Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Air Mata Jilbab

Malam itu belum begitu larut, masih pukul sembilan. Saat itu, di sebuah kamar, Aliyah sedang mengoreksi soal-soal yang dikerjakan muridnya. “bagus Regina, ini nilai kamu” Aliyah menyodorkan buku bersampul biru...

Arief Jadi Pengantin

Pagi masih berkabut. Embun masih bergelayut manja di tepian rerumputan seolah enggan untuk turun membasuh tanah. Hunian serasa sepi ngelangut meski samar-samar terdengar suara beberapa ibu tadarus bergantian di sebuah mushola....

Ketika Sahabat Menjadi Penghianat

Tinggal menghitung hari, UN pertama akan aku hadapi. Tepatnya UN waktu SD. Namaku Putri Adelia, aku mempunyai sahabat baik yaitu Nita, Lisa dan Nasya. Lisa dan Nasya adalah saudara kembar. Rencananya kami akan melanjutkan...

Selamat Tinggal

Rasa marah dalam hatiku masih menggelora. Betapa tidak? Sahabatku sendiri, sahabatku satu-satunya, mengkhianatiku. Ia pergi meninggalkan diriku dengan janji-janji palsunya. Percuma saja, selama 3 tahun terakhir, aku berteman...

Tiga Pohon di Padang Rumput

Orang-orang desa suka mencari rumput gajah untuk makan ternak di padang rumput sebelah sana, di pinggir perkampungan. Padang rumput yang luas, luas sekali… mereka tidak berani ambil rumput jauh-jauh ke tengah padang,...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply