Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Love Phobia

Seorang wanita duduk di tepi danau. Rambutnya jatuh tepat di pundaknya yang mungil. Aku duduk sekitar satu meter dari dia. Ia menoleh dan tersenyum dengan sedikit dipaksa. “Kenapa? Lagi putus cinta ya?” Celetukku...

Sebelah Mata

“Allah ya nabi, salam alaika…” Shalawatan terdengar dari rumah Pak H. Asep. Setiap sebulan sekali, Pak H. Asep kerap mengadakan pengajian yasinan. Dan kebetulan, pada saat Pak H. Asep mengadakan acara itu, aku ikut...

Kenapa Semua Berubah

Pada hari itu aku masih berumur 15 tahun, aku pada saat itu masih kelas 2 sma pada saat itu aku masih culun dan lugu, teman ku sejati ku aldo dia baik ke aku setiap saat dia selalu menolong ku, pada pagi hari dia itu hari...

Senja Bertasbih (Edisi Spesial 3) Bagian 1

Jam tiga sore aku berniat untuk pergi ke pondok pesantren Asy Syifa yang biasa kulakukan kalau hari sabtu, tapi gerimis tiba-tiba datang dan malah agak lebat sehingga aku mengurungkan niat untuk pergi, kumasukan motor yang...

Soeparman Koar-Koar

Tiba tiba pandangan Soeparman kosong, seperti tanpa daya. Namun siapapun yakin, jika melihatnya, dia seolah memikirkan sesuatu. Entah, pikiran apa yang sedang bercongkol di kepalanya, atau yang berseliweran di udara. Sekawan...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply