Baca Juga Cerpen Lain’nya:

De Ara Oh De Ara

Rio, Ya! Nama itu yang akhir-akhir ini menggelayuti pikiran gadis cantik De Ara. Sudah hampir 4 jam De Ara mengurung dirinya di dalam kamar sambil menangis sampai matanya sayu, tidak ada rasa lapar dan haus atau ingin keluar....

Kamera Kayu (Part 1)

Seorang remaja wanita yang cantik, pintar, aktif dan sangat bersahabat, bernama Rynandyne Vartitha. Ryna sangat terkenal di sekolahnya. Bukan karena kecantikkan, melainkan karena kepintarannya dan sifatnya yang ‘supel’....

Balasan Sedekah

Siang terasa terik. Rasa haus yang teramat sangat menghampiri, ditambah lagi keringat bercucuran membanjiri tubuh yang membuatku menjadi gerah. Namun hal demikian tidak menyurutkan semangatku untuk terus melangkah menuju...

Kamera Kayu (Part 2)

Pada suatu sore di taman kota mereka dipertemukan. Tak tahan melihat orang yang dicintainya itu disakiti, Bian pun melayangkan tangan kanannya ke wajah Tiar. Tiar yang tidak tahu apa apa tentunya ingin melawan tapi dia mencoba...

Star and Sky

Pagi ini aku akan masuk ke sekolah baruku karena aku baru pindah dari yogya, aku tinggal di malang hanya dengan nenekku saja karena orang tua ku sudah tiada. nama ku skyra ning dan biasa di panggil ira. “ira, bangun nak...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Penyesalan

  1. husna 2 May, 2013 at 3:11 pm | | Reply

    hi, sedikit komentar buat cerpen kamu
    memang saat kita mengarang, banyak ide yang bermunculan di otak kita. tapi kita harus tahu wadahnya, jadi jangan terlalu melebar, fokus saja. yag saya rasakan setelah membaca cerpen kamu, bingung. ceritanya terlalu berlari. jadi pesan-pesan penting yang seharusnya tersampaikan kepada pembaca hilang. emosinya juga tak terasa.
    jadi, semangat buat nulis terus. kembangkan pasti bisa.
    maaf kalau panjang dan kommentnya menyakitkan.

    1. Adil Mudhoffar 2 May, 2013 at 5:05 pm | | Reply

      Makasih Kakak atas komentarnya. justru aku suka banget kalau misalnya cerpen-cerpen aku dikasih komentar pedes, biar aku tahu sejelek apa sih tulisanku. kan setelah itu kita bisa kembangin dan memperbaiki apa-apa yang seharusnya.

Leave a Reply