramadhan, Puasa itu apa? Naim enggak ngerti!!” tanya Naim sambil berfikir, “Jawablah nak” suruh ibunya pelan, “Adikku sayang… bulan Ramadhan, Puasa adalah dimana orang Islam harus melakukan ibadah seperti berpuasa, bertadarus, berdzikir di masjid atau musholla, beri’tikaf dan berterawih.. dan lain lain, mereka semua melaksanakannya dengan tulus dan ikhlas.. karena di bulan ini, pintu surga dibuka dan setan-setan diikat…. bulan ini adalah bulan paling istimewa dimana para umat manusia meningkatkan ibadahnya, jadi kita juga harus begitu… harus siap dari sekarang… di bulan Ramadhan juga ada malam paling istimewa di 10 hari terakhirnya, yaitu malam Lailatul Qadar…” jawab kakaknya, “Ooo… gitu, Naim faham kak!! tapi… berpuasa, bertaddarus, beri’tikaf itu apa?” tanyanya lagi, “Berpuasa adalah kegiatan menahan diri dari makan minum dan hal-hal lainnya yang bisa membatalkan puasa dari sebelum terbit fajar sampai terbenam matahari, sebelumnya kita harus sahur dulu, lalu setelah mendengar adzan maghrib kita baru boleh makan dan minum sepuasnya yang artinya berbuka, dan masing-masing ada do’a dan niat… lalu bertaddarus itu kegiatan membaca al-qur’an pada bulan puasa atau ramadhan saat pagi hari dan malam hari setelah terawih di masjid atau musholla… dan beri’tikaf adalah kegiatan duduk dan diam di masjid atau musholla dengan niat ibadah, kita meminta atau berdo’a pada Allah SWT…” jawab kakaknya, “Oooo… Naim sekarang semakin faham, tapi kak… ajarkan semua do’a dan niat yang kakak Ma’wa maksud tadi dong” pinta Naim, “Iya.. nanti kakak catatkan dan bantu kamu untuk menghafalkan” jawab kakaknya sambil tersenyum manis

“Naim sayang… kamu harus ingat kata kakak y” suruh ibunya, “Tenang bu!! itu pasti” jawab Naim, “Iya… karena itu semua penting” kata bapaknya pula, “Oke pak, siap” jawab Naim.

Bulan Ramadhan pun tiba, jam 03.30 shubuh keluarga Ma’wa bangun untuk sahur bersama, “Ma’wa, sudah… biar ibu lanjutkan masaknya sendiri, kamu cepat bangunkan adikmu, setelah sahur kita shalat shubuh bersama..” suruh ibunya, “Oh, baik bu…” jawabnya.

Setelah membangunkan adiknya, mereka semua sahur bersama, menu sahurnya adalah nasi, ikan gurame goreng, sambal balado, mentimun, kemangi dan teh hangat, mereka semua sahur, tapi sebelumnya berdo’a dulu. Setelah sahur mereka membaca niat puasa lalu wudhlu dan shalat shubuh. Kegiatan itu dilakukan keluarga Ma’wa saat bulan puasa, dan selalu shalat berjamaah… mereka juga sering shodaqoh, rajin taddarus dan slalu berdo’a.

Setelah bulan puasa berakhir Hari Raya Idul Fitri pun tiba, keluarga Ma’wa memakai baju baru semua, tidak ada yang bolong puasanya, termasuk Naim, “Bahagianya… bisa puasa penuh dan rajin melaksanakan ibadah lainnya, ini semua karena kakak yang selalu mengajarkanku tentang semua hal yang baik, bapak dan ibu juga… terima kasih semuaaa” kata Naim sangat bahagia, “Sama-sama dek… sebagai seorang kakak memang harus begitu, kakak kan sangat sayang sama kamu” jawab kakaknya, “Iya sayang, sama-sama…” jawab bapak dan ibunya kompak, “Iya, Naim sangat bahagia punya keluarga yang saaaa…ngat baik, terima kasih untuk semua keluargaku” kata Naim lagi, “Sama-sama” jawab keluarganya serempak. Lalu mereka bersilahturahmi kepada tetangganya dan bersama tetangganya.

Cerpen Karangan: Anisah Rahmadani
Panggilan: Nisah
TTL: Mojokerto, 28 Oktober 2004
Umur: 12 Thn
Agama: Islam
Kebangsaan: Indonesia
Alamat: Dsn.Tb Rejo, Ds. Gayaman, Rt. 01, Rw. 03, Kec. Mojoanyar, Kab. Mojokerto, Prov. Jatim
Instagram: Ara_n_r
Line: Rahni
Email: Anisahramadani026[-at-]gmail.com
Kata Sandi: Nisah2810
Nope: 085852891908

Cerpen Indahnya Ramadhan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Misteri Selembar Mukena

Oleh:
“Mari ikut bersama kami, kami akan tunjukkan jalan menuju kebenaran. Ketahuilah sahabatku, Allah SWT sungguh Maha Pemurah dan Penyayang. Kami yang berlumur dosa kini dibersihkan hanya dengan mengucap kata

Peri Mimpi

Oleh:
“Aku yakin.. Peri mimpi itu ada. Aku pasti membuktikannya” ucap berlina kepada teman-temannya. Berlina pun berlari menuju perpustakaan untuk mencari buku tentang peri mimpi. Hasilnya pun nihil. Tidak ada

Buku Resep Sahabat

Oleh:
Pada suatu hari, ada seorang anak yang gemar memasak. Namanya Lilyana syahputri. Biasa dipanggil Lily. Lily gemar sekali memasak, sampai-sampai dia mempunyai resep buatannya sendiri lho… Lily mempunyai 2

Hijrahku

Oleh:
Gadis kecil itu mengingatkanku betapa bahagianya aku dulu, saat aku masih bisa tersenyum lebar tanpa memikirkan beban, bahagia bersama ibu dan ayah. Aku gadis yang sangat manja, diikat rambut

Raine Dan Rakyat Negeri Hujan

Oleh:
Pada bulan Desember lalu biasanya selalu turun hujan di negara Indonesia. Namun, pada bulan Desember kali ini hujan sama sekali tak kunjung turun dan kisah ini menceritakan tentang kerjasama

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *