Puasa 5 Menit

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Islami (Religi)
Lolos moderasi pada: 20 January 2017

Halo namaku Azhena clarissa, aku punya kisah nyata yang lucu. Di sekolah ada himbauan untuk puasa sunnah 10 dan 11 september (8 dan 9 dzulhizah.)

“nanti kalau ada yang berpuasa akan mendapatkan bintang prestasi, bukan cuma itu kalian juga akan mendapatkan pahala dan Allah akan menghapus dosa kalian setahun yang lalu dan setahun yang akan datang lho…” kata bu Fatimah.
“horeeee…” sorak-sorai kelas 5 ilyas ruhiyat.
“ibu mah malah dikasih tau nanti yang puasa bakal dapet bintang, nanti puasanya bukan kerena Allah dong.” ujarku.
Bu fatimah hanya tersenyum melihat tingkah Azhena.
“gak papalah zhen.” kata Emily putri carissa, temanku yang bisa dipanggil Emily.
“ya sudah deh.” kata Azhena pasrah.

“zhen kamu mau puasa gak?” Tanya Emily.
“of course, insya Allah kuat.” kata Azhena dengan sedikit berbicara bahasa inggris.
“insya Allah aku juga kuat.” kata Emily.

Sudah berapa jam Azhena di sekolah, waktunya pulang… menjelang jam 08.30, Azhena memasang alarm untuk sahur, setelah itu dia tidur.

Triiiing… triiiing… tring tring… alarm Azhena berbunyi, tapi Azhena masih tertidur pulas. Alarm itu terus menyala dan Azhena masih tertidur pulas, hingga saat dia terbangun jam menunjukan pukul 08.00 pagi.
“ya ampun aku lupa sahur!” seru Azhena, gak papalah, katanya di dalam hati.

Azhena terus menggerutu karena perutnya sakit. “bu pengen buka!!!” teriak Azhena.
“buka aja zhen.” kata ibu yang sedang mencuci piring.
“makasih ya bu.” Azhena memulai puasanya pukul delapan pas dan berakhir pukul delapan lewat lima menit, hahaha hanya puasa lima menit…

Cerpen Karangan: Amira. S. Firdaus

Cerpen Puasa 5 Menit merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kado Terakhir Untuk Mama

Oleh:
Namaku Devina Aurelia Widjaja, biasa dipanggil Devi. Aku kelas VII. Aku mempunyai seorang Mama, ia menderita kanker paru-paru. Suatu hari aku bertanya kepada mamaku, “Ma, mama ultahnya kapan?”. “Lusa,

Hanya Sebuah Mimpi

Oleh:
Azdan magrhib mulai bergema, memanggil umat muslim untuk melaksanakan rukun islam yang kedua. Tiara pun pergi menuju mushalla untuk melaksanakan rukun tersebut. Setelah menyelesaikan rukun itu, kelopak mata Tiara

Suara Apa Itu?

Oleh:
Suasana malam itu sangat mencekam. Aku dan ibuku sedang duduk santai di teras rumah. Angin bertiup sepoi sepoi, ditemani sinar sang rembulan. Tiba-tiba, aku mendengar suara aneh, seperti suara

Semua Karena Nayla (Part 2)

Oleh:
“Ibu kok nangis?” tanya Nayla melihat air mataku jatuh saat menatap foto pernikahanku dengan Mas Amran delapan tahun silam. “Ndak, Ibu ndak nagis kok,” kuusap air mata yang sedari

Kejutan Dari Fya

Oleh:
Namaku Bella, aku mempunyai sahabat bernama Fya, Fya tu orangnya lucu, baik, cantik, pinter, pokoknya lebih dah. Oh iya, ngomong-ngomong ulang tahunku 2 minggu lagi lho, aku udah gak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *