Jangan Pernah Putus Asa

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Islami (Religi)
Lolos moderasi pada: 22 April 2013

Seorang laki-laki bangun pagi-pagi sekali, untuk menunaikan ibadah sholat subuh di masjid kampung yang letaknya kira-kira 1 km dari rumahnya. Dalam perjalananya, dia terjatuh dan bajunya menjadi kotor. Dia bangun, Mencoba membersihkan bajunya lalu pulang kerumahnya. Di rumah dia berganti baju, mengambil air wudhu dan berangkat menuju masjid lagi.

Dalam perjalananya di tempat yang sama, dia terjatuh lagi. Lagi-lagi dia bangun, mencoba membersihkan bajunya, lalu pulang kerumahnya. Di rumah dia berganti baju, mengambil air wudhu dan berangkat menuju masjid lagi. Kali ini, dalam perjalanan menuju masjid, di pinggir jalan ada seseorang berdiri sambil memegang lampu minyak tanah. Orang itu berkata: “saya lihat kamu sudah dua kali jatuh di tempat ini, karenanya saya bawa lampu agar kamu tidak terjatuh lagi, mari saya antar!”

Setelah mengucapkan terima kasih, mereka berdua bersama-sama menuju masjid. Begitu sampai di masjid, laki-laki itu mengajak orang yang membawa lampu tadi untuk sholat bersama. Orang itu menolak dan tetap menolak meskipun beberapa kali di ajak masuk. Akhirnya laki-laki itu berkata: “mengapa kamu tidak mau masuk ke masjid dan sholat bersama-sama?” orang yang membawa lampu tadi menjawab: “Aku ini setan!” jawaban itu membuat laki-laki tadi terkejut bukan kepalang.

Si setan kemudian meneruskan: “Aku melihatmu pergi ke masjid, di tengah jalan kakimu kukait sehingga kamu jatuh. Ketika kamu pulang, membersihkan dirimu dan pergi lagi ke masjid, Allah SWT mengampuni dosamu. Aku membuatmu jatuh kedua kalinya, namun kamu tetap berangkat kembali ke masjid. Karena itu Allah SWT mengampuni seluruh dosa-dosamu dan orang-orang yang berada di rumahmu. Aku khawatir, kalau kamu kubuat jatuh sekali lagi, Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa mu orang sekampungmu. Aku tak mau itu terjadi, Karenanya kau kuantar hingga masjid dalam keadaan selamat…!”

Cerpen Karangan: Tri Ananda Balipa
Facebook: Tri Ananda Balipa

Cerpen Jangan Pernah Putus Asa merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Menguap Vs Bersin

Oleh:
“Hoaaaaaaammmm…..”. Rasya menguap lebar. “Aduh, kamu kalo menguap ya di tutup donk dek.” Protes Sabil pada adiknya. “Kenapa sih kak ? masalah sepele ajah kok di bikin ribut, aku

Bintang Fajarku

Oleh:
Zainab terjaga dari tidurnya akibat serbuan nyamuk-nyamuk nakal yang kelaparan. Padahal tubuhnya sudah kurus kering tetapi anehnya setiap malam nyamuk-nyamuk itu masih saja mengincar darahnya. Mungkin darah yang mengalir

ODOJ, Oase Bagi Kami Pencari Cinta-Mu

Oleh:
Pertemuan tak selamanya lewat dunia nyata. Mungkin waktu yang tak mengijinkan. Waktu yang berselisihan. Mungkin jarak yang panjang yang memisahkan kita hampir dari ujung Pulau Jawa ke ujung yang

Bias Cahaia

Oleh:
Kawan, jika kau berkunjung ke pulau Madura, maka singgahlah barangkali sebentar ke kampungku, Pasongsongan namanya. Sebuah kampung yang dulunya indah dan dikenal dengan kampung nelayannya. Disini, kau akan disuguhi

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *