Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Kupu Kupu Malam

Malam yang cukup terang di kota jakarta, terlihat seorang wanita muda bernama Risa sedang duduk dengan tatapan kosong di tepi jalan “Ya allah kenapa nasibku begini?” gumamnya dalam hati “kakak.. kakak”...

Sang Pengemis

“Ya, saya kira itu saja untuk hari ini. Untuk makalah silakan dikumpul menjadi satu ke ketua kelas dan langsung dipresentasikan minggu depan,” kata Pak Bambang yang kemudian mengucap salam penutup dan melangkah pergi....

Ingatan Yang Tak Mau Keriput

Hari itu telah lampau, puluhan tahun yang telah berlalu. Tetapi betapapun lama hitungan puluhan tahun itu, hari-hari itu begitu dekat seperti baru terjadi kemarin. Memang daya ingatan cara bekerjanya sangat misterius, terbolak-balik...

Kelontong

“Kakek belum tidur?” “Kamu tidurlah duluan, Sur… Tugas sekolah besok sudah dikerjain?” “Sudah, Kek.” “Ya sudah, tidurlah… Kakek masih beres-beres warung dulu.” Kakekku...

Tiga Sahabat Berakhir Dua

Pagi ini kota indah Jogjakarta diselimuti awan dingin. Selimut tebal masih menempel di tubuh, agar si dingin tak menyambangiku. Tapi tetap saja, aku tak bisa mengalahkan dingin hanya dengan selembar kain selimut. Ku buka...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply