Tolong Jangan Paksa Aku Untuk Melepaskannya

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Islami (Religi)
Lolos moderasi pada: 16 November 2012

Alkisah berawal dari seorang gadis remaja yang sebentar lagi akan lulus dari sekolah menengah kejuruan(SMK)
Pagi yang cerah dia melamun di ruang kelas ,udara saat itu sangat sepoi-sepoi .datanglah sahabatnya dan dia pun trkjut .
“Duar” ,,, …” Astagfirulloh mengagetkan saja kamu ini” .katanya .
“Habisnya pagi pagi begini sudah melamun ,,,ada apa cerita donk?”jawabnya. Aku bingung ???”jawab dia …
“Bingung kenapa?” pungkasnya . “Aku bingung bentar lagi kita kan bakal keluar dari sekolah ini “jawabnya.”
Terus kenapa”?tanyanya . “aku bingung harus memilih melanjutkan ke PT atau bekerja “iawab dia . lebih baik kamu shalat istikhoroh deh ? saran dia .

****
Beberapa mnggu kemudian,
“bagaimana?” Tanya sahabatnya . “hmm…aku sudah melakukannya dan pilihanku jatuh kepada,aku ingin kerja “.jawabnya “kamu sudah serius”.tanyannya . “ia insyaallah aku serius”jawab dia .

****
Ujian nasional ….
Hari H yang di tunggu tunggu pun tiba . hari itu dia melaksanakan ujian nasional . dia mengerjakan dengan penuh ketelitian dan kesabaran tak ada rasa khawatir dalam hatinya . diapun bisa mengerjakan soal dengan baik .
Setelah UN berakhir dia memikirkan masalahnya . dia masih bingung apakah dia harus melanjutkan ke PT atau bekerja . pada suatu kesempatan dia menanyakannya kepada guru ngaji .
“ ustadzah apa yang harus saya lakukan?saya bingung memilih antara sekolah atau bekerja “.tanyannya
“ berserah dirilah kepada Allah s.w.t insyaallah kamu akan di beri petunjuk “ jawab ustadzah
“ saya sudah sholat istikhoroh ustadzah “ jawab dia .
“ kalau begitu ikuti kata hatimu “ kata ustadzah .
“ hati saya mengatakan bahwa saya ingin bekerja agar dapat membantu orang tua saya “ .jawabnya .
“ baik sungguh sangat mulia nak,ustadzah dukung “ .
“ baik ustadzah “.
***
Pembagian hasil UN
Semua siswa sangat cemas karena hari itu mereka akan dibagi hasil ujian nasional dan hasil belajar mereka kuga selama 3 tahun ini …
Tepat jam 10.00 pagi pembagian pun di mulai .. satu persatu nama siswa di panggil dan kini giliran dia yang di panggil untuk pembagian hasil UN , setelah semua siswa mendapatkan hasil UN ,guru pun mempersilahkannya untuk membuka …
Teriakan siswa pun terdengar
L U L U S… L U L U S …
L U L U S… L U L U S …
L U L U S… L U L U S …
Merekapun sangat gembira karena dapat menyelesaikan sekolah dengan akhir yang bahagia … Mereka pun juga bersedih karena mereka akan meninggalkan sekolah tercinta yang selama ini menjadi rumah ke dua bagi mereka …
****
Perpisahan
Hari itu semua siswa siswi berkumpul di halaman sekolah tercinta karena sedang diadakan upacara perpisahan . hari itu pula menjadi hari terakhir mereka berada di sekolah itu karena merea semua akan melanjutkan ke PT atau bekerja …
Sedih,tawa,bahagia,tangis,bercampur dalam satu hari itu .mereka memang akan meninggalkan sekolah itu tetapi pintu gerbang sekolah akan selalu terbuka untuk kalian anak anakku tersayang . kata kepala sekolah …

****
Pagi yang cerah itu setelah perpisahan
Dia melamun kembali di depan teras rumahnya sambil menikmati udara sepoi sepoi . “ apa yang sedang kamu pikrkan nak “. Tanya ibunya .
“ hmm… tidak bu aku hanya sedang menikmati udara pagi di luar ini bu “.jawabnya
“ jangan berbohong kepada ibu “. Tanyanya kembali
“ benar bu “ . jawabnya
“ kalau begitu hari ini kan kamu di rumah tolong jaga warung ibu ya “.kata ibu
“ tidak bu hari aku akan mencari pekerjaan “.jawbnya
“ tidak nak kamu harus kuliah “. Kata ibunya
“ ibu aku itdak ingin kuliah aku ingin bekerja,aku ingin membantu ibu “. Pungkasnya
“ tetapi nak “ . jawab ibu .
“ ibu doakan aku saja “ . jawabnya
“ baikllah doa ibu akan selalu menyertaimu nak “ . kata ibu

****
Tepat jam 9 pagi dia pergi untuk mencari pekerjaan … beberapa kantor sudah dia coba tetapi hasilnya nihil,tidak ada yang berhasil … dia sempat berputus asa tetapi ketika beliau mendengar azdan dzuhur,beliau melaksanakan shalat terlebih dahulu .. dia pun meminta petunjuk kepada ALLAH S.W.T . “ ya Allah berikan aku kemudahan dalam mencari pekerjaan ini,sesungguhnya hanya engkau yang bisa memeberikan aku oekerjaan “ … pintanya
Setelah sholat dia melanjutkan kembali mencari pkerjaannya … sampai pada akhirnya dia menemukan sebuah lowongan pekerjaan . “terimakasih ya allah engkau telah mengabulkan doaku”.. ucapnya . dia pun masuk dan menemui managernya …
“ ada apa de “ . Tanya managernya
“ saya ingin mencari pekerjaan pa “ . jawab dia
“ saya liat dulu ijazah dll “ . pungkasnya
“ baik pa “ . jawabnya
“ apakah ade bersedia jika ade melepaskan kerudung ade untuk bekerja di sini? “ .tanyanya
“ apa pa,saya harus melepaskan kerudung saya supaya saya bisa bekerja di sini ? “ . Tanya dia
“ iya benar de “ . jawab sang manager
“ tetapi spg di sini ada yang mengenakan kerudung pa “ ? .
“ memang tetapi mereka berkerudung setelah bekerja di sini de “ . jawab manager .
“ saya pikirkan dulu pa ,karena saya tidak ingin melepaskan kerudung saya hanya demi pekerjaan “. Jawab dia.
Lagi lagi dia mendapat ujian .” peluang bekerja memang ada tetapi apakah saya harus melepaskan kerudung saya ini ? tolong… jangan paksa aku untuk melepaskannya . walaupun memang pekerjaan juga penting bagiku,tetapi lebih penting aku menutup aurat agar aku mendapatkan ridho dari ALLAH “ .gumamnya .

****
Ruang tamu
Mereka sedang berbincang – bincang di ruang tamu . “ bu usahaku hari ini sia sia “ . katanya .
“ tidak sia sia nak,tetapi Allah belum memberikan peluang untuk kamu bekerja dan itu bukan jalanmu “ .jawab ibu .
“ tetapi bu aku sudah siap untuk bekerja “ .jawab sang anak
“ iya nak ibumu mnegerti,yang baik menurutmu belum tentu menurut ALLAH baik. Percayalah nak ALLAH sudah merencanakan sesuatu yang indah untukmu “ . kata ibunya
“ iya bu “ . jawabnya
Ya Allah apakah engakau belum meridhoiku untuk bekerja . kenapa engkau menguji ku dengan cara seperti ini ? aku tidak ingin melepaskan kerudung ku ini . aku ingin bekerja dengan mengenakan kerudung ini bahkan sampai aku mati kelak …
Jika engkau belum memberikan jalan untukku aku akan bersabar dan menunggu dan ku serahkan semuanya padamu YA ALLAH …
Dengan rasa sabar dan perjuangan akhirnya dia mendapatkan pekerjaan sesuai yang dia inginkan . kini dia bekerja di salah satu perusahaan yang beralamat di cijagra sebagai akuntasi sesuai dengan jurusan yang diambil .
Pesan :
Sebutuh butuhnya kita janganlah kamu sedikit pun membiarkan yang dilarang ALLAH,jika kamu akhwat janganlah kamu membuka kerudungmu untuk sesuatu yang kamu inginkan . bersabarlah dan perjuangan yang akan ALLAH kabulkan untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan . pekerjaan bisa hilang dan bisa di cari kembali tetapi jika pahala sulit di cari

Kisah nyata

Cerpen Karangan: Ika Fradika Sari
Facebook: khaw ikhaw sonone

Cerpen Tolong Jangan Paksa Aku Untuk Melepaskannya merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Maut

Oleh:
“Lusi, ayo sholat bareng!” Ucap Hasni, saudaraku. Aku pun mengangguk pelan sambil masih terus berkutat pada majalah yang sedang kubaca. “Iya. Duluan aja ya.” Ucapku malas. Hari ini aku

Tangan Yang Diatas

Oleh:
Bulan ramadhan adalah bulan yang paling di tunggu orang muslim. Bagi Farid, ramadhan tahun ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Mulai dari dia harus hidup sendiri tanpa ibunya yang

Lima Pemuda Mengangkatnya (Part 2)

Oleh:
Siapa saja yang tinggal di Kampong Pinang, di kaki bukit Salak, tahu dan mengerti akan lelaki perempuan serba modern itu menjengkelkan. Tidak secara langsung ia berperangai riya. Bagaimana tidak?

Sekilas Kisah Sang Guru

Oleh:
Sebut saja namanya nazam, nazam kecil yang hidupnya masih meniru orang-orang yang berada di lingkungannya atau dalam istilah sosiologinya game stage. Seorang anak kecil yang memerlukan pendidikan yang luas,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *