Tasbih Cinta

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Islami (Religi), Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 17 July 2013

Tasbihku..
Engkau salah satu benda yang sangat berarti di hidupku
Engkau yang selalu menemaniku di saat aku merenung,
Di saat aku sedang bersedih, di saat aku kesusahan,
Di saat aku senang, dan di saat aku menjalani hari hariku di dunia.

Puisi tasbihku selalu ku baca dan tasbih itu selalu berada di genggaman tangan ku, meski sekarang orang yang aku sayang (orang yang menulis puisi tasbihku) telah tiada dan meninggalkanku untuk selamanya.. Tapi kenangan indah sewaktu bersamanya tak akan pernah aku lupakan untuk selamanya, meski ia hanyalah pacar masa laluku, namun dia tetap menjadi yang pertama di hatiku. Karena dia aku bisa mengenal agama lebih baik, karena dia aku bisa merasakan indahnya cinta kasih yang tulus dari hati dan karena dia juga aku bisa lebih kuat menghadapi cobaan yang terus datang kepadaku.
Aku tau dia bukan tuhan, aku tau dia bukan rosul, dan aku tau dia juga bukan malaikat. Tapi bagiku dia adalah malaikat duniaku…

Dia smart, rajin, beriman, baik dan sayang dengan setiap orang yang dekat dengan nya, meski kadangkala orang itu sering menyakiti hatinya.
Aku beruntung telah dekat dengannya meski belum seutuhnya menjadi miliknya, tapi harus berbuat apa kita? Jika allah telah berkehendak untuk memanggilnya kembali ke tempat asalnya. Dan aku hanya berfikir bahmwa allah terlalu sayang kepadanya, sehingga dia terlalu cepat dipanggil ke pelukan allah.

Meski dia telah tiada, tetapi cinta dan kasih sayangnya kepada semua orang yang telah dikenalnya tidak akan pernah terlupakan. Dan ia sudah menjadi panutan atau remaja inspiratif untuk kalangan remaja masa kini.
Dan seharusnya, aku adalah orang yang paling patut berbangga hati karena telah diberi amanah olehnya untuk menjaga tasbih kesayangan nya, tasbih yang dibeli di arab dengan memakai uang hasil kerjanya pertama kali.

Dia bisa berhizrah ke arab dan bersekolah di universitas al-azhar karena mendapat beasiswa, dia adalah anak tunggal, dan orang tuanya sangat sederhana sekali. Maka dari itu dari kecil dia sudah membantu bekerja ayahnya yang hanya menjadi pedagang bakso keliling.

Dia selalu pintar mengatur waktunya antara untuk membantu orang tua, sekolah, belajar, dan mengaji. Di saat dia baru berusia 10 tahun, dia sudah khatam al qur’an, dan di saat dia berusia 13 tahun dia sudah hafal al qur’an sebanyak 10 juz.

Cintanya kepada allah swt dan nabi muhammad saw sangaaat besar sekali, dia tidak pernah lupa sholat 5 waktu serta sholat sunah nya. Dan dia tidak pernah absen untuk melakukan puasa sunah, selain itu juga dia rajin membaca al qur’an, bersholawat, dan berdzikir kepada allah.

Memang tidak banyak orang yang sifatnya seperti ahmad (namanya), karena sangat susah untuk memperkuat iman kepada allah. Tapi, sejak ahmad berusia 12 tahun dia sudah mulai memperkuat iman dimulai dengan berzikir terus menerus untuk awal permulaan menguji kesabaran manusia.
Dan tidak banyak pula orang yang berhasil dengan apa yang telah dilakukannya itu, tapi, apakah ini keajaiban dari allah? Ahmad bisa melewati semua rintangan untuk menguji kesabarannya.

Tapi sayangnya umurnya dia sangat cepat sekali, mungkin semua telah diatur oleh yang maha kuasa.. Kita sebagai manusia hanya bisa berserah diri saja.

Inilah saat terakhirku melihat kamu, jatuh air mataku menangis pilu
Hanya mampu ucapkan… selamat jalan kasih :’(

ADVERTISEMENT

Setiap aku sedang kangen dan rindu dengan nya, aku selalu menyanyikan lagu saat terakhir. Karena lagu itu, adalah salah satu lagu kesukaannya sewaktu masih hidup. Selain itu juga, aku selalu memakai tasbih nya untuk berzikir dan aku juga memakai al qu’an nya untuk aku baca setiap hari.

Entah mengapa aku ingin sekali memakai semua barangnya (tasbih, al qur’an, sajdah) untuk beribadah. Tapi yang aku inginkan sejak aku mengenalnya, aku hanya ingin seperti dia dan hanya seperti dia. Aku tau manusia mempunyai sifat yang berbeda beda, dan apakah mungkin aku bisa mempunyai sifat yang telah dimiliki ahmad?

Cinta itu buta, dan sekarang cinta itu telah membutakan diriku.. Sampai sekarang pun aku masih terpuruk karena telah kehilangan orang yang sangat aku sayangi, cintai, dan kagumi.

Dan aku telah mencoba untuk move on darinya, dan aku mencoba untuk tidak terpuruk lagi karena kepergiannya. Tapi itu semua gagal, karena hanya sebuah tasbih yang masih menempel di pergelangan tanganku dan masih berada pada genggaman tanganku hingga saat ini.

Biarlah waktu yang akan menjawab, saat ini aku hanya bisa menjalani hari hariku di dunia dengan keadaan seperti ini..

Cinta kasihmu akan kukenang selalu
Dan cinta mu yang sangat besar untuk tuhanmu (allah) dan nabimu (muhammad saw) akan aku terapkan untuk remaja remaja masa kini, duhai kekasihku…

Cerpen Karangan: Fenny Fatimatuz Zahroh
Facebook: Fenny zahro / Fenny fatimatuz zahroh

Cerpen Tasbih Cinta merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pulanglah Bu

Oleh:
Tap! Tap! Tap! Kaki mungilku bergerak memasuki pintu yang terbuka. Aku berdiri mematung di depan pintu masuk cukup lama, memastikan penglihatanku tidak salah. Bapak sedang duduk menghadap dinding dan

Apakah Si Miskin Berhak

Oleh:
Namaku Ahmad, aku seorang Yatim piatu. Orangtuaku meninggal dunia karena kecelakaan, dan sekarang aku hanya hidup sebatang kara di tempat yang mungkin tak asing lagi bagi kalian. Yaa.. aku

Perginya Sahabatku

Oleh:
Hari ini adalah hari liburku kerja, dari pagi ku habiskan waktuku untuk nongkrong di warung kopi, sebelum ku disibukkan dengan kegiatanku mempersiapkan perlengkapan berburu. memang kalau hari libur gini

Sehari Tanpa Tawa Sahabat

Oleh:
Pagi ini pagi yang sangat cerah, matahari bersinar begitu indahnya. Aku pun bersiap-siap untuk berangkat sekolah, oh iya namaku Ayu tepatnya Anjani Ayu Widati aku kelas 3 SMP, aku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *