Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Harapan Dari Sepasang Figura

Pagi yang tenang di daerah pedesaan yang masih terbilang kumuh, hembusan angin pagi terasa begitu sejuk dan syahdu melambaikan setiap pepohonan yang berjejer rapi di jalan yang penuh krikil, bentangan sawah yang berbaris...

Peron

“Kenapa nak? Masalah hati?” Pak Tua itu terkekeh, seperti puas karena sindirannya tepat mengenai sasaran. Aku diam. “Jangan pernah berniat untuk melupakan seseorang. Niatan itu justru hanya akan mengendapkan...

Ogah Masuk Surga Sendirian

Aku Nia, kuliah di jurusan keguruan mungkin salah satu kesalahanku kali ini. Lulus dari salah satu pesantren di daerah Pati membuatku bersemangat melanjutkan sekolah dan mengambil jurusan yang berbau Islami, Pendidikan Agama...

Pasir di Pucuk Ilalang

Gelap malam yang begitu menyelimuti bumi kecil dengan warna hitamnya yang menggugah kalbu, untuk terus menyebut asma-NYA seiring deras hujan bak air terjun dari pegunungan dan kilatan petir yang menyambar-nyambar dengan suaranya...

Sang Barista

Kegilaanku akan kacang dan coklat selama ini membuatku menjadi salah satu pelanggan setia sebuah cafe yang tidak jauh dari rumahku. Meskipun cafe itu tidak memiliki banyak pengunjung di tiap harinya, namun tetap buka hingga...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply