Kesalahan Masa Lalu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Islami (Religi)
Lolos moderasi pada: 19 December 2017

Alam telah basah terguyur derasnya hujan hingga saat ini, namun kaki ini masih terpaut akan kewajiban, langkah demi langkah terlewati dengan teduhan payung di atas kepala ini, “tin… tin…” bunyi klakson mobil yang sedari tadi terpaku di belakangku, namun saat aku menoleh ke arahnya ia berhenti membunyikan klakson, “maaf mbak mau ke mana? Mari saya antar” tanya suara yang tiba-tiba, “tidak terima kasih, tujuan saya sudah hampir sampai” tolakku, dengan tak menghiraukan tolakannya lelaki ini mengikutinya.

Sampainya di tujuan, lelaki ini teramat sangat terkejut melihat apa yang tidak mungkin baginya, ia terus berjalan menuju arah suara yang mengalunkan ayat-ayat al-quran, hingga tak terasa air mata mengalir di pipinya.
Teramat sangat merdu.

“Permisi…” lelaki itu menyela, dan kuhentikan bacaanku “maaf sejak kapan anda tidak bisa melihat dan bagaimana anda bisa membacanya sebaik ini dengan keterbatasan melihat anda” ucapnya “saya buta sejak saya dilahirkan, dengan keterbatasan inilah saya belajar artinya bersabar, dan tidak putus asa” jawabku “dengan siapa anda belajar” tanyanya lagi, “ibu saya” jawabku singkat, “bolehkah saya tau di mana ibu anda berada?” sergahnya, “ibu saya telah meninggal beberapa tahun silam karena penyakit HIV yang dideritanya sejak saya masih di kandungnya” terangku

Jauh sebelum saya dilahirkan ibu adalah seseorang yang bekerja untuk memenuhi nafsu lelaki, demi mandapatkan banyak uang, ia harus rela menyerahkan mahkotanya untuk orang lain hingga akhirnya ibu hamil dalam keadaan sakit, yang kemungkinan menyebabkan janin meninggal atau lahir cacat, tak pernah tau ayah dari anaknya hingga harus merawatku sendiri.

“Assalamualaikum bu…” salam segerombolan murid yang kubimbing selama ini, “mereka semua muridmu?” kata pemuda yang sedari tadi menginterogasi, “iya mereka anak didik saya” jawabku, “meski kau dalam keadaan buta tapi kau bisa menyalurkan ilmumu, terima kasih kau telah menyadarkanku akan kehidupan, kau telah bisa merubah seseorang tanpa kau harus bisa melihatnya, sungguh mulia hatimu, dan izinkan aku mengucap syahadat di depanmu agar kumiliki agamamu” terangnya dengan banjiran air mata.

Cerpen Karangan: Reninda

Cerpen Kesalahan Masa Lalu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Di Balik Jilbab Panjangmu

Oleh:
Hampir 2 tahun aku mengenyam pendidikan Sekolah Menengah Atas di kotaku ini. Sekarang aku duduk di bangku kelas XI-IPA, tentunya selama ini aku memiliki banyak pengetahuan dan pengalaman. Teman-teman

Naik Haji Bersama Al Quran

Oleh:
Cahaya rembulan menerobos masuk di sela-sela kaca membuktikan dialah yang berkuasa. Angin malam menghembus bersuka ria menandakan dinginnya malam yang amat tersiksa. di keheningan malam-Nya, aku bersimpuh, bermunajat, memohon

Jilbab Ummi

Oleh:
“An, sudah sampai.” Kata kakakku membangunkanku. “Oh, udah sampai rumah?” Tanyaku kebingungan. “Iya adikku.” Jawabnya. Ku turun dari mobil berwarna merah milik kakaku itu. Terlihat di depanku istana penuh

Tembok Tinggi Kami

Oleh:
Subuh senyap dan dingin masih saja memanjakan tidur Randy. Sedang aku dan kawan malah dimanjakan dinginnya air yang mengguyur tubuh kami. Bersiap salat subuh. Entah mengapa Randy seperti itu,

Taubatnya Temanku

Oleh:
Waktu terus berjalan, zaman pun semakin berubah. Tidak dapat dicegah, kebudayaan asing telah merasuk ke dalam diri teman-teman sepermainanku. Budaya-budaya barat yang seharusnya tidak dilakukan oleh teman-temanku, tetapi dilakukan.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *