Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Khayalan Si Bungul 2 (Kejutan Cinta)

Ini adalah cerita mirisku ketika aku duduk di bangku SMA. Perkenalkan namaku adalah Anwar Fakhrudin. Cerita ku dimulai di saat aku sedang mendengarkan radio. Kalau orang-orang pada sibuk dengan pacarnya di malam minggunya....

Februari, Dia dan Surat Cinta Itu

Semilir angin di bulan Februari memang terasa berbeda. Sejuknya membawa aroma tersendiri yang begitu khas dengan kesan cinta. Mengapa? Tentu saja karena hari valentine. Walau aku adalah salah satu orang yang cukup tak suka...

Arti Sebuah Pengorbanan

Kisah ini terjadi beberapa minggu yang lalu. Mungkin menurut sebagian orang, tak ada intisari apapun dari apa yang akan aku torehkan di sini, namun menurutku hal ini memiliki arti yang sangat dalam. Sebuah semangat yang sebelumnya...

Senyum Ketabahan

Sungguh menyenangkan di hari ini, namun suasanan serasa dingin bagaikan di dalam kulkas, “mengapa dingin yah, padahal cuaca terang benderang, tiada tampak tanda-tanda hujan…!” seraya berjalan menelusuri taman dan...

Satu Rasa

Aku menarik tubuhku lebih dekat lagi ke dalam dekapannya yang hangat. Semua ini cukup membuatku bahagia. Bisa merasakan tubuh Nathan yang hangat saat ia memelukku erat. Semuanya sempurna malam ini sampai akhirnya Dave kembali...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Penyesalan

  1. husna 2 May, 2013 at 3:11 pm | | Reply

    hi, sedikit komentar buat cerpen kamu
    memang saat kita mengarang, banyak ide yang bermunculan di otak kita. tapi kita harus tahu wadahnya, jadi jangan terlalu melebar, fokus saja. yag saya rasakan setelah membaca cerpen kamu, bingung. ceritanya terlalu berlari. jadi pesan-pesan penting yang seharusnya tersampaikan kepada pembaca hilang. emosinya juga tak terasa.
    jadi, semangat buat nulis terus. kembangkan pasti bisa.
    maaf kalau panjang dan kommentnya menyakitkan.

    1. Adil Mudhoffar 2 May, 2013 at 5:05 pm | | Reply

      Makasih Kakak atas komentarnya. justru aku suka banget kalau misalnya cerpen-cerpen aku dikasih komentar pedes, biar aku tahu sejelek apa sih tulisanku. kan setelah itu kita bisa kembangin dan memperbaiki apa-apa yang seharusnya.

Leave a Reply