I Miss You, Ace

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fiksi Penggemar (Fanfiction), Cerpen Jepang
Lolos moderasi pada: 4 July 2017

Aku ingin…
Bertemu denganmu

Sejak kematianmu, aku terpuruk. Sekarang aku tak punya kakak lagi. Kenapa kau pergi, Ace? Bukankah kau sudah berjanji, kau tak kan mati? Kau bohong, Ace

Aku sudah sangat terpukul karena kehilangan Sabo, sekarang aku harus kehilanganmu. Tak ada lagi sosok yang selalu tersenyum arogan, selalu tertawa, atau selalu tertidur saat makan karena narkolepsi.

Kau tahu, aku merindukanmu. Aku sangat ingin selalu bersamamu, mengikutimu, seperti saat kecil dulu. Aku tahu, kau sedikit jengkel padaku. Ya, bocah cengeng yang menangis hanya karena tersandung akar pohon. Atau bocah bermulut besar yang selalu mengumbar rahasia.

Kau tahu, aku selalu memimpikanmu. Aku dan kau, dan Sabo, bermain bersama di hutan. Berburu ataupun pergi ke Grey Terminal untuk merampok orang. Haha, mungkin aku cukup gila untuk mengatakan ini, tapi kau tahu, hanya kau yang selalu ada untukku. Tidak Sabo ataupun nakama ku, hanya kau yang mengerti siapa aku sebenarnya.

Hei, bagaimana kabarmu disana? Aku baik-baik saja disini. Teman-temanku memang menyenangkan. Ukh, kuharap kau ada di sampingku, seperti saat di Alabasta dulu. Mungkin kau belum bertemu 3 nakama ku yang lainnya. Robin, Franky, dan Brook.

Ace, pengorbananmu tak kan kusia-siakan. Akan ku isi hidup ini dengan berjuang untuk menjadi Raja Bajak Laut, seperti ayahmu. Oh, maaf, tak seharusnya ku katakan. Aku tahu kau benci ayahmu. Sekali lagi maaf.

Ace, mungkin kau tak percaya ini, tapi Sabo masih hidup! Aku bertemu dengannya di Dressrosa. Sabo yang dulu masih sama dengan yang sekarang. Sabo masih menggunakan pakaian lamanya, walau lebih besar. Dan tahu tidak, Sabo masih ingat kita. Masih ingat aku dan kau. Ace, aku yakin, aku juga akan melindungi Sabo. Tak kan kubiarkan apa yang terjadi padamu terjadi pada Sabo. Akan kulakukan itu. Tahu tidak, Sabo seorang anggota Pasukan Revolusi. Namun mimpinya menjadi bajak laut belum punah. Mungkin suatu hari nanti ia akan menjadi bajak laut, kau tahu, mimpinya masih hidup.

Ja nee, Ace.

Monkey D Luffy
For,
Portgas D Ace, my beloved brother

Cerpen Karangan: Portgas D Ace
Portgas D Ace hanyalah pen name. Author bahkan pakai email bunda karena ga punya email. Mungkin kalian yang baca ceritaku bakalan bilang harusnya masukkin ke bloknya fan fiction. Tapi aku ga tau caranya. O iya, bagi kalian yang membaca namaku mungkin berpikiran aku cowok, tapi sebenernya aku cewek. 100 persen cewek. Dan, aku juga salah satu penggemar ASL daro One Piece karya Eiichiro Oda. Disclamier udah di cerita, ya…

(Oh, rasanya aku mulai gila membuat fic ini)

Cerpen I Miss You, Ace merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Messenger Of Love

Oleh:
“Jangan Shuusei!” Kaori merebut ponselnya. Wajahnya memerah. “hey.. aku cuma lihat.” Shuusei tersenyum picik diikuti teman temannya yang tertawa puas. Kaori mendengus kesal ia sadar tak bisa membalas.Kaori memilih

Pena Semangat (Part 1)

Oleh:
Suasana kelas terasa hampa, tidak ada suara terdengar kecuali suara lembaran buku yang ku bolak-balik. Lembaran akhir dari sebuah cerita yang ku baca memiliki makna yang sangat dalam. Seakan

Manik Merah

Oleh:
Sudah seminggu ini Luffy murung. Hanya berdiam di kepala Sunny dan terkadang terlihat menangis. Semua kru heran, apalagi Sanji, karena selama seminggu ini nafsu makan Luffy berkurang. Bahkan ada

Anime in Love (Part 1)

Oleh:
Anime Satu kata itu tidak terdengar asing di Telingaku. Ya, mungkin karena aku penggemar anime. Suka nonton film-filmnya, suka jadi cosplay salah satu karakter (nggak sering juga, sih), dan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *