Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Kakek Mono dan Boneka Angry Bird

Wajah sumringah penuh keceriaan Kakek Mono terpancar jelas dari setiap guratan kulit yang semakin menua dan berkeriput. Senyumnya selalu mengembang di setiap langkahnya yang mantap, sedikit miring ke kanan agar berat tubuhnya...

Kembalinya Seorang Aktivis

Catatan dari 30 Maret 2012 Siang hari disaat matahari terik membakar Kota Makassar. Tampak air turun dengan derasnya dari gas air mata petugas keamanan dan asap tebal yang membubung tinggi di angkasa dari ban bekas yang dibakar...

Restu dan Maaf Sangat Mengharukan

Herman Putranto adalah orang yang baik, guru yang disukai anak-anak didiknya. Guru teater dan sastra di SMK berasrama. Para laki-laki semua, murid-murid yang berasal dari berbagai daerah, bisa menyatu dalam pagelaran drama,...

Cahaya Malam di Bumi Jabaliyah

Di bawah sinar matahari yang teriknya, gadis kecil itu masih berdiri sambil meneteskan air matanya. Bajunya kotor dan ada sedikit bercak-bercak darah. Jilbab yang dipakainya tak seluruh menutupi rambutnya. Mungkin pada bagian...

Tiga Pohon di Padang Rumput

Orang-orang desa suka mencari rumput gajah untuk makan ternak di padang rumput sebelah sana, di pinggir perkampungan. Padang rumput yang luas, luas sekali… mereka tidak berani ambil rumput jauh-jauh ke tengah padang,...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply