Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Nyanyian Jalanan Kota

Bising suara tak jua berhenti menemani hari kelamku. Aku seakan membisu dalam keramaian kota tersebut. 500 rupiah, 1000 rupiah.. ah, aku tidak bisa mengharap banyak hanya dengan memelas dan menyanyi tak karuan. Memang malu...

Mereka Yang Menenggak Senja

1) Dermaga tua itu masih sepi seperti sedia kala. Hanya seorang laki-laki yang duduk di ujung, memandang matahari yang hendak terbenam dengan tatapan lelah. Ia lapar, dan gumpalan bola jingga berpijar lemah itu terlihat menggiurkan...

Miskin “Bermanfaat” Kaya “Bermartabat”

Pagi yang cerah di kawasan real estate Surabaya. Kicauan burung yang merdu ditambah dengan hembusan angin sejuk di pagi hari membuat suasana kian indah. Di kawasan itulah Pak Alan dan aku tinggal. Kala itu aku melihat Pak...

Pertemuan Singkat

Kulangkahkan kaki keluar kelas yang sangat membosankan dan suntuk. Siang hari yang cukup terik di kampus, hanya segelintir orang yang rela berpanas-panas di jalan, sementara yang lain sepertinya nyaman duduk di bawah pohon...

Pertimbangan

Apalah artinya pendidikan jikalau semua telah tersedia. “Presiden, Menteri, Gubernur, Bupati, Camat, DPR, Guru, Dokter, ABRI, bahkan yang menuju bulan pun telah ada.” Terserah bagaimana tanggapanmu dan siapa saja yang...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply