Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Bury, The True Story of My Life

Sebenarnya, udah hampir dua tahun aku suka sama seorang cowok, namanya Farel (nama disamarkan). Farel ini satu tahun lebih muda dari aku, tapi kepribadiannya lumayan dewasa. Dia sosok yang dingin, lebih banyak diamnya, punya...

CIDUP (CInta Datang Untuk Pergi)

Pagi ini aku telah siap dan rapih dengan seragamku. Abu-abu putih. Yaaa, itulah seragam yang aku kenakan saat ini. Hampir satu tahun aku mengenakannya, dan hampir satu tahun pula aku melepas seragam “Biru Putihku” yang...

Kerelaan & Ketulusan

Pagi yang cerah, membuat suasana damai, sang surya’pun mulai menampakan sinarnya disela-sela awan yang menyelimutinya.. ketika hembusan angin menembus rongga-rongga hidung, emmm sungguh nikmat rasanya suasana pagi hari.....

Mungkin Aku…

Belakangan ini dia sering terlihat murung, tak bersemangat seperti biasanya. Bola basket yang selalu dimainkannya dengan lincah, sekarang hanya ia pantulkan lemah sambil duduk di pinggir lapangan. Aku memang selalu mengamatinya...

Aku, Dia dan Sahabatku

Setiap kali aku rasakan cinta tak pernah berakhir indah. Saat itu adalah saat kenaikan kelas. Aku naik ke kelas 9. Saat itu aku ditempatkan di kelas 9G. Aku tak mengenal siapa-sipa kecuali teman-temanku di kelas 7, 8 dulu....

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Penyesalan

  1. husna 2 May, 2013 at 3:11 pm | | Reply

    hi, sedikit komentar buat cerpen kamu
    memang saat kita mengarang, banyak ide yang bermunculan di otak kita. tapi kita harus tahu wadahnya, jadi jangan terlalu melebar, fokus saja. yag saya rasakan setelah membaca cerpen kamu, bingung. ceritanya terlalu berlari. jadi pesan-pesan penting yang seharusnya tersampaikan kepada pembaca hilang. emosinya juga tak terasa.
    jadi, semangat buat nulis terus. kembangkan pasti bisa.
    maaf kalau panjang dan kommentnya menyakitkan.

    1. Adil Mudhoffar 2 May, 2013 at 5:05 pm | | Reply

      Makasih Kakak atas komentarnya. justru aku suka banget kalau misalnya cerpen-cerpen aku dikasih komentar pedes, biar aku tahu sejelek apa sih tulisanku. kan setelah itu kita bisa kembangin dan memperbaiki apa-apa yang seharusnya.

Leave a Reply