Nakanaide

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Jepang
Lolos moderasi pada: 10 February 2019

Matahari menunjukkan sinarnya. Burung berkicau dengan merdunya. Embun pagi membasahi dedaunan yang hijau. Udara pagi yang menyejukkan. Keindahan alam pagi seakan akan membangunkan seorang gadis. Gadis itu bernama Nakajima Haruna. Kalian cukup memanggilnya Haruna. Umurnya 10 tahun.

“waah… Pagi ini cerah sekali aku ingin bermain sepeda ah…” ucap Haruna. Lalu dia pergi mandi dan memakai baju lengan pendek bergambar bunga sakura, jaket tipis berwarna pink, celana jins pendek selutut, dan topi bulat dengan hiasan bunga Sakura. Rambut panjangnya ia kepang satu dengan jepit bunga Sakura. Ia sangat suka bunga Sakura.

“Okaasan… Sarapan apa hari ini?” tanya Haruna.
“salmon sushi dan Takoyaki… oh iya, Dan puding stawberry, terus segelas jus jeruk.” balas Okaasan

Setelah sarapan Haruna memakai sandal pink berhias bunga Sakura. Dia mengambil sepeda pink bermotif bunga Sakura miliknya.

“lalalala… ” Haruna mengelilingi kompleks Sakura sambil bernyanyi nyanyi.
“lalala…” nyanyi Haruna. Tanpa disadarinya ada sebuah mobil yang oleng. Bruk…!

“main kerumah Haruna ah…” ucap Rika sahabat Haruna. Ia mengayuh sepeda ungu kesayangannya.
“maaf… Haruna mungkin sedang pergi ke Himawari Garden… Maaf ya… Tadi dia membawa sepedanya…” begitu jawaban ibu Haruna ketika Rika memanggil Haruna.
“ya sudah aku Ke Himawari garden saja…”. Rika mengayuh sepedanya.

Lalu di tengah jalan ia melihat keramaian dan sebuah mobil.
“wah? Ada apa ramai ramai?” gumam Rika. Rika penasaran dan mendekatinya.

Lalu dilihatnya sesosok gadis cantik, berkulit putih, hidung mancung, dan bermata sipit juga gaya rambutnya.
“Haruna?!!! Hiks… Haruna…? Kenapa kamu bisa seperti ini…? Hiks” Rika memegang tangan halus Haruna yang penuh darah.

Sudah seminggu sejak kematian Haruna. Rika selalu sedih. Saat pulang sekolah ia berjalan dengan gontai sampai ke rumahnya.

Sepulang sekolah Rika berganti baju. Lalu ia tidur dan bermimpi tentang Haruna.

“Nakanaide Rika chan…” begitulah ucapan Haruna dimimpi Rika.

TAMAT

Cerpen Karangan: Talitha Tsaqiifah
Penulis ini menyukai anime jepang. Ia juga menyukai kegiatan menulis cerita.
Maaf kalau terlalu singkat. Juga kesalahan kesalahan yang mohon dimaklumi, soalnya baru penulis pemula.

Cerpen Nakanaide merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Under The Osaka Sky

Oleh:
“Klik, Cekeeetttt, Jeblog…” pintu kamarku terbuka. Spontan aku terbangun dari ranjang, padahal mataku baru saja mau memasuki alam mimpi. Dan lagi-lagi itu Yuuna, dia kembali mengganggu malam indahku. “Bisakah

Tetaplah Seperti Itu

Oleh:
Kesunyian ini terus membayang-banyangiku tentang arti hidup yang sesungguhnya. Aku rasa hal yang seperti ini hanya terjadi di program tv program yang berisi kenyataan manis maupun pahit, namun semua

Babysitter

Oleh:
Satu hal yang bisa kupastikan dari cerita ini adalah, cerita ini 99% gaje dan 1% normal. Oh, atau mungkin 99,9% gaje plus 0,1% normal. Tok, tok, tok Pintu rumah

Di Bawah Rindang Mapel Haruizawa

Oleh:
Siang hari yang begitu cerah di pinggiran kota. Ujung-ujung sengatan panasnya menghujani ubun kepala. Seisi kota bagai kelap-kelip berlian yang ditumpahi taram temaramnya sinar mentari. Desahan angin senduh bergantian

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Nakanaide”

  1. Aulia Caroline hazi says:

    Aku suka cerpenmu. Kamu punya Gmail gak?,kalau punya apa?. Salam kenal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *