Jangan Le-Bhay

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Islami (Religi)
Lolos moderasi pada: 18 May 2016

Seorang guru menunjukkan selembar uang seratus ribu kepada murid-muridnya.

“Anak-anak, ini uang seratus ribu. Siapa yang mau ini, silakan angkat tangan.” Semua langsung mengangkat tangannya. Kemudian guru itu meremas-remas uang seratus ribu itu. Lalu ia bertanya kembali. “Siapa yang mau ini, silakan angkat tangan.” Semua masih angkat tangan. Lalu sang guru melemparkan uang itu ke lantai dan menginjaknya. Dia bertanya lagi, “Siapa yang masih mau ini, silakan angkat tangan.” Semua pun masih angkat tangan. Guru itu tersenyum, “Anak-anak, ini pelajaran kita hari ini. Janganlah kita suka berlebih-lebihan. Anto! Turunkan tangan kamu.” Anto menurunkan tangannya. Ternyata dia saat mengangkat tangan, gurunya juga ikut diangkat. Haha.

Akhir-akhir ini sering terdengar kata ‘lebay’ yang berarti berlebih-lebihan. Tak bisa disangkal, berlebih-lebihan sepertinya sudah menjadi budaya. Padahal Rasulullah mengajarkan dan juga mencontohkan kepada kita untuk hidup sederhana dan tidak berlebih-lebihan. Sikap itu bisa terjadi di bidang apa pun, misalnya beli handphone. Sekarang seakan-akan kebutuhan dengan keinginan itu menjadi tak bisa dibedakan. Hanya karena gengsi, punya handphone di bawah satu juta gak mau. Maunya yang di atas 4 juta. Jelas itu adalah sesuatu yang berlebihan. Memang handphone sudah menjadi kebutuhan, yaitu kebutuhan berkomunikasi. Tapi kalau yang sederhana sudah cukup, kenapa harus yang lebih? Memang fiturnya lebih bagus. Namun bukankah lebih baik uang yang harusnya buat beli yang empat juta itu, sebagian bisa dialihkan ke kebutuhan yang lain? Misalnya buat beli buku, ikut seminar, ikut pelatihan pengembangan diri, apalagi buat sedekah. Wah jos gandos de los pencos.

Dalam Q.S. Al-Baqoroh ayat 190, “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” Masih mau berlebih-lebihan? Nanti tidak disukai Allah loh. Kalau tidak disukai Allah, nanti gak dapet perhatian-Nya loh. Gak dapet pertolongan-Nya loh. Hayoooo.

Cerpen Karangan: Listya Adinugroho
Blog: www.bocahsastra.blogspot.com
Facebook: Listya Adinugroho
Nama saya Listya Adinugroho. Makasih.

Cerpen Jangan Le-Bhay merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Taruhan Cinta

Oleh:
Aku masih berdiri dengan kakiku disini, menatap lurus bangunan megah diseberang jalan itu. Ya, kampus tercintaku. Meski tahun semakin membuatnya terlihat gagah, namun tak begitu membuat kakiku tetap kokoh

Taman Syurga Raudhatul Jannah

Oleh:
Suara gemuruh hati menikam dari dalam jiwaku. Hasrat tuk menjejaki suasana baru itu membuatku resah tak karuan. Sebenarnya apa juga yang harus kuresahkan. Praktek menjadi seorang guru itu kan

Adilkah Untukku? (Part 2)

Oleh:
Sesampainya ia di masjid, ia melihat pak Hambali sudah berada di tempat wudhu yang berada di sebelah kanan masjid. Putra berjalan menuju ke arah pak Hambali dan kemudian kembali

Pertemuan Singkat

Oleh:
Angin malam menyapa tidurku, aku terlelap akan sapaannya. Aku merasakan perjalanan yang begitu jauh entah dimana, aku sendiri tidak mengetahui keberadaan jiwaku yang sebenarnya. Angin menghembuskan kerudungku dan belaiannya

Gadis Itu

Oleh:
Gadis itu cantik. Berkulit putih. Berwajah manis. Tubuh yang tinggi semampai. Cocok sekali menjadi gadis sampul atau sejenisnya. Dulunya dia seorang gadis yang “agak bandel”, melawan perkataan orangtua, sering

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Jangan Le-Bhay”

  1. Sorano Mato says:

    kurang panjang kak .. tapi bagus !
    LovenhugSoranoMato

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *