Tiket Masuk Surga

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Islami (Religi)
Lolos moderasi pada: 20 June 2016

Jingga, Nisa, Sifa, Ucup, Alif dan Dimas baru pulang dari lapangan. Sebelum adzan magrib berkumandang.
Karena setelah shalat magrib mereka akan mengaji di ustadz A’rif. Setelah isya biasanya mereka pulang dari mengaji.
Jingga yang sibuk mencari kerudungnya diperhatikan oleh ummi.
“Jingga sayang, cari apa?” tanya ummi.
“Kerudung Jingga, mi.” jawab Jingga yang masih sibuk pencari kerudungnya.
“Itu apa.” kata ummi sambil menunjuk kerudung yang berada di ranjang Jingga.
“Oh iya.. makasih ummi sayang, assalamu’alaikum.” kata Jingga.
Dengan membawa Al-Quran Jingga segera berangkat bersama teman-temannya yang sudah menunggu sejak lama.

Di perjalanan mereka berbincang.
“Alif.. kamu tau nggak nomor Allah swt?” tanya Dimas.
“Tau.. 0818557342377, kan.” jawab Alif asal-asalan.
“Dari mana kamu tau?” tanya ucup.
“Ini si Dimas.. gak mungkin kan Allah punya handphone.. apalagi sampe punya nomor.” jawab Alif.
“Alif.. maksud Dimas bukan begitu,” tambah Jingga.
“Terus?” kata Alif.
“Nomor Allah itu maksudnya nomor yang digunakan saat shalat. Misalnya subuh 2 rakaat.. pokoknya sampai Isya, jadi berapa?” kata Jingga menerangkan.
“Oh begitu.. jadi nomor Allah 24434, ya..” ujar Alif.
Semuanya mengangguk.

Akhirnya sampai. Benar kata pak ustadz.. jika kita di perjalanan bercakap-cakap.. apalagi tentang Allah, hal yang lama menjadi sebentar.
Di Musalla sudah cukup ramai, Jingga, Nisa, Sifa, Ucup, Alif, dan Dimas segera duduk untuk mengaji.
Setelah semuanya mengaji, ustadz A’rif akan menjelaskan bagaimana tuk masuk surga.
“Tau gak.. bagaimana cara masuk surga,” tanya ustadz A’rif memulai pelajaran.
“Tau.. dengan cara shalat, bersedekah dan menderkan kata kedua orangtua..” jawab Jingga.
“Benar sekali.” puji ustadz.
“Ada juga loh tiket masuk surga..” kata ustadz.
“Bener ustadz.. berapa harganya? 50, 100, 150 ribu?” tanya Alif dengan tampang polosnya.
“Enggak Alif.. tiket masuk surga dibeli dengan amal yang saleh.. bukan dengan uang,” jawab ustadz.
“Oh.. soalnya waktu diajak ayah ke bioskop.. bayarnya pake uang,” ujar Alif.
Semua tertawa terbahak-bahak. Alif hanya menggaruk-garuk kepalanya.

SELESAI

Cerpen Karangan: Adelia Putri Marzuki
Facebook: Adelia Putri
Semoga cerpenku ini diterima.. karena sudah beberapa kali aku coba kirim tidak ada yang diterima ^_^.

Cerpen Tiket Masuk Surga merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Langkah Menyusuri Cahaya

Oleh:
Hijrah. Mungkin kata itu yang bisa ku sebut saat ini. Perubahan menjadi lebih baik, menjadi lebih taat, menjadi lebih bersyukur terhadap semua karunia yang diberikan oleh Allah SWT. Secercah

Allah Merindukanku

Oleh:
Suara derap langkah-langkah kaki di atas jalan beraspal bergema siang itu. Lafaz tauhid dikumandangkan. Orang-orang beriringan memapah sebuah keranda yang dipayungi payung warna hitam. Hawa panas, debu berterbangan naik

Allah SWT Memang Maha Adil

Oleh:
Dari selembar kertas kutulis pengalamanku yang membuatku menangis. Menangis deras untuk sebuah benda yang hilang. Betapa pentingnya benda itu untukku dan keluargaku. Benda itu hanyalah sebuah hp dan sebuah

Lima Pemuda Mengangkatnya (Part 1)

Oleh:
“DOR!” Fatih tersentak. Kaget bukan buatan, baru saja akan ia tempelkan sebuah cerita karangannya di majalah dinding sekolah kala langit sore tiba, malah tertangkap basah. Jari telunjuk dan jempol

Perjalanan

Oleh:
Jumat pagi pun tiba, merdunya panggilan Allah pada saat pagi itu. Suara ayam pun terdengar matahari pun muncul tanpa rasa malu memancarkan cahayanya. Perkenalkan namaku Asri navitri, aku gadis

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *