Sakura Di Musim Semi

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Jepang
Lolos moderasi pada: 8 June 2016

Semua orang menyambut mesra musim gugur. Berjalan di tengah hamparan sakura. Semerbak harumnya membius penikmatnya. Sungguh fenomena yang indah.

Terlihat seorang perempuan berambut panjang sedang duduk manis di taman sakura. Dengan mata tertutup dan kepala menengadah. Membiarkan kelopak kelopak bunga meyentuh lembut wajahnya. Mengalihkan fokus seorang laki laki yang tengah menikmati pemandangan indah ini.

“Ohayou.” Sapa Yuki lembut.
“Ohayou” Sahutnya diiringi senyum manis.
“Yuki desu.” Ucap Yuki sambil mengulurkan tangan.
“Ah, Misuki desu” Ucap Misuki sambil menyambut tangan Yuki.
Yuki menatap Misuki dengan tatapan bingung. Membuat Misuki merasa risih sekaligus bingung.

“Kamu sekolah di SMA Yomikita, ne?” Tanya Yuki ragu.
“Ee. Kamu juga sekolah di Yomikita?”
“Sepertinya aku tak pernah melihatmu.”
“Aku baru pindah kesini minggu lalu”
“Ah, sou.. Lalu, kenapa kamu gak berangkat sekolah?”
“Aku ingin menikmati suasana ini sebentar lagi.”
“Kalo gitu aku berangkat duluan, ne?”
“Ee.. Dewa mata”

Semua murid menatap aneh pada sosok gadis jelita dengan mata indah di depan kelas.

“Kita kedatangan murid baru. Dia berasal dari Tokyo. Mulai hari ini, dia akan bersekolah disini. Silahkan perkenalkan dirimu.”
“Ohayou. Watashi wa Misuki desu. Tokyo kara kimashite. Douzou yoroshiku”
“Misuki san, duduklah disebelah Yuki san. Ykui san, angkat tanganmu agar Misuki san bisa melihatmu”
“Aku tidak menyangka kita akan satu kelas” Ujar Yuki.
“Aku pun begitu.”
“Kita bisa pulang bersama kalo kamu mau.”
“Aku ingin kejalan itu lagi. Aku masih belum puas menikmati indahnya bunga bunga itu berjatuhan”
“Kalo gitu kita bisa pergi kesana bersama”

Sepulang sekolah mereka berjalan bersama bergandeng tangan. Walau mereka baru saja kenal, tak ada sedikitpun kecanggungan di antara mereka.

“Kamu suka banget bunga sakura, ne?”
“Aku dan ibuku sering berjalan bersama menikmati hujan kelopak bunga setiap musim gugur”
“Lalu, sekarang dimana ibumu?”
“Dia sudah pergi ke tempat yang sangat jauh bersama ayah.”
“Gomennasai”
“Ayah dan ibuku meninggal du minggu lalu karena kecelakaan saat akan berlibur. Saat itu hanya aku yang selamat. Bibiku gak tega membiarkanku sendiri di Tokyo. Dia membawaku kesini dan melanjutkan sekolahku disini.”

Misuki tersenyum manis. Yuki tahu bahwa sebenarnya Misuki sedang menangis. Dia melihat air mata di sudut mata Misuki. Yuki meneluknya untuk menenangkan hati Misuki.

“Kamu jangan sedih. Orang tuamu pasti sudah bahagia di alam sana”
“Itu pasti. Orang tuaku adalah orang yang baik”

Semakin hari, mereka semakin dekat. Yuki sering main ke rumah Misuki. Begitupun sebaliknya.
Ini adalah hari terakhir bunga bunga itu berhenti berguguran. Yuki tak ingin melewatkan momen ini.

“Moshi moshi”
“Misuki san.. Cepatlah datang ketempat dimana kita pertama bertemu.”
“Memangnya ada apa?”
“Datang saja”

Yuki menunggu dengan gelisah. Duduk, berdiri, duduk, berdiri. Hanya itu yang ia lakukan. Hatinya benar benar tegang. Dia takut Misuki akan marah padanya.

“Yuki san?”
“Ah, sudah datang. Silahkan duduk”
“Aku tidak sedang bertamu, Akanawa Yukiteru ..”
“Hehe.. Seperti itu ne..”
“Kamu kenapa? Kamu terlihat sangat tegang?”
“Boku.. Ada hal yang ingin kukatakan padamu”
“Nani?”
“Kimi.. Kimi ga suki desu”

Yuki menunduk takut. Takut Misuki akan menamparnya. Juga takut Misuki akan menolaknya.

“Hahaha.. Kau ini ada ada saja”
“Aku serius, Misuki san..”
“Hehe.. Gomen”
“Lalu bagaimana denganmu?”
“Aku baik baik saja”
“Maksudku bagaimana perasaanmu padaku, Midorikawa Misuki.”
“Atashi..” Misuki menggantungkan kata katanys. Membuat Yuki semakin geram.
“Ayolah Misuki. Apa kau menyukaiku?”

Misuki tidak menjawabnya. Melainkan hanya mengangguk. Anggukan kecil. Namun itu berhasil membuat seorang Yuki gembira. Dia melompat lompat bahagia atas jawaban Misuki.

Mereka tertawa di bawah hujan kelompak bunga. Saling berpelukan tanpa perduli sekitar. Tapi itulah cinta. Tak ada yang tahu kapan ia akan datang dan pergi.

THE END

Cerpen Karangan: Dwi Wulandari
Blog: dwiwulandari369.blogspot.com

Cerpen Sakura Di Musim Semi merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hana dan Mamoru

Oleh:
Hana, seorang gadis cantik berumur 13 tahun dan berambut panjang sebahu. Dengan seragam SMP yang baru, ia telah siap untuk menaiki tangga pendidikan yang lebih tinggi. Ia melangkah dengan

My Melody (Part 2)

Oleh:
“Hei, apa yang kau lakukan di depan kelas kami?” kata salah satu dari mereka. “Oh.” kata Hyoku yang secara refleks menoleh ke arah belakangnya. Hyoku langsung melepaskan tangan kirinya

Yuki Chan

Oleh:
Aku mengayuh pedal sepedaku semakin pelan. Bunyi kicauan burung bunga sakura terdengar riang bersahutan menyambut pagi musim semi. Semua orang tampak bahagia pagi ini. Orang-orang berjalan bergandengan tangan, tertawa

End of The World (Part 1)

Oleh:
Kristal salju pertama jatuh di atas helaian surai vermillion Alcor. Dia menatap ke langit Aincrad City dengan pandangan lurus tanpa ekspresi. Uap putih buram terlihat mengepul seirama dengan hembusan

Shine (Mati)

Oleh:
Mati. Hanya itu yang ada di pikiran Aiko. Aiko Fujitora, nama lengkapnya. Semenjak kematian orangtuanya, Aiko hidup bersama Paman Heru -keturunan Indonesia- dan Bibi Keimi. Mereka mempunyai anak, Sayako

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *