Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Cinta yang Tak pernah Terbalas

Saat itu aku masih duduk di bangku SMA tepatnya tahun 2010. Masa-masa yang penuh dengan keceriaan. tepatnya hari sabtu, aku dan teman-teman berkumpul di teras di depan kelas ku, kamu sedang berbincang-bincang tiba-tiba ada...

Cintaku Tak Semanis Brownies Cake

Buku diary menjadi saksi bisu atas kesedihan yang masih tak mampu kuluapkan dengan kata-kata. Benarkah ini? Benarkah hati ini telah rapuh? Di bawah teriknya matahari kurasakan sebuah kehangatan tangan bergerak menyentuh tangan...

Mengapa Dia Bukan Milikku?

Di pelupuk mata masih teringat indahnya kebersamaan di antara aku, kau dan sahabat-sahabat kita. Kala senang, sedih, duka dan gembira selalu kita jalani bersama. Sungguh indah semua itu, rasanya tak percaya kalau semua itu...

Pertama Kali Pacaran Sama Kakak Kelas

Nama gue Rara, gue kelas 1 SMA. Gue anaknya ngak terlalu pinter, ngak terlalu bandel juga, trus gue anaknya tomboy tapi suka yang namanya pacaran. Sejak pacar ke-4 gue mutusin gue dengan alasan fokus ke pelajar, gue ngak...

Maaf Yang Tertunda

Ketikaku menghadapi kehidupan yang pelik ini, mampukah diriku hanyut dalam suasana yang sangat bertentangan dengan hatiku, Ya Allah hamba malu pada engkau, hamba tak mampu menghadapkan wajah kepada akhirat-Mu. Begitu banyak...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Penyesalan

  1. husna 2 May, 2013 at 3:11 pm | | Reply

    hi, sedikit komentar buat cerpen kamu
    memang saat kita mengarang, banyak ide yang bermunculan di otak kita. tapi kita harus tahu wadahnya, jadi jangan terlalu melebar, fokus saja. yag saya rasakan setelah membaca cerpen kamu, bingung. ceritanya terlalu berlari. jadi pesan-pesan penting yang seharusnya tersampaikan kepada pembaca hilang. emosinya juga tak terasa.
    jadi, semangat buat nulis terus. kembangkan pasti bisa.
    maaf kalau panjang dan kommentnya menyakitkan.

    1. Adil Mudhoffar 2 May, 2013 at 5:05 pm | | Reply

      Makasih Kakak atas komentarnya. justru aku suka banget kalau misalnya cerpen-cerpen aku dikasih komentar pedes, biar aku tahu sejelek apa sih tulisanku. kan setelah itu kita bisa kembangin dan memperbaiki apa-apa yang seharusnya.

Leave a Reply