Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Tangisan Tak Berarti

Januari 2014 Aku termenung dalam lamunan ku yang tak kunjung henti. Ada hal yang selalu buat ku tak lelap dalam tidur ku. Kenangan satu tahun silam yang masih menoreh luka di hati ini. Lambat laun ku pejamkan mata. Sampai...

Batalkan SMS ini!

Yaaa… siang panas seperti biasa, untungnya sih ada AC. Yang membuatnya gak biasa adalah tiba-tiba kepala gue ketiban ide buat melanjutkan hobi gue akhir-akhir ini. Seketika itu juga gue jadi nyengir-nyegir sendiri kayak...

Ku Pilih Sahabat di Banding Dia

Pagi yang cerah menyapa. Burung yang indah kian bersiul, layaknya sedang membisikkan suatu kiasan kata. Geby, seorang gadis penghuni kota ‘Bandung’ terbangun karena sang mentari begitu menyorotnya. “Huaah…...

Dancer Lovers

Panasnya matahari saat jam 12.00 siang di Sidoarjo tetap tidak membuat seorang cewek untuk menghentikannya tariannya di sekolahnya SMPK Santo Yusup. Padahal semua temannya sedang beristirahat karena capek dan kepanasan. Cewek...

Kita

Menjadi seorang yang jutek dan cuek bukan sikap yang disengaja, hanya saja aku ingin menjadi seseorang yang pantang untuk berharap dan memberi harapan. Bukan karena enggan membuka hati namun enggan untuk menyakiti. Teman-temanku...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Kenapa Semua Berubah

  1. Adlissa Siti Shalihattun Alliyah 11 April, 2014 at 8:09 am | | Reply

    Hmmmhhh,bagus tuh kak cerpenx! :) (y)

Leave a Reply