Qonaah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Islami (Religi)
Lolos moderasi pada: 9 February 2018

Riko Zidney, seorang anak konglomerat yang dipondokkan di pesantren oleh ayah dan ibunya. Dalam sejarah keluarganya, Zidneylah satu-satunya anggota keluarga yang pernah mencicipi pahit, getir dan manisnya pesantren. Oleh karena itu keluarganya selalu…
“ma, aku minta ini ya ma? Ma aku minta itu ya ma? Aku butuh itu! Aku butuh ini!”
“iya nanti saya kirim uangnya…”,

DITURUTI oleh kedua orangtuanya. Lebih-lebih sang kakak, dia sangat sayang pada adik semata wayangnya itu. Akan tetapi Zidney sering menyalah gunakan kasih sayang kakaknya. Ia sering bilang bahwa ayah dan ibunya telat mengirim uang padahal ayah dan ibunya selalu tepat waktu dalam mengirim uang untuknya bahkan sebelum waktu pengiriman ayahnya sudah mentransfer uang untuknya.

Kebersamaan, kesederhanaan, tolong-menolong, kekeluargaan, dan peraturan-peraturan yang membentuk jiwa berakhlakulkarimah, itulah pesantren. Kesederhanaan, meskipun hidup di lingkungan pesantren Zendney sangat jauh dari kata sederhana. Berkali-kali pengurus dan cak-cak (kakak-kakak) pondok mengingatkan, akan tetapi Zedney selalu saja mncari-cari celah untuk melanggar peraturan dan hidup jauh dari kata sederhana.

“Zedney… Ayo makan bersama, mumpung lauknya enak. Kamu ngak usah ke kamtin, sama aja kan. Hari ini lauknya ayam goreng. Sama seperti lauk yang biasa kamu makan. Ayolah zidney, sekali-kali makan bareng” ajak salah atu temannya.
Zedney tersenyum, sekedar untuk menghargai ajakan temannya.
“kalian makan dulu aja, aku belum lapar. Oh iya kalau kalian mau, lauk untukku makan aja, nanti kalau aku lapar aku akan ke kantin aja. Ya udah ya aku mau keluar dulu, ada urusan. Maaf ya…”.

Disaat teman-temannya bersusah payah untuk hidup dalam kesederhanaaan. Ia malah bersenang-senang menghabiskan uang orangtuanya.

Kehidupan selalu beputar. Takdir terkandang ada di pihak kita dan terkadang tidak berpihak. Sebenarnya bukan masalah berpihak ataupun tidak akan tetapi bagaimana menyikapinya.
Kini zidney telah menjadi Zidney yang dewasa. Kehidupannya berubah 180 derajat dari kehidupannya yang dulu. Pabrik yang terbakar, hutang yang membengkak, dan perusahaan yang gulung tikar membalik kehidupan mewahnya menjadi serba kekurangan. Beruntung dia masih mempunyai rumah lama neneknya yang masih dapat ditempati walaupun hanya sekedar untuk istirahat malam dan berteduh dari terik surya.

Bagi seorang santri, bagaimanapun keadaannya, bagaimanapun kondisinya dia akan dapan bertahan hidup. Dalam jiwa seorang santri yang taat akan tertanam jiwa yang ikhlas dalam menerima segala

Cerpen Karangan: Rifa

Cerpen Qonaah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Seratus Persen Muslimah

Oleh:
“Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan padanya, Allah akan faqihkan ia dalam masalah agama (ini).” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Sang fajar perlahan-lahan mulai menampakkan sinarnya dari ufuk timur, matahari terlihat

Ratapan Masjid Tua

Oleh:
Pagi yang cerah dengan embun yang masih menempel di dedaunan. Sang fajar masih malu untuk menampakkan dirinya, tapi cahyanya yang kemilau mulai menyeruak menyibakkan kabut kelabu. Pagi ini begitu

Ikhlasku Karena Allah

Oleh:
Bagiku ikhlas itu tidak mudah dan tak semua orang bisa melakukannya. aku sendiri tidak tau ikhlas yang sebenarnya itu apa dan bagaimana hingga pada suatu hari aku tersadar melalui

Sahabat Hingga Ke Surga

Oleh:
Malam semakin larut suara jangkrik di halaman terdengar jelas mengalun alun seolah mereka sedang asyik menyanyikan sebuah lagu pengantar tidur yang mampu menyihir para pendengarnya sehingga mereka tertidur dengan

Anak Sulung Ibu

Oleh:
“Bareng yan?” tawar Amar, temanku ini sangat bersemangat dengan acara ngejus (minum jus rame-rame) lepas sekolah nanti. “gak Mar! Maaf aku harus nunggu cacakku, dia ada extra siang ini”

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *