Lantunan Ayat Ayat Annisa

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Islami (Religi)
Lolos moderasi pada: 20 October 2017

Lantunan ayat-ayat Surah An-Nisa bergema merdu sekali. Suara tersebut berasal dari kamar gadis yang masih duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah. Seperti surah yang ia baca, namanya adalah Annisa. Gadis yang imut, wajah yang hampir mirip barbie, selalu berhijab (kecuali saat mandi), lemah lembut, sopan, dan kutubuku juga pintar. Ia mempunyai banyak teman. Namun, ada dua sahabat yang setia padanya. Mereka bernama Resya dan Shalia. Ia juga disegani oleh masyarakat seperumahan dan warga sekolah. Mempunyai hobi melantunkan ayat-ayat al-Quran secara tartil, membaca buku (novel anak islami, novel anak, majalah anak/islami, KKPK, cerita, dan pelajaran), dan menghafal surah-surah pendek. Mukena masih melekat di tubuhnya. Ia sehabis Sholat Dhuhur.

“Shodaqallahul ‘Adziim,” Annisa menutup bacaan Al-Qurannya. Ia meletakkan Al-Quran di rak buku. Annisa melepas mukena dan melipatnya. Begitu juga dengan sajadah. “Annisa, ayo makan! Lauk sudah matang,” teriak Ummi dari bawah. Annisa keluar dari kamar. Ia menuruni anak tangga satu persatu. Annisa menarik kursi kosong dan mendudukinya.

“Mau pakai apa, sayang?” tanya Ummi seraya memberi sepiring nasi dan lauk pauk, kepada Aisyah (adik Annisa). “Ada lauk apa aja, ya…?” tanya Annisa sopan. “Ayam panggang kecap, lele goreng, pepes ikan, dan sayur sop,” jawab Ummi seraya menyendokkan nasi kepiring. “Lele goren, ayam panggang sama sayur sop,” pinta Annisa sangat sopan. Ummi memberi permintaan Annisa. Nafsu makannya bertambah dengan jus alpukat dengan susu kental manis yang lezat. Annisa segera menghabiskan makan siangnya. “Kak Nisa, nanti bantu Ais ngerjaim PR, ya…,” pinta Aisyah seraya mengelap mulut dengan tisu. “Tentu, adikku!” goda Annisa seraya mencubit pipi chubby Aisyah. “Ah kakak,” seru Aisyah tertawa.

Usai makan, Annisa membantu Aisyah mengerjakan PR. Usai membantu Aisyah, Annisa langsung mengerjakan tugas rumah. Usai mengerjakan PR, ia sibuk membaca majalah anak Islami.

“Ann! Annisa!!!” panggil Shalia saat di kelas keesokan harinya. “Ada apaan sih, Shal. Kok teriak-teriak sih, aku kan, nggak tuli,” kata Annisa seraya tertawa. “Ah kamu ni, Ann. Coba kamu liat di Mading!!” ajak Shalia seraya menarik tangan menuju Mading.
“Shalia! jangan narik-narik. Tangannku sakit!!”

Sebuah lembar tertempel di Mading. Itu lomba mengikuti lomba Membaca Al-Quran secara tartil, tingkat Kabupaten. Harus mendaftar pada Ustadz Umam (Guru TU). “Gratis,” gumam Annisa. “Ikutan aja, Ann! Aku ikutan, kok,” seru Resya tiba-tiba muncul dengam tas berwarna ungu. Annisa segera mendaftar. “Nama saya Annisa Yasmina Naim. Kelas V-Haris bin Abi Halah. Dari sekolah SDIT Raudatullah Jannah. Umur saya 11 tahun,” Annisa menyebut biodata agar dicatat oleh Ustadz Umam. “Minggu depan, ya Annisa lombanya,” seru Ustadz Umam. Sejak saat itu, ia berlatih memfasih bacaan Al-Quran. Namun, ia tidak lupa dengan kewajiban lainnya.

Lomba segera dimulai. Sebelumnya, diadakan undian. Maksudnya, undian membaca surah apa nanti untuk lomba. Annisa mendapat surah An-Nisa. Saat gilirannya, ia membacanya sungguh fasih dengan tartil yang merdu. Juri dan para penonton terhipnotis. “Yang lolos ke Provinsi adalah Adnan Pratama Ramadhan dari SDI Akhlakul Karimah III dan Annisa Yasmina Naim dari SDIT Raudatullah Jannah!” seru Mc-nya. Annisa dan Adnan pun lolos keProvinsi. Saat lomba di Provinsi, Annisa melantunkan ayat-ayat Surah An-Nisa. Begitu pula dengan saat di Nasional dan Internasional. Ia sekarang menjadi Hafizah se-Internasional dengan perantara ayat-ayat surah Annisa. Namun, tanggal 1 Maret 2017, Annisa menghembuskan nafas terakhir. Penyebabnya ialah penyakit Kanker tulang yang telah memerogoki tubuhnya saat berumur 5 tahun. Now, sekarang inilah cerita perjuangan dari Hafizah cilik, Annisa Yasmina Naim…

Cerpen Karangan: Alyaniza Nur Adelawina
Facebook: Alya Anizs
Maaf nggak sesuai dengan kategorinya. Maaf kalau saaaaangaaaaattttt aneh. Bersekolah di MI MUHAMMADIYAH PUCANGAN-NGRAMBE, KELAS 5. My Facebook adalah Alya Aniza. Ingat!!! pakai kerudung ungu!!! Kalo udah berteman, namun belom kuAdd, demo aja di komentar cerpenku(wkwkw). My Email: alyaniza2006[-at-]gmail.com
Ingin bersapen silahkan. Aku tinggal diDusun Banyumeneng, Desa Pucangan, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Rt1/Rw2.
Pin BBM: 5A2915C6
Sekian!!!

Cerpen Lantunan Ayat Ayat Annisa merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Bunda dan Duniaku

Oleh:
Aku terlahir dalam sebuah kehidupan yang gelap. Sebuah kehidupan yang hanya mempunyai satu warna, hitam itulah duniaku. Mungkin bagi orang normal seperti kalian duniaku sangat membosankan, tapi tidak untukku.

Berry dan Caca

Oleh:
Berry, adalah anak Pak Ridwan seorang pengusaha terkenal di kota nya. Berry bersekolah di SD Angkasa Merdeka, salah satu sekolah terbaik di kota dia tinggal. Berry memiliki sahabat bernama

Putri Kecil Mashiro dan Peri Peri Mungil

Oleh:
Pada zaman dahulu, tinggalah seorang putri cantik bernama kizuna kireisha, putri kizuna tinggal di sebuah istana china tepatnya di puri yang amat indah… Tetapi dibalik semua itu, putri kizuna

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *