Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Hutang Tingkat Dewa

Aku terus berlari menerobos hutan cemara, entah berapa lama aku berlari aku tak tahu pasti. Yang kurasa nafasku sudah hampir habis. GEDEBUGG… aku terjatuh. Kuarahkan pandangan kesekelilingku, rupanya aku sudah keluar...

Bunga Terakhir

Seikat bunga mawar, banyak orang berfikir tentang keindahan bukan tentang perjuangannya. Adakalanya benar, tetapi tidak dengan gadis yang bernama Melati. Namanya Melati, seorang gadis tanggung dan dewasa untuk seumuran dia....

Ibu… Perhatikanku…

Hari ini, ngapain ya? mau apa? ah tahu deh, cape aku, mikir ibuku yang ketusnya minta ampun. Pagi hari tepat sahur pukul 4 dini hari, aku terbangun dari tidurku yang sangat melelapkan diriku, aku terbangun dengan senyum manis,...

Manusia-Manusia Trotoar

“Pak, Bu, Mbak! Tolongin ibuku, Mas! Kumohon! Aku nggak bohong.” Orang-orang masih saja lalu lalang melewati trotoar depan minimarket itu. Seorang gadis kecil semakin keras menangis sambil memeluk ibunya. Wajah ibunya...

Eyang Uti

Aku masih mengingatnya ketika beliau mulai menyisiri rambut-rambut keriting tebalku. Beliau dengan lembutnya menyuruhku duduk di depan meja rias. Aku menurut, sambil memperhatikan setiap langkah jari lentikknya. Beliau menurunkan...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply