Petualangan Idul Adha

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Islami (Religi), Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 5 April 2017

Tahun lalu SMPN 2 BOJONEGORO mengadakan kegiatan lomba gema takbir di malam hari raya Idul Adha. Kegiatan Gema Takbir diadakan sehabis sholat maghrib kegiatan itu diikuti oleh seluruh kelas. Saya dengan teman saya Figo dan Prima juga teman-teman yang akan mengikuti kegiatan gema takbir.

Sesampainya saya di sana, ternyata Figo dan Prima belum datang. Tak lama saya menunggu Figo dan Prima datang, kemudian adzan berkumandang kami dan teman-teman lainnya pun sholat berjamaah di mushola. Setelah Sholat isya’ kami pun mencari teman-teman sekelas kami yang akan mengikuti lomba Gema Takbir. Namun mereka belum ada yang datang padahal lomba sudah akan dimulai.

Acara pun sudah dimulai tapi mereka masih belum juga datang. Pada saat pertengahan acara itulah mereka datang, akan tetapi saya lihat mereka sama sekali tidak membawa persiapan apapun. Tak lama kelas saya 8C dipanggil, karena tidak ada persiapan kami akhirnya tidak maju ke panggung.

Acara pun selesai sekitar 22.00. Setelah acara selesai saya, Figo, dan Prima bersepeda kami bersepeda melewati gang srinayan. Saat kami sudah dekat dengan pemakaman kami pun langsung mempercepat laju kami dan akhirnya kami bisa melewati pemakaman.

Setelah sekitar setengah jam kami bersepeda, kami pun kembali ke sekolah dan kami beristirahat sejenak, setelah itu kami bermain. Permainan itu kami beri nama Jurig Escape seperti yang ada di game. Kami menelusuri lorong sekolah yang gelap hanya dengan memabawa senter. Kami bermain hingga pukul 23.30, kami berhenti bermain karena ada panggilan untuk kumpul di lobby. Ternyata pengumumannya ada perwakilan kelas yang menginap di sekolah. Kami terkejut dan ingin pulang tapi kami sudah tidak boleh keluar dari sekolah

Setelah dikumpulkan di lobby semua siswa langsung menuju ke kelas masing-masing. Saat ingin masuk kelas kami ketakutan karena kelas kami terlihat sangat gelap. Akhirnya kami memberanikan diri masuk dengan menggunakan senter hp. Setelah setengah jam di kelas kami merasa lapar. Saat itu jam menunjukan pukul 24.00. Kami pun berencana untuk membeli makan di luar kami minta izin ke pak fatkhur. Saat kami minta izin Pak Fatkhur berkata “tadi ada makanan kamu kok gak ikut makan?”. Kami menjawab tidak karena sebenarnya kami tidak tahu. Pak fatkhur pun mengizinkan kami. Kami bertiga pun berangkat dengan jalan kaki. Kami berencana ingin membeli nasi goreng.

Di perjalanan kami berbincang bincang sambil mengisi suara karena malam itu sudah sepi. Tak terasa kami sudah berjalan sekita 20 menit, kami pun sampai. Di sana saya langsung memesan nasi goreng 3 dibungkus dan teh hangat 1. Sambil menunggu nasi goreng kami jadi kami menghitung uang dan ternyata uangnya cukup. Nasi goreng pun, saya lihat teh hangatnya jadi 3 bumgkus, kemudian penjualnya berkata bahwa itu bonus untuk kami. Kami sangat berterima kasih kepada ibu penjual. Kemudian kami kembali ke sekolah dengan senang hati.

Kami tiba di sekolah 12.45 PM di kelas, kami langsung memakan makanan kami. Setelah makan kami pun berniat untuk tidur. Tapi kami tidak bisa tidur entah kenapa.

Kami pun memutuskan untuk ke luar kelas kami turun ke lobby, ternyata di lobby ramai anak rohis sedang nonton televisi. Kami bertiga sempat ikut nonton televisi tapi tak lama kami pergi untuk jalan jalan berkeliing sekolah. Setelah lelah berkeliling sekolah kami bertiga kembali ke kelas dan bermain di kelas.

Jam saat itu menunjukkan pukul 01.30 AM. Saat kami bermain di luar anak-anak lari-lari, saya dan Prima sempat ikut sedangkan Figo menungu di kelas. Tak lama saya da Prima pun kembali ke kelas. Kami bermain di kelas sampai sekitar pukul 03.00 PM, saat itu saya dilanda rasa kantuk begitu juga Figo, sedangkan prima dia sepertinya tidak mengantuk. Kebetulan saat itu seluruh anggota rohis disuruh untuk membangunkan anak-anak untuk sholat tahajud, Saya dan Figo langsung menata kursi untuk kami tidur, setelah itu Saya dan Figo berbaring di kursi yang sudah tertata itu. Walau Saya dan Figo sudah meras sangat kantuk tapi tetap saja tidak bisa tidur. Akhirnya kami bangun lagi dan mengambil foto foto dengan kamera milik Figo.

Tak terasa jam menunjukkan pukul 04.00, sudah saatnya sholat subuh. Sebelum melaksanakan sholat subuh anak-anak mand dulu. Sat itu saya ditelepon ibu saya untuk pulang, saya pun bilang pada Figo dan Prima Bahwa saya akan pulang saya pun bergegas pulang.

Sesampainya di rumah saya langsung sholat subuh kemudian mandi. Setelah mandi saya sarapan, kemudian saya minta izin untuk sholat idul adha di sekolah. Saya berangkat ke sekolah lagi sekitar pukul 06.00 PM. Di sana sudah banyak anak-anak yang datang. Saya mencari Figo dan Prima tapi mereka tidak ada di sekolah. Jam menunjukkan pukul 06.45 AM, anak-anak di suruh untuk ke lapangan mempersiapkan tempat untuk sholat. Sekitar pukul 07.00 AM sholat idul adha dimulai. Setelah sholat barulah khutbah dibacakan. Saya pun mencatat khutbah yang dibacakan, karena itu tugas yang diberikan.

Sekitar pukul 07.30 AM sholat idul adha selesai, sebagian anak-anak pulang tapi saya ikut membantu untuk beres-beres. Setelah selesai beres-beres saya pulang ke rumah karena sudah ditunggu orangtua untuk diajak ke rumah saudara.

Setelah kejadian itu saya menyadari bahwa kebahagiaan sebenarnya bukan hanya dari saat kita mendapatkan barang yang kita inginkan tapi kebahagiaan sebenarnya adalah ketika kita bersama teman-teman yang kita sayangi. Kita bisa bermain bersama mereka, kita bisa tertawa bersama mereka dan melakukan apa saja yang kita sukai bersama.

Cerpen Karangan: Ardiansyah Wachyu
Blog: ardianwachyu.blogspot.co.id
Nama: Ardiansyah Wachyu Eka Putra
Age: 15
band Favorit: Coldrain

Cerpen Petualangan Idul Adha merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Gara Gara Flashdisk

Oleh:
Lagu Mimpi-nya Anggun yang berdering di handphoneku membuyarkan lamunanku. Kupencet tombol ungu di tengah-tengah tombol navigasi. Allam: Dhe, aku boleh pinjem flashdiskmu gk? Sent: bwt apa? Allam: Buat minta

Perjuangan Anak Tukang Gula Mendulang Juara

Oleh:
Jilbab putih menutupi wajah bundar, berkulit hitam manis, bertengger tahi lalat menghiasi pipinya yang lesung. Dengan kepolosan dan keluguannya mewarnai keayuan Siti Saodah. Ia rajin serta disayang kawannya. Terlahir

Ilmu Bukan Cinta

Oleh:
Saat itu jam pulang, sekolah telah mulai sunyi. Aku memberanikan diri untuk melompat dari lantai tiga gedung sekolahku. Hal itu ku lakukan karena masalah percintaanku yang harus berakhir dengan

Salah Paham

Oleh:
Cinta, Reza dan Angel adalah sahabat yang sangat dekat. Mereka bersahabat sudah 4 tahun lamanya. Pada suatu hari, terjadi kesalah pahaman diantara mereka. Pagi itu, Bu Sinta Guru kelas

Cinta Pertama (Pacar Sehari)

Oleh:
Banyak yang bilang bahwa cinta pertama akan selalu diingat sampai kita tua nanti. namaku mas ming umurku 26 tahun tepatnya bulan september 2016. cinta pertamaku hadir saat aku masih

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *