Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Cangkir Tindih Merah Putih

Subuh buta belum tersentuh matahari dinginpun masih menusuk. Tapi, anak-anak di desaku termasuk aku. Akan segera berangkat ke sekolah yang jauh seberang desa ini dan kami harus melewati sungai yang memisahkannya. Namun, tak...

Mawar Yang Mempesona Mewangi Hingga ke Syurga

“ibu… Ibu…” pekik laila Laila, Seorang bocah yang baru berusia 7 tahun, Senja itu tengah asyik bermain di teras rumahnya. Sedangkan ibunya duduk tak jauh darinya di sebuah kursi santai sambil membaca sebuah...

Sekilas Kisah Sang Guru

Sebut saja namanya nazam, nazam kecil yang hidupnya masih meniru orang-orang yang berada di lingkungannya atau dalam istilah sosiologinya game stage. Seorang anak kecil yang memerlukan pendidikan yang luas, ajaran moral yang...

Yang Harus Kamu Tahu

Mataku mengantuk, tapi justru aku benar benar tidak bisa tidur. Bayangan mama eva tiba tiba menggelayut dalam pikiranku, beliau telah berpulang sekitar 2 tahun yang lalu. Kematian yang mendadak, tanpa tanda dan gejala sakit...

Ku Bacakan Padamu Tujuh Ayat

Cuaca siang ini sangat menyengat. Matahari membakar melelehkan kepala-kepala yang ada di atas mereka. Peluh menghujan, membasahi sekujur tubuh mereka. Dehidrasi yang sekarang mereka rasakan. Lambung-lambung mereka sudah saling...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply